Abstrak
Upaya kesehatan kerja ditujukan untuk melindungi pekerja dan orang lain yang ada di tempat kerja agar hidup sehat dan terbebas dari gangguan kesehatan serta pengaruh buruk yang diakibatkan oleh pekerjaan. Gangguan pendengaran merupakan salah satu masalah kesehatan yang memiliki dampak signifikan terhadap kualitas hidup individu. Beberapa faktor individu, lingkungan kerja, dan pekerjaan menjadi penyebab terjadinya gangguan pendengaran termasuk pada industri perkeretaapian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya gangguan pendengaran pada karyawan UPT N Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Responden pada penelitian ini sebanyak 185 orang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Prevalensi gangguan pendengaran pada karyawan UPT N tahun 2024 sebesar 20,5%. Selanjutnya disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara usia (p=0,010), jenis kelamin (p=0,026), kebiasaan merokok (p=0,011), riwayat kesehatan hipertensi (p=0,014), paparan kebisingan (p=0,029), getaran (p=0,003), dan penggunaan APD (p=0,009) dengan terjadinya gangguan pendengaran pada karyawan UPT N tahun 2024. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan agar dilakukan pengendalian faktor risiko di UPT N untuk mengurangi potensi risiko terjadinya gangguan pendengaran pada karyawan.
Occupational health efforts aim to protect workers and others in the workplace so that they can live healthy lives free from health problems and adverse effects caused by work. Hearing loss is one of the health problems that has a significant impact on the quality of life of individuals. Several individual, work environment and work factors cause hearing loss, including in the railway industry. This study aims to analyze the factors associated with the occurrence of hearing loss among UPT N employees in 2024. This study uses a quantitative design with a cross-sectional approach. The respondents in this study were 185 people according to the inclusion and exclusion criteria. The results showed that the prevalence of hearing loss among UPT N employees in 2024 was 20.5%. It was also concluded that there was an association between age (p=0.010), gender (p=0.026), smoking habits (p=0.011), history of hypertension (p=0.014), noise exposure (p=0.029), vibration (p=0.003) and use of PPE (p=0.009) with the occurrence of hearing loss among UPT N employees in 2024. Based on the results of this study, it is hoped that risk factor control will be implemented at UPT N to reduce the potential risk of hearing loss among employees.