Abstrak
Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). COVID-19 merupakan penyakit nomor satu dalam daftar kasus terbanyak dirawat inap sekaligus penyebab kematian tertinggi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan pada tahun 2022. Oleh karena itu, penting dilakukannya penelitian terkait faktor-faktor yang berhubungan dengan kematian pasien COVID-19 di Layanan Rawat Inap RSUD Tarakan tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain kohort retrospektif dengan data sekunder dari laporan Electronic Health Records RSUD Tarakan. Variabel yang diteliti adalah karakterisik pasien, penyakit penyerta, komplikasi, dan tatalaksana kasus COVID-19. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis sebanyak 550. Hasil analisis multivariat dengan cox regression time constant menemukan faktor risiko dalam kejadian kematian pasien COVID-19 di Layanan Rawat Inap RSUD Tarakan tahun 2022 adalah derajat keparahan (aRR 2,95; 95%CI 1,61-5,39), penyakit ginjal kronik (aRR 3,19; 95%CI 1,62-6,31), serta penggunaan ventilasi mekanik invasif <96 jam (aRR 3,50; 95%CI 1,97-6,22) dan ≥96 jam (aRR 2,44; 95%CI 1,24-4,80). Sedangkan faktor protektifnya adalah penggunaan antivirus favipiravir (aRR 0,33; 95%CI 0,16-0,70). Berdasarkan hasil tersebut, peneliti menyarankan rumah sakit untuk memperbaiki clinical pathway dan standar operasional prosedur yang memperhatikan faktor risiko dan protektif kematian COVID-19.
Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is an infectious disease caused by the Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). In 2022, COVID-19 was the leading cause of inpatient admissions and deaths at Tarakan Regional General Hospital (RSUD Tarakan). This highlights the importance of investigating factors related to mortality of COVID-19 inpatient at RSUD Tarakan in 2022. This study uses a retrospective cohort design with secondary data from the hospital's Electronic Health Records (EHR). The variables studied included patient’s characteristics, comorbid, complications, and the management of COVID-19 cases. A total of 550 samples met the criteria for analysis. Multivariate analysis using cox regression with time constant identified several risk factors for COVID-19-related deaths at RSUD Tarakan in 2022, including severity (aRR 2.95; 95%CI 1.61-5.39), chronic kidney disease (aRR 3.19; 95%CI 1.62-6.31), and the duration of invasive mechanical ventilation for <96 hours (aRR 3.50; 95%CI 1.97-6.22) and ≥96 hours (aRR 2.44; 95%CI 1.24-4.80). Meanwhile, protective factors include the use of favipiravir (aRR 0.33; 95%CI 0.16-0.70) and remdesivir (aRR 0.69; 95%CI 0.38-1.26). Based on these findings, the researchers recommend that hospital improve clinical pathways and standard operating procedures that take into account the risk and protective factors for COVID-19 mortality