Abstrak
TB tercatat sebagai salah satu penyakit yang mematikan. Angka kejadian multidrug-resistant Tuberculosis (MDR TB) di dunia juga masih cukup tinggi. Kejadian putus obat pada MDR TB lebih tinggi dibandingkan dengan kejadian putus obat pada TB sensitif obat. Psikopatologi dan perilaku merupakan salah satu penghalang utama kepatuhan terhadap pengobatan. Mindfullness therapy merupakan bagian dari cognitive behavioural therapy yang menggunakan pendekatan pencegahan psikologis. Mindfullness therapy diharapkan dapat menurunkan angka putus obat pada pasien yang mendapat regimen terapi MDR TB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efikasi klinis metode mindfulness therapy dalam menurunkan kejadian putus obat pada pasien pasien yang mendapat regimen terapi MDR TB disertai analisis terhadap biaya yang diperlukan