Abstrak
Tata kelola yang menggunakan alat praktis dalam menilai kinerja program sangat penting yang dapat membantu lebih memahami bagaimana implementasi program diarahkan serta untuk mengidentifikasi perbaikan untuk proses pengambilan keputusan. Penulis mengembangkan alat penilaian baru untuk mengukur kinerja program Model ISTA (Instrument of Sustainability Assessment) yang dirancang secara konseptual dan praktis dengan pendekatan kriteria Malcolm Baldrige. Instrumen ini memungkinkan untuk meninjau dan menilai kinerja program Ketuk Pintu Layani Dengan Hati (KPLDH) DKI Jakarta. Metode penelitian mix method dengan jumlah responden 205 petugas KPLDH. Instrumen yang dikembangkan terdiri dari 7 kriteria dan 67 pertanyaan. Analisis data penelitian dengan menggunakan Structural Equation Modelling (SEM). Hasil tahap Design dilakukan uji validitas dan reliabilitas memiliki status valid, nilai rhitung (Corrected Item-Total Correlation) > rtabel (0,3061) dan untuk uji reliabilitas memiliki Alpha Croncbach > 0,90 dinyatakan sangat reliabel. Hasil penelitian pada tahap Design yang dinyatakan memenuhi syarat, dilanjutkan pada tahap Development dan dilakukan SEM. Seluruh kriteria dan pertanyaan yang dikembangkan oleh peneliti memiliki T value >1,96 (tingkat Sig 5% atau Confident Interval 95%) dinyatakan valid dan seluruh kriteria yang dikembangkan dinyatakan memenuhi syarat model fit (Nilai X2 /df ≤3,00, NFI ≥0,90, NNFI ≥0,90, CFI ≥0,90). Menilai proses perumusan implementasi program dari perspektif tata kelola sangat penting untuk perbaikan. Model ISTA yang dikembangkan memenuhi syarat dalam perancangan suatu instrumen penilaian kinerja program dan diharapkan dapat sebagai alat praktis yang bermanfaat untuk pembuat kebijakan saat digunakan dalam penilaian kinerja program.