Abstrak
Kompetensi profesional pemberi asuhan (PPA) merupakan faktor penting dalam menentukan kualitas pelayanan dan asuhan pasien di rumah sakit. Meskipun keduanya diduga berhubungan, bukti empiris berbasis data instrumen akreditasi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara capaian kompetensi PPA dengan kemampuan pelayanan dan asuhan pasien (PAP) berdasarkan data instrumen akreditasi STARKES 2024 milik Komisi Akreditasi Rumah Saki (KARS) tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik potong lintang (cross-sectional) dengan total sampling terhadap rumah sakit yang menjalani akreditasi KARS tahun 2025 menggunakan instrumen STARKES 2024. Dari 25 rumah sakit yang memenuhi kriteria inklusi, 22 memiliki data lengkap untuk dianalisis. Variabel independen meliputi kesesuaian kompetensi, pendidikan dan pelatihan, serta kemampuan edukasi, sedangkan variabel dependen meliputi PAP yang seragam dan terintegrasi. Karena seluruh variabel tidak berdistribusi normal berdasarkan uji Shapiro-Wilk, analisis bivariat dilakukan menggunakan Korelasi Spearman dan uji multivariat dilakukan dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian ketiga variabel kompetensi PPA lebih rendah dibandingkan PAP. Capaian terendah terdapat pada kesesuaian kompetensi (mean: 6,36), khususnya elemen pendokumentasian evaluasi berkala, sedangkan pada pendidikan dan pelatihan terdapat pada elemen pengidentifikasian kebutuhan pelatihan (mean: 5,45). Analisis bivariat menunjukkan bahwa kesesuaian kompetensi dan pendidikan serta pelatihan berhubungan signifikan dengan PAP yang seragam maupun terintegrasi, sedangkan kemampuan edukasi hanya berhubungan signifikan dengan PAP yang seragam. Analisis multivariat menunjukkan bahwa kombinasi ketiga variabel kompetensi PPA menjelaskan 89,4% variasi PAP yang seragam dengan pendidikan dan pelatihan sebagai variabel paling dominan, dan ntuk PAP yang terintegrasi, kesesuaian kompetensi dan pendidikan serta pelatihan menjelaskan 70,5% variasinya. Presentase capaian ini perlu dimaknai dengan hati-hati karena terbatasnya sampel penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompetensi PPA berhubungan signifikan dengan kemampuan pelayanan dan asuhan pasien, dengan pendidikan dan pelatihan sebagai determinan yang paling dominan.
Professional care provider (PCP) competence is an important factor in determining the quality of patient care and services in hospitals. Although these two aspects are presumed to be associated, empirical evidence based on hospital accreditation instrument data remains limited. This study aimed to analyze the relationship between PCP competency achievement and patient care and service (PCS) performance using data from the 2024 STARKES accreditation instrument of the Hospital Accreditation Commission (KARS) in 2025. This study employed an analytical cross-sectional design with total sampling of hospitals that underwent KARS accreditation in 2025 using the 2024 STARKES instrument. Of the 25 hospitals that met the inclusion criteria, 22 had complete data available for analysis. The independent variables included competency alignment, education and training, and educational competency, while the dependent variables consisted of standardized and integrated PCS. Since all variables were not normally distributed based on the Shapiro–Wilk test, bivariate analysis was performed using Spearman's correlation, while multivariate analysis was conducted using multiple linear regression. The results showed that the achievement scores of the three PCP competency variables were lower than those of the PCS variables. The lowest mean score was observed for competency alignment (mean: 6.36), particularly in the periodic evaluation documentation element, whereas the lowest score for education and training was found in the training needs identification element (mean: 5.45). Bivariate analysis indicated that competency alignment and education and training were significantly associated with both standardized and integrated PCS, whereas educational competency was significantly associated only with standardized PCS. Multivariate analysis demonstrated that the combination of the three PCP competency variables explained 89.4% of the variance in standardized PCS, with education and training emerging as the most dominant variable. For integrated PCS, competency alignment and education and training jointly explained 70.5% of the variance. These percentages should be interpreted with caution due to the limited sample size. This study concludes that PCP competence is significantly associated with patient care and service performance, with education and training identified as the most dominant determinant.