Abstrak
Menarche dini merupakan menstruasi pertama yang terjadi pada usia lebih awal dari usia normal dan dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan pada masa remaja maupun dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi UPF dan faktor lainnya dengan kejadian menarche dini pada remaja putri di Depok tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan metode stratified cluster sampling. Subjek penelitian adalah 128 siswi pada SD dan SMP terpilih di Kota Depok. Data dikumpulkan melalui pengukuran langsung (berat badan dan tinggi badan), wawancara (FFQ dan SQ-FFQ), dan kuesioner (karakteristik responden, YPAST-Ina, dan PAQ-C) menggunakan berbagai kuesioner yang telah disesuaikan dengan variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ultra-processed food (UPF) pada responden relatif seimbang antara kategori tinggi dan rendah. Rerata usia menarche responden adalah 10,95 ± 0,95 tahun. Sebagian besar responden (70,3%) mengalami menarche pada usia normal, sedangkan 29,7% mengalami menarche dini. Hasil analisis menunjukkan bahwa status gizi (IMT/U) memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian menarche dini (p=0,02), sedangkan faktor lainnya tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p>0,05). Oleh karena itu, upaya menjaga status gizi dalam kategori normal perlu menjadi perhatian untuk mendukung kesehatan dan perkembangan reproduksi remaja putri.

Early menarche is the onset of the first menstrual period at an earlier age than the normal age range and may increase the risk of various health problems during adolescence and adulthood. This study aimed to determine the association between ultra-processed food (UPF) consumption and other factors with early menarche among adolescent girls in Depok in 2026. This study employed a cross-sectional design with a stratified cluster sampling method. The study subjects consisted of 128 female students from selected elementary and junior high schools in Depok City. Data were collected through direct measurements (body weight and height), interviews using the FFQ and SQ-FFQ, and questionnaires on respondent characteristics, YPAST-Ina, and PAQ-C that were adapted to the study variables. The results showed that UPF consumption was relatively balanced between the high and low consumption categories. The mean age at menarche was 10.95 ± 0.95 years. Most respondents (70.3%) experienced menarche at a normal age, while 29.7% experienced early menarche. The analysis revealed that nutritional status (BMI-for-age) was significantly associated with early menarche (p=0.02), whereas the other factors showed no significant association (p>0.05). Therefore, maintaining a normal nutritional status should be prioritized to support the health and reproductive development of adolescent girls.