Abstrak
Aktivitas tape converting (double tape) berisiko mengakibatkan gangguan ototrangka (Gotrak). Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan gambaran tingkatrisiko Gotrak pada aktivitas tape converting di PT. H Bekasi. Penelitian inibersifat deskriptif dengan pendekatan semi kuantitatif. Sasaran penelitian yaituseluruh karyawan pada aktivitas double tape converting sebanyak 11 orangpekerja. Tingkat risiko Gotrak diukur dengan lembar kerja REBA dan QEC,sedangkan keluhan subjektif menggunakan NBM. Penilaian QEC dan REBAmendapatkan hasil pekerjaan ini memiliki tingkat risiko sedang hingga sangattinggi dan diperlukan perbaikan segera. Saran yang diberikan berupapengendalian teknis, penggunaan alat bantu, pembuatan SOP, dan pelatihan.Kata kunci: tingkat risiko gangguan otot rangka, proses tape converting (doubletape), QEC, REBA
Tape converting activities (double tape) had risk lead to MSDs. This researchaimed to describe MSDs risk level among workers of tape converting activities atPT. H Bekasi. This research used descriptive with semi quantitative approach. Thestudy population was all employees on that activities, total 11 workers. MSDs risklevels was measured using REBA and QEC, meanwhile the subjective complaintsof MSDs were described using NBM. Assessment of QEC and REBA showedthat this activities had medium to very high level of risk and need actions soon.The recommendation was engineering control, use tools, create SOP, and havetraining.Keywords: risk level of MSDs, tape converting (double tape) proccess, QEC,REBA.