Abstrak
Latar belakang: Kebutuhan dan Ketersediaan Sumber Daya Manusia sangat penting dalam mendukung upaya pelayanan kesehatan di Rumah Sakit. Unit manajemen Sumber Daya Manusia perlu mengatur dan membuat strategi rencana dalam menjalankan fungsi kerjanya. Balanced Scorecard sebagai salah satu metode pengukuran kinerja memiliki aspek yang lengkap karena tidak hanya menilai dari aspek keuangan tapi juga dari non keuangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penilaian kinerja pada unit manajemen Sumber Daya Manusia dengan pendekatan Balanced Scorecard di Rumah Sakit Syariah tahun 2019 dengan studi kasus di RS Sari Asih Sangiang Kota Tangerang.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode campuran kuantitatif dan kualitatif dengan memakai desain potong lintang dan mengambil keseluruhan jumlah sampel sebanyak 62 orang pada unit keperawatan rawat inap di Rumah Sakit Sari Asih Sangiang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian dilakukan sejak bulan September sampai dengan Desember 2019. Data dikumpulkan dengan kuesioner, telaah dokumen dan wawancara mendalam.
Hasil: Berdasarkan hasil uji korelasi dari keempat variabel menunjukkan hubungan pengaruh antara persepsi perawat dalam hal turn over, produktivitas dan pentingnya pengadan diklat/training/pelatihan terhadap kinerja perawat. Penilaian kinerja dengan menggunakan Balanced Scorecard menunjukkan hasil yang belum optimal pada perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal serta pertumbuhan dan pembelajaran