Abstrak
Tesis ini membahas hubungan antara keterlibatan ayah dengan perilaku berisiko remaja
berdasarkan sudut pandang remaja. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan
desain cross sectional. Penelitian dilakukan di SMA Negeri Jakarta dengan jumlah
sampel sebanyak 204 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan
persepsi keterlibatan ayah dengan perilaku berisiko remaja (p < 0,05; OR 5,07) yang
berarti remaja dengan persepsi keterlibatan ayah yang rendah memiliki kecenderungan
untuk melakukan perilaku berisiko 5 kali lebih tinggi dibandingkan remaja dengan
persepsi keterlibatan ayah yang tinggi. Saran yang diberikan adalah melakukan kerja
sama lintas sektor dan pelibatan komunitas, organisasi pemerintah, dan tokoh masyarakat
atau pemuka agama dalam program maupun kampanye kesadaran keterlibatan ayah
dalam pengasuhan serta mengembangkan layanan ramah remaja yang lebih
memfokuskan pada kebutuhan remaja sebagai subyek.

Kata kunci: 
Remaja, perilaku berisiko, keterlibatan ayah 
This thesis discusses the relationship between father involvement and adolescent risky
behavior from the perspective of adolescents. This research is a quantitative study with a
cross-sectional design. The study was conducted at SMA Negeri Jakarta with a sample
size of 204 students. The results indicate that there is a relationship between perceived
father involvement and adolescent risky behavior (p < 0.05; OR 5.07), which means that
adolescents with low perceptions of father involvement are 5 times more likely to engage
in risky behavior compared to those with high perceptions of father involvement.
Suggestions include fostering cross-sector cooperation and community involvement,
engaging government organizations, community leaders, or religious figures in programs
or campaigns to raise awareness about father involvement in parenting, and developing
more youth-friendly services that focus on the needs of adolescents as subjects. 

Keywords: Adolescent, Risky Behavior, Father Involvement.