Abstrak
Penelitian ini bertujuan merancang intervensi berupa edukasi MPASI adekuat (WID-MPASI) bayi usia 6-12 bulan bagi ibu di lokus stunting kota Bogor. WID-MPASI berupa informasi yang dikembangkan dengan mempertimbangkan belief factors serta memanfaatkan beragam pangan lokal, disampaikan secara daring terkait pandemi COVID-19. Efektivitas intervensi diukur dengan membandingkan kelompok yang mendapatkan tambahan intervensi WID-MPASI disamping edukasi Pemerintah Kota Bogor (melalui kader atau langsung kepada ibu) dengan kelompok yang hanya mendapat edukasi Pemerintah Kota Bogor. Metoda yang digunakan adalah quasi eksperimen pre-posttest, purposive sampling. Pengukuran keragaman pangan dan adekuasi MPASI dengan FFQ dan recall 1x24 jam. Analisis multivariat untuk membandingkan pengetahuan dan intensi ibu, keragaman, adekuasi MPASI antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol, sebelum dan sesudah intervensi. Data yang dikumpulkan adalah data sosiodemografi, faktor beliefs, pengetahuan, efikasi diri, intensi dan praktik pemberian MPASI adekuat beragam pada sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi langsung kepada ibu dapat meningkatkan pengetahuan, efikasi diri, intensi, keragaman dan adekuasi MPASI lebih baik dari intervensi melalui kader dan kontrol. WID-MPASI mampu meningkatkan pengetahuan, efikasi diri, intensi, keragaman dan adekuasi MPASI pada ibu yang memiliki bayi 6-12 bulan.

This study aims to design an adequate complementary feeding education intervention for mother's infants aged 6-12 months at the Bogor City stunting locus. WID-MPASI is an intervention developed in this study considering belief factors and utilizing a variety of local foods delivered online regarding the COVID-19 pandemic. The effectiveness of the intervention was measured by comparing the group that received additional WID-MPASI interventions (through cadres or directly to mothers) to government education with the group that only received government education. The method used is a quasi-experimental pre-posttest, purposive sampling. Measuring food diversity and adequacy of complementary foods with FFQ and 1x24-hour recall. Multivariate analysis to compare knowledge, self-efficacy and maternal intention, diversity, and adequacy of complementary foods between the intervention group and the control group, before and after the intervention. The data collected are socio-demographics, belief factors, knowledge, self-efficacy, intention, and complementary feeding practices before and after the intervention. Direct intervention to mothers can increase knowledge, self-efficacy, intention, food diversity and adequacy of complementary feeding better than interventions through cadres and control. The WID-MPASI intervention has proven to increase mothers' knowledge, self-efficacy, intention, the diversities, and adequacy of complementary food for babies 6-12 months.