Abstrak
Pengaruh Intervensi Dengan Menggunakan Mobile-Health Yang Memuat 5 Pilar Pengendalian Diabetes Terhadap Perilaku Self-Care Pasien Diabetes (Studi Pada Pasien Diabetes Yang Berkunjung ke 4 Puskesmas Di Jakarta Selatan). Prevalensi diabetes terus meningkat, baik di dunia maupun di Indonesia. Diabetes tak terkendali dapat menimbulkan komplikasi, penurunan kualitas hidup, bahkan kematian. Self-care atau perawatan diri pada pasien diabetes dapat dilakukan untuk pengendalian diabetes, dengan melakukan pengelolaan terhadap edukasi, diet, latihan fisik, olah raga, konsumsi obat, permeriksaan atau pemantauan gula darah, serta perawatan kaki. Kemajuan teknologi dalam bentuk aplikasi diabetes dapat menunjang pelaksanaan self-care secara online. Namun, belum ada penilaian pada aplikasi diabetes di playstore, yang dapat dipilah berdasarkan pilar pengendalian dan content PRECEDE PROCEED model dalam aplikasi, dan juga kerangka PRECEDE PROCEED model dalam promosi kesehatan belum banyak dimanfaatkan untuk penggunaan aplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh penerapan intervensi dengan menggunakan mobile health yang memuat 5 pilar pengendalian diabetes selama 2 bulan terhadap perilaku self-care dan outcome klinis pasien diabetes melitus yang berkunjung ke Puskesmas. Tahap pertama penelitian ini menggunakan metode explanatory sequential mixed methods pada 286 pasien diabetes, dilanjutkan dengan tahap kedua yaitu intervensi menggunakan desain pragmatic quasi experimental pada 39 pasien diabetes kelompok intervensi dan 44 pasien diabetes kelompok kontrol. Kelompok intervensi mendapatkan pelatihan dan mendownload aplikasi Klikdiabetes dari playstore. Kelompok kontrol tidak menerima intervensi, namun tetap menerima pelayanan standar pada waktu kontrol rutin seperti juga kelompok intervensi. Dilakukan penilaian self-care pada awal, tengah dan akhir penelitian, dan penilaian outcome klinis, kualitas hidup, dan variabel kovariat pada awal dan akhir penelitian. Analisis data menggunakan Mann-Whitney, Wilcoxon, serta Generalized Estimating Equation (GEE). Hasil penelitian menemukan setelah dikontrol variabel kovariat, intervensi secara signifikan memberikan perbedaan domain self-care yaitu skor cek gula darah yang lebih baik sebesar 0,803 poin lebih tinggi pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol dilihat dari awal sampai akhir penelitian, dan juga secara signifikan memberikan perbedaan skor perawatan kaki yang lebih baik sebesar 1,296 poin lebih tinggi pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol dilihat dari awal sampai akhir penelitian. Kesimpulan yang didapat, aplikasi Klikdiabetes efektif meningkatkan skor domain cek gula darah dan perawatan kaki pada kelompok intervensi. Implementasinya direkomendasikan untuk wliayah dan karakteristik serupa. Namun demikian, diperlukan penelitian lanjutan atau yang serupa, dengan waktu intervensi yang lebih panjang. Kata kunci: diabetes, self-management, perawatan diri, aplikasi, mHealth, PRECEDE PROCEED
The Effect of a Mobile Health Intervention Incorporating the 5 pillars of Diabetes Control on the Self-Care Behaviors of Diabetes Patients (Study on Diabetes Patients Visiting 4 Public Health Centers In South Jakarta). The prevalence of diabetes continues to increase globally and in Indonesia. Uncontrolled diabetes can cause complications, reduce quality of life, and even lead to death. Self-care helps control diabetes through education, diet, exercise, medication use, blood sugar monitoring, and foot care. Technological advances, such as diabetes apps, can support online self-care. However, Indonesian diabetes apps on the Play Store have not been assessed based on the control pillars, the PRECEDE PROCEED model content, or the use of this framework in health promotion. This study aims to assess the effect of a 2-month mobile health intervention that includes 5 pillars of diabetes control on self-care behaviors and clinical outcomes among patients with diabetes mellitus visiting the Public Health Center. The first stage used an explanatory sequential mixed-methods design in 286 diabetes patients, followed by the second stage, namely the intervention, using a pragmatic quasi-experimental design in 39 diabetes patients in the intervention group and 44 in the control group. The intervention group received training and downloaded the Klikdiabetes app from the Play Store. The control group did not receive the intervention but continued to receive standard services during routine check-ups, as did the intervention group. Self-care assessments were conducted at the beginning, middle, and end of the study, and clinical outcomes, quality of life, and covariate variables were assessed at the beginning and end of the study. Data were analyzed using the Mann-Whitney test, Wilcoxon test, and Generalized Estimating Equation (GEE). The study found that, after controlling for covariates, the intervention significantly improved self-care domain scores, with a 0.803-point increase in blood glucose check scores in the intervention group compared to the control group from the beginning to the end of the study. The intervention group also significantly improved foot care scores by 1.296 points compared to the control group from the beginning to the end of the study. The conclusion is that the KlikDiabetes app effectively improved blood glucose check and foot care domain scores in the intervention group. Its implementation is recommended for similar regions and with similar characteristics. However, further or similar research with a longer intervention period is needed. Keywords: diabetes, self-management, self-care, application, mHealth, PRECEDE PROCEED.