Abstrak
Peningkatan prevalensi diabetes melitus melitus tipe 2 (DMT2) yang disertai dengan peningkatan angka kematian akibat komplikasi menjadi tantangan besar bagi kesehatan masyarakat di berbagai negara termasuk di Indonesia dalam beberapa dekade terakhir. Kondisi DMT2 tidak terkendali meningkatkan risiko komplikasi pada penderita DMT2. Penelitian terdahulu di Indonesia menunjukkan proporsi DMT2 tidak terkendali sebesar 67%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko DMT2 tidak terkendali di Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain studi potong lintang dengan jumlah sampel sebanyak 553 orang. Penelitian menggunakan data sekunder hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Hasil penelitian ini menunjukkan proporsi DMT2 tidak terkendali sebesar 77,8%. Kurang aktivitas fisik (PR 1,24; 95% CI 1,00-1,53), konsumsi makanan tinggi gula (PR 1,44; 95% CI 1,10-1,89), dan konsumsi makanan tinggi lemak (PR 1,49; 95% CI 1,10-2,00) berhubungan dengan meningkatnya risiko DMT2 tidak terkendali. Penelitian ini menunjukkan bahwa DMT2 tidak terkendali merupakan masalah yang perlu ditangani lebih lanjut. Modifikasi gaya hidup seperti meningkatkan aktivitas fisik dan diet rendah gula serta lemak perlu dilakukan dalam upaya menurunkan angka DMT2 tidak terkendali.

The increasing prevalence of type 2 diabetes mellitus (T2DM) accompanied by an increase in the number of deaths due to complications has become a major challenge for public health in various countries including Indonesia in recent decades. Uncontrolled T2DM increases the risk of complications in people with T2DM. Previous research in Indonesia has shown that the proportion of uncontrolled T2DM is 67%. This study aims to determine the risk factors for uncontrolled T2DM in Indonesia. This study used a cross-sectional study design with a sample size of 553 people. The study used secondary data from the 2023 Indonesian Health Survey (SKI). The results of this study showed that the proportion of uncontrolled T2DM was 77.8%. Lack of physical activity (PR 1.24; 95% CI 1.00-1.53), consumption of high-sugar foods (PR 1.44; 95% CI 1.10-1.89), and consumption of high-fat foods (PR 1.49; 95% CI 1.10-2.00) were associated with increasing uncontrolled T2DM. This study shows that uncontrolled T2DM is a problem that needs to be addressed further. Lifestyle modifications such as increasing physical activity and a low-sugar and low-fat diet need to be done in an effort to reduce the number of uncontrolled DMT2.