Abstrak
Kota Tanjungpinang merupakan daerah endemis Demam Berdarah Dengue(DBD), salah satu cara penanggulangan DBD adalah dengan melakukanpengasapan. Proses pengasapan ini menggunakan mesin yang mempunyaitingkat kebisingan di atas 90 dBA.Gangguan pendengaran akibat bising merupakan salah satu penyakit akibat kerjayang sering ditemukan di tempat kerja. Gangguan pendengaran karena bisingdikaitkan dengan dosis pajanan bising, umur di atas 40 tahun, masa kerja di atas 5tahun, pemakaian APD, penyakit terkait gangguan pendengaran dan hobi terkaitbising.Metode penelitian ini merupakan sebuah studi analitik cross-sectional. Datadikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan audiometri. Analisis datamenggunakan statistik univariat dan bivariat. Uji statistik dengan Fisher ExactTest dilakukan terhadap variabel faktor terkait bising yang menyebabkangangguan pendengaran. Prevalensi gangguan pendengaran 5% di antara petugaspengasapan. Terdapat 87,5% petugas pengasapan dengan dosis pajanan bising dibawah nilai ambang batas. Dari hasil uji korelasi tidak ditemukan hubungan yangsignifikan antara dosis pajanan bising, masa kerja, umur, kebiasaan merokok,pemakaian alat pelindung diri, penyakit dan hobi terhadap terjadinya gangguanpendengaran akibat bising.
Tanjungpinang is a city endemic to Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) wheremosquitos fogging is widely used as dengue precautionary measure. This steam-up technique employs motorized machine that produces noise exceeds 90 dB.Noise induced hearing loss (NIHL) is one of the occupational diseases commonlyfound at workplaces. NIHL is associated with noise dose exposure, over 5 yearsof service, age above 40 years, smoking habit, use of personal protectiveequipment (PPE), disease related hearing loss and noise related hobbies .This is a cross-sectional analytic study where data was obtained by questionnairesand audiometric tests. Univariate and bivariate statistics were utilized for dataanalysis. Noise related factor variables that cause hearing lossarewere statistically tested with Fisher's Exact Test. Fogging workers with noise doseexposure below threshold value was 87.5%, where as prevalence of hearing lossamong fogging workers was 5%. No significant correlation is found between testresults and noise related factor variables which are noise dose exposure, years ofservice, age, smoking habit, use of personal protective equipment, disease relatedhearing loss and noise related hobbies.