Abstrak
Tesis ini membahas tingkat kestabilan perilaku protektif masyarakat dalam protokol kesehatan selama masa pandemi COVID-19 serta determinan yang berkontribusi terhadap perubahan perilaku tersebut. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Hasil penelitian menyarankan bahwa Kementrian Kesehatan dan stakeholder lainnya dalam penyelenggaraan komunikasi kesehatan untuk meningkatkan kualitas informasi yang sederhana, mudah dimengerti, bernada tegas baik termasuk dengan metode gain frames untuk menumbuhkan intensi masyarakat mempertahankan perilaku protektif yang sudah dilakukan, bahkan setelah pandemi berakhir.