Abstrak
Meningkatnya mobilitas ulang alik yang dilakukan masyarakat untuk beraktifitas
mengakibatkan peningkatan penggunaan KRL commuter line. Masyarakat Bodetabek
yang melakukan perjalanan untuk tujuan bekerja pada tahun 2014 sebesar 79,28%.
Secara umum terjadi peningkatan jumlah penumpang KRL commuter line
Jabodetabek sebesar 13,80% setiap tahunnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
kualitas hidup pengguna KRL commuter line dan faktor-faktor apa saja yang
mempengaruhinya. Penelitian ini ingin mengukur kualitas hidup pada pengguna KRL
commuter line di stasiun Depok untuk tujuan bekerja di Jakarta dengan menggunakan
instrument WHOQOL-BREF. Wilayah penelitian berada di stasiun Depok, desain
studi penelitian adalah potong lintang (cross-sectional), data yang digunakan adalah
data primer dimana penelitian dilakukan pada bulan Maret 2017. Sampel penelitian
yang digunakan adalah 113 orang berdasarkan perhitungan besar sampel. Diketahui
hasil dari penelitian ini kualitas hidup pengguna KRL commuter line untuk tujuan
bekerja di stasiun Depok memiliki kualitas hidup baik sebesar 61,9%. Faktor yang
mempengaruhi kualitas hidup pengguna KRL commuter line adalah ketidaknyamanan
fisik dan psikologis. Sedangkan pengguna KRL commuter line yang mempunyai
kualitas hidup yang baik adalah usia lebih tua, berstatus belum menikah, tidak
mempunyai anak usia < 12 tahun, menggunakan KRL commuter line 2-4x dalam
seminggu, dan mempunyai tingkat ketidaknyamanan fisik dan psikologis yang
rendah.
Kata Kunci ; Kualitas Hidup, Kereta Rel Listrik Commuter Line, WHOQOL-BREF
Increased mobility of the shuttle to the community resulted in increased use of KRL
commuter line. Bodetabek people who travel for the purpose of working in 2014
amounted to 79.28%. In general, the number of Jabodetabek KRL commuter line
users increased by 13.80% per year. The purpose of this research is to know the
quality of life of KRL commuter line users and what factors influence it. This reseach
wanted to measure the quality of life of KRL commuter line users at Depok station
for the purpose of working in Jakarta using the WHOQOL-BREF instrument. The
research area was in Depok station, The research used design cross sectional study,
the data used were primary data where the research was conducted in March 2017.
The research sample used is 113 people based on the calculation of the sample size.
The result of this research the quality of life of KRL commuter line users for the
purpose of working in Depok station has a good quality of life of 61,9%. Factors that
affect the quality of life of KRL commuter line users are physical and psychological
discomfort. While KRL commuter line users who have good quality of life are older,
unmarried, have no children <12 years old, use KRL commuter line 1-4x a week, and
have a low level of psychological discomfort
Keywords; Quality of Life, Commuter Line Electric Train, WHOQOL-BREF