Pengembangan teknologi saat ini menjadikan telehealth turut berkontribusi pada inovasi pelatihan, edukasi, pendampingan, dan kolaborasi jarak jauh bagi tenaga kesehatan, salah satunya berupa teknologi telementoring. Telementoring (pendampingan jarak jauh) sudah banyak digunakan sebagai sarana pendampingan antara mentor dan mentee, yang berhasil mengatasi kendala geografis, keterbatasan waktu, tenaga, serta dapat meminimalisir biaya perjalanan (travelling). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan telementoring Puskesmas di Kabupaten Bogor untuk kemudian dikembangkan sebuah prototipe sistem telementoring sebagai wujud sebuah inovasi pendampingan antara Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dan Puskesmas dan mengatasi masalah keterbatasan SDM Kesehatan di Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan dalam pengembangan prototipe telementoring adalah User Centered Design (UCD) yang berfokus pada kebutuhan pengguna. Hasil penelitian diketahui bahwa Puskesmas Kabupaten Bogor dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor membutuhkan telementoring sebagai sebuah tools pendampingan untuk meningkatkan interaksi, motivasi, edukasi, dan penguatan institusi Puskesmas, terutama pada Puskesmas yang memiliki jumlah tenaga kesehatan terbatas dan memiliki [encapaian program yang lemah. Dari hasil analisis kebutuhan juga diperoleh adanya peluang pengembangan fitur telementoring untuk mendukung penguatan Puskesmas. Berdasarkan hal tersebut, disusun suatu rancangan fitur telementoring berbasis web berbasis pada pengguna untuk Puskesmas di Kabupaten Bogor. Kata Kunci : telehealth. rancangan, prototipe, telementoring, Puskesmas, UCD.
Current technology development makes telehealth contribute to the innovation of training, education, mentoring, and long-distance collaboration for for health workers, telementong is kind of telehealth technology. Telementoring has been widely used as a mentoring facility between mentor and mentee, which is successfully overcome geographical constraints, limited time, energy, and so can minimize travel cost. This research aims to analyze the need of development of telementoring system for Puskesmas in Bogor Regency, then develop a prototype of telementoring system as a kind of innovation assistance between Bogor District Health Office and Puskesmas. Telementoring is expected to toovercome the limitations of health human resources in Bogor Regency and geographical constraints. The method used in the development of a telementoring prototype is User Centered Design (UCD), that focuses on user needs. The result of the research shows that Puskesmas in Bogor Regency and Bogor District Health Office require telementoring as an advisory tool to improve interaction, motivation, education for strengthening of Puskesmas institutionm especially for Puskesmas which have limited number of health personnel and have weak program attainment. From the result of requirement analysis also obtained the existence of opportunity for development telementoring system to support the strengthening Puskesmas. Based on this, a web based telementoring system based on user designed for Puskesmas in Bogor District was developed. Keywords : telehealth, design, prototype, telementoring, Puskesmas, UCD.