Abstrak
Hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang dapat dipengaruhi oleh faktor pekerjaan dan faktor individu. Pekerja sektor konstruksi berisiko mengalami peningkatan tekanan darah akibat tingginya beban kerja fisik, tuntutan mental, dan karakteristik individu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prevalensi hipertensi serta hubungannya dengan faktor risiko beban kerja fisik, beban kerja mental, serta faktor individu pada pekerja sektor konstruksi di PT. X tahun 2026. Desain penelitian ini potong lintang dengan ukuran sampel 220 pekerja konstruksi yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran tekanan darah, wawancara, dan kuesioner yang mengadaptasi metode Quick Exposure Check (QEC), CBE Occupant Survey, dan Copenhagen Psychosocial Questionnaire (COPSOQ III). Dilakukan analisis deskriptif, dan inferensial dengan bivariat simple logistic regression yang diteruskan dengan multivariat menggunakan multiple logistic regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 18,2% yang memiliki tekanan darah normal. Sebagian besar pekerja berada pada kategori pra-hipertensi yaitu sebesar 39,1%, sedangkan prevalensi hipertensi 42,7% yang terdiri dari hipertensi tingkat 1 sebesar 32,7% dan hipertensi tingkat 2 sebesar 10,0%. Untuk analisis hubungan, kategori pra-hipertensi dan hipertensi digabungkan sehingga total pekerja dengan tekanan darah di atas normal mencapai 81,8%. Analisis bivariat menghasilkan crude OR yang menunjukkan kecenderungan adanya hubungan antara hipertensi dan postur kerja, pola gerakan, penanganan beban manual, desain tempat kerja, tuntutan tugas, tekanan waktu, jenis kelamin, pola makan, kebiasaan merokok, serta aktivitas fisik (p<0,05). Analisis multivariat menghasilkan adjusted OR menunjukkan bahwa kebiasaan olahraga (aOR=32,16; 95% CI=7,99–129,52), desain tempat kerja (OR=16,69; 95% CI=4,04–68,94), merokok (OR=6,56; 95% CI=1,63–26,31), dan tekanan waktu (OR=4,53; 95% CI=1,14–17,94) berhubungan signifikan dengan hipertensi. Kebiasaan olahraga merupakan faktor risiko yang paling dominan berhubungan dengan hipertensi.
Hypertension is a major risk for cardiovascular diseases and may be influenced by both occupational and individual factors. Construction workers are particularly vulnerable to elevated blood pressure due to high physical workload, mental job demands, and specific individual characteristics. This study aimed to analyze the prevalence of hypertension and examine the association between physical workload, mental workload, individual factors, and blood pressure among construction workers at PT. X in 2026. A cross-sectional study was conducted involving 220 construction workers selected through purposive sampling. Data were collected through blood pressure measurements, interviews, and questionnaires adapted from the Quick Exposure Check (QEC), CBE Occupant Survey, and Copenhagen Psychosocial Questionnaire (COPSOQ III). Descriptively analysis, bivariate analysis using simple logistic regression and multivariate analysis using multiple logistic regression. The results showed that only 18.2% had normal blood pressure. Most workers in the pre-hypertension category at 39.1%, while the true clinical prevalence of hypertension stood at 42.7%, consisting of stage 1 hypertension at 32.7% and stage 2 hypertension at 10.0%. For association analysis, pre-hypertension and hypertension categories were combined, resulting in a total prevalence of 81.8% for workers with above-normal blood pressure. Bivariate analysis using crude odds ratios (ORs) indicated a tendency toward an association between hypertension and working posture, movement patterns, manual material handling, workplace design, task demands, time pressure, sex, dietary habits, smoking, and physical activity (p < 0.05). Multivariable logistic regression analysis showed that physical activity (aOR = 32.16; 95% CI: 7.99–129.52), workplace design (aOR = 16.69; 95% CI: 4.04–68.94), smoking (aOR = 6.56; 95% CI: 1.63–26.31), and time pressure (aOR = 4.53; 95% CI: 1.14–17.94) were significantly associated with hypertension. Physical activity was identified as the most dominant risk factor associated with hypertension.