Abstrak
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang serius dan bahkan dikenal sebagai sillent killer. Berbagai faktor gaya hidup dan pola konsumsi diketahui berhubungan dengan kejadian hipertensi pada usia dewasa. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan hipertensi pada penduduk usia 45–59 tahun di Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok tahun 2026. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel 146 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran langsung dan wawancara menggunakan kuesioner seperti SQ-FFQ, FFQ, GPAQ, WHO, serta kuesioner karakteristik responden. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square, dan multivariat menggunakan regresi logistik ganda. Sebanyak 55,5% responden mengalami hipertensi. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara asupan natrium, asupan buah, perilaku merokok, dan IMT dengan hipertensi (p-value<0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa perilaku merokok merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan hipertensi (aOR=8,621; 95% CI: 1,704–43,478). Asupan natrium berlebih, asupan buah rendah, perilaku merokok, dan IMT berisiko berhubungan dengan hipertensi pada usia dewasa, sehingga upaya promotif dan preventif terkait perubahan gaya hidup diperlukan untuk mencegah hipertensi.

Hypertension is one of the major public health problems and is widely known as a silent killer. Various lifestyle and dietary factors are known to be associated with hypertension among adults. This study aimed to identify factors associated with hypertension among adults aged 45–59 years in Sukmajaya District, Depok City, in 2026. This study used a cross-sectional design with 146 respondents selected using a consecutive sampling technique. Data were collected through interviews using the SQ-FFQ, FFQ, GPAQ, and respondent characteristic questionnaires. Data analysis was conducted using univariate analysis, bivariate analysis with the chi-square test, and multivariate analysis using multiple logistic regression. The results showed that 55.5% of respondents had hypertension. Bivariate analysis showed significant associations between sodium intake, fruit intake, smoking behavior, and BMI with hypertension (p<0.05). Multivariate analysis showed that smoking behavior was the most dominant factor associated with hypertension (aOR=8.621; 95% CI: 1.704–43.478). Smoking behavior, excessive sodium intake, low fruit intake, and high-risk BMI were associated with hypertension among adults. Therefore, promotive and preventive efforts related to lifestyle modification are needed to prevent hypertension.