Abstrak
Kebakaran pada gedung perkantoran bertingkat tinggi merupakan salah satu risiko yang dapat menimbulkan dampak serius terhadap keselamatan penghuni, aset, dan kelangsungan operasional perusahaan. PT X merupakan gedung perkantoran bertingkat tinggi yang memiliki aktivitas kerja dengan penggunaan instalasi listrik dan perangkat elektronik yang cukup kompleks, sehingga diperlukan penerapan sistem manajemen keselamatan kebakaran yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran penerapan sistem manajemen keselamatan kebakaran yang meliputi sistem proteksi kebakaran, sarana penyelamatan jiwa, dan manajemen kebakaran pada gedung perkantoran PT X. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan semi-kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan menggunakan checklist, wawancara, dan telaah dokumen. Penilaian dilakukan dengan mengacu pada standar NFPA, Permen PU No. 26/PRT/M/2008, dan Permen PU No. 20/PRT/M/2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja sistem manajemen keselamatan kebakaran di PT X memperoleh nilai sebesar 90,5% dan termasuk dalam kategori baik. Sistem proteksi kebakaran aktif memperoleh nilai 89%, sistem proteksi kebakaran pasif 73%, sarana penyelamatan jiwa 100%, dan manajemen kebakaran 100%. Temuan utama terdapat pada aspek proteksi kebakaran aktif dan pasif, terutama terkait inspeksi dan pemasangan APAR, pengujian pompa kebakaran, serta verifikasi fire rating pada elemen proteksi pasif. Secara umum, penerapan sistem keselamatan kebakaran di PT X telah berjalan dengan baik, namun masih diperlukan peningkatan pada aspek teknis dan dokumentasi pendukung agar sistem dapat lebih andal dalam menghadapi keadaan darurat kebakaran.

Fire incidents in high-rise office buildings pose serious risks to occupant safety, company assets, and business continuity. PT X is a high-rise office building with work activities involving complex electrical installations and electronic equipment, making the implementation of an adequate fire safety management system essential. This study aimed to analyze the implementation of a fire safety management system, including fire protection systems, life safety facilities, and fire emergency management in PT X office building. This study used a descriptive analytic design with a semi-quantitative approach. Data were collected through field observation using checklists, interviews, and document review. The assessment was conducted based on NFPA standards, Minister of Public Works Regulation No. 26/PRT/M/2008, and Minister of Public Works Regulation No. 20/PRT/M/2009. The results showed that the overall performance of the fire safety management system at PT X reached 90.5%, categorized as good. The active fire protection system achieved 89%, passive fire protection system 73%, life safety facilities 100%, and fire emergency management 100%. The main findings were identified in the active and passive fire protection aspects, particularly related to fire extinguisher inspection and installation, fire pump testing, and verification of fire rating for passive fire protection elements. Overall, the implementation of the fire safety management system at PT X has been carried out well. However, improvements are still needed in technical aspects and supporting documentation to ensure the reliability of the system during fire emergencies.