Abstrak
Iklim keselamatan merupakan persepsi pekerja tentang pentingnya perilaku aman saat bekerja berkaitan dengan kebijakan, keselamatan, prosedur, praktik, serta seluruh kepentingan dan prioritas keselamatan kerja. Iklim keselamatan yang buruk akan ditandai dengan peningkatan stress pekerja, komunikasi keselamatan yang buruk, dan kurangnya dukungan sehingga dapat menormalkan perilaku tidak aman, merusak kesadaran situasional, dan meningkatkan kemungkinan kecelakaan. Pengukuran iklim keselamatan dapat dijadikan perusahaan sebagai leading indicator untuk acuan dalam membuat/memperbaiki program keselamatan yang sudah ada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil safety climate pada area support point di PT X Tahun 2025 berdasarkan dimensi komitmen manajemen, komunikasi keselamatan, aturan dan prosedur, lingkungan yang mendukung, akuntabilitas pribadi, dan pelatihan. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner (data primer). Jumlah sampel yang dianalisis sebanyak 118 orang. Analisis data digunakan melalui analisis deskriptif dan inferensial (Uji Mann Whitney dan Kruskal Wallis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profil safety climate di area support point PT X tahun 2025 sudah baik, dengan rata – rata  nilai 5,18. Seluruh dimensi yang diukur mendapatkan rata – rata skor 4,98 – 5,31. Skor rata – rata safety climate pada kelompok usia, masa kerja, dan pendidikan menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada dimensi komitmen manajemen, komunikasi keselamatan, dan pelatihan.


Safety climate is a worker's perception of the importance of safe behavior at work in relation towards policies, safety, procedures, practices, and overall safety interests and priorities. A poor safety climate will be characterized by increased worker stress, poor safety communication, and lack of support thus normalizing unsafe behavior, decreasing situational awareness, and increasing the likelihood of accidents. Safety climate measurements can be used by companies as a leading indicator in establishing / improving existing safety programs. This study aims to analyze the safety climate profile in the support point area at PT X in 2025 based on the dimensions of management commitment, safety communication, rules and procedures, supportive environment, personal accountability, and training. The research design used is cross sectional with data collection methods using questionnaires (primary data). The number of samples analyzed was 118 respondents. Data analysis was used through descriptive and inferential analysis (Mann Whitney and Kruskal Wallis Test). The results of this study indicate that the safety climate profile in the PT X support point area in 2025 is good, with an average score of 5.18. All dimensions measured get an average score of 4.98 - 5.31. The average safety climate score in the age, tenure, and education groups showed significant differences in the dimensions of management commitment, safety communication, and training.