Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi keuangan rumah sakit pemerintah tipe A melalui pendekatan rasio keuangan, analisis vertikal, dan analisis horizontal sebagai dasar dalam penyusunan sistem informasi keuangan online sebagai alat bantu evaluasi. Penelitian ini menggunakan data laporan keuangan non-audit rumah sakit periode tahun 2023 dan 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara nominal rumah sakit memiliki tingkat likuiditas yang tinggi, tercermin dari nilai current ratio yang sangat besar, namun kondisi likuiditas kas riil berada dalam tekanan sebagaimana ditunjukkan oleh nilai quick ratio yang rendah dan cenderung menurun. Dari sisi pengelolaan modal kerja, rumah sakit relatif efisien dengan perbaikan pada perputaran persediaan dan kemampuan penagihan piutang. Analisis profitabilitas mengindikasikan tekanan operasional yang berkelanjutan, ditandai oleh nilai Return on Assets, Return on Equity, Net Profit Margin, dan EBIT margin yang berada pada kondisi negatif selama dua tahun berturut-turut. Tekanan ini dipengaruhi oleh ketidakseimbangan antara pertumbuhan pendapatan pelayanan dan peningkatan beban operasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun terdapat progres menuju kemandirian pendapatan, rumah sakit masih menghadapi tekanan finansial yang memerlukan penguatan pengendalian biaya, perbaikan struktur aset, optimalisasi pengelolaan arus kas, serta penguatan tata kelola keuangan guna menjaga keberlanjutan pelayanan kesehatan.

This study aims to analyze the financial condition of a type A government hospital using financial ratios, vertical analysis, and horizontal analysis as the basis for developing an online financial information system as an evaluation tool. This study uses data from the unaudited hospital financial statements for the 2023 and 2024 periods. The analysis shows that the hospital has a high level of liquidity, which is reflected in a very high current ratio. However, its real cash liquidity is under pressure, as indicated by a low and declining quick ratio. In terms of working capital management, the hospital is relatively efficient, with improvements in inventory turnover and receivables collection capabilities. Profitability analysis indicates ongoing operational pressure, characterized by negative Return on Assets, Return on Equity, Net Profit Margin, and EBIT margin for two consecutive years. This pressure is influenced by the imbalance between service revenue growth and increasing operating expenses. This study concludes that despite progress towards revenue independence, the hospital still faces financial pressures that require strengthening cost control, improving asset structure, optimizing cash flow management, and strengthening financial governance to maintain sustainable healthcare services.