Abstrak
Desain studi yang digunakan pada penelitian ini yaitu studi ekologi dengan pendekatan analisis korelasi untuk melihat kekuatan hubungan antara faktor iklim pada bulan yang sama (non-time lag), factor iklim dengan jeda 1 bulan (time lag 1), faktor iklim dengan jeda 2 bulan (time lag 2), kepadatan penduduk, dan kepadatan vektor dengan Incidence Rate DBD. Secara statistik, analisis korelasi menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara curah hujan non-time lag, time lag 1, dan time lag 2, suhu udara time lag 2, kelembaban udara non-time lag, time lag 1, dan time lag 2, kepadatan penduduk, dan angka bebas jentik dengan Incidence Rate DBD.