Abstrak
Kesehatan mental merupakan isu kesehatan global dan nasional, dengan prevalensi gangguan mental emosional yang signifikan, terutama di kalangan mahasiswa yang rentan terhadap tekanan psikologis. Universitas Indonesia (UI) berupaya mengatasi hal ini melalui Klinik Satelit Makara yang menyediakan layanan konseling dan telah mengimplementasikan sistem informasi daring untuk efisiensi pendaftaran, penjadwalan, dan komunikasi. Namun, observasi menunjukkan adanya kendala operasional, seperti waktu tunggu yang panjang dan jadwal konselor yang tidak terbarukan secara waktu nyata (real-time), mengindikasikan potensi ketidaksesuaian (misfit) antara sistem, pengguna, dan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan sistem informasi layanan konseling Klinik Satelit Makara UI berdasarkan kebutuhan sivitas akademika UI. Secara khusus, penelitian ini mengeksplorasi penerapan sistem berdasarkan persepsi pengguna, serta mengidentifikasi hambatan dan faktor-faktor yang memengaruhi penggunaannya. Untuk memahami sejauh mana keselarasan antara aspek manusia, organisasi, dan teknologi, evaluasi komprehensif dilakukan menggunakan pendekatan Human–Organization–Technology Fit (HOT-Fit). Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan praktis bagi perancangan dan pengembangan layanan konseling yang lebih sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan digital sivitas akademika UI, serta menjadi referensi akademis untuk kajian serupa.
Mental health is a global and national health issue, with a significant prevalence of emotional mental disorders, particularly among students who are vulnerable to psychological pressure. The University of Indonesia (UI) seeks to address this through the Makara Satellite Clinic, which provides counseling services and has implemented an online information system for registration, scheduling, and communication efficiency. However, observation shows operational constraints, such as long waiting times and counselor schedules that are not updated in real-time, indicating a potential mismatch (misfit) between the system, users, and the organization. This study aims to determine the overview of the implementation of the counseling service information system at the UI Makara Satellite Clinic based on the needs of the UI academic community. Specifically, this research explores the system's implementation based on user perception, and identifies barriers and factors that influence its use. To understand the extent of alignment between human, organizational, and technological aspects, a comprehensive evaluation is conducted using the Human–Organization–Technology Fit (HOT-Fit) approach. The results of this study are expected to provide practical input for the design and development of counseling services that are more suitable to the characteristics and digital needs of UI students, as well as serve as an academic reference for similar studies.