Abstrak
ABSTRAK
Latar Belakang: Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan salah satu komplikasi mikrovaskular utama pada pasien diabetes melitus (DM) tipe 2 yang meningkatkan morbiditas dan mortalitas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi determinan independen PGK pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Menteng periode 2024–2025. Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang menggunakan data sekunder rekam medis elektronik pasien DM tipe 2 di Puskesmas Menteng periode 2024–2025. Sebanyak 462 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi diikutsertakan dalam penelitian. Analisis dilakukan menggunakan regresi Poisson dengan robust variance untuk memperoleh adjusted prevalence ratio (aPR) dan confidence interval (CI) 95%. Hasil: Sebanyak 338 responden (73,16%) mengalami PGK. Pasien berusia ≥60 tahun memiliki prevalensi PGK 1,46 kali lebih tinggi dibandingkan pasien berusia
ABSTRACT 
Background: Chronic kidney disease (CKD) is one of the major microvascular complications in patients with type 2 diabetes mellitus (T2DM), contributing to increased morbidity and mortality. This study aimed to identify the independent determinants of CKD among patients with T2DM at Menteng Primary Health Center during 2024–2025. Methods: An analytical observational study with a cross-sectional design was conducted using secondary data from electronic medical records of patients with T2DM at Menteng Primary Health Center during 2024–2025. A total of 462 participants who met the inclusion and exclusion criteria were included in the study. Data were analyzed using Poisson regression with robust variance to estimate adjusted prevalence ratios (aPRs) and 95% confidence intervals (95% CIs). Results: A total of 338 participants (73.16%) had CKD. Participants aged ≥60 years had a 1.46-fold higher prevalence of CKD than those aged