Abstrak
Skripsi ini membahas tentang penilaian risiko K3 pada petani padi di Desa Ngrendreng, Ngawi, Jawa Timur pada tahun 2012 dengan menganalisis bahaya dan risiko yang terdapat pada aktivitas dan lingkungan kerja. Penelitian ini adalah semikuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan observasional, serta menggunakan standar AS/NZS 4360:2004.
 
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas petani padi memiliki 71 risiko dengan jumlah risiko tertinggi pada kegiatan penggilingan padi. Risiko tertinggi memiliki nilai 1500 (very high), yaitu pada risiko ergonomi, pajanan bising, getar, radiasi UV, bahan kimia, gas, dan debu.
 

The focus fo this study was OHS risk assessment in rice farmers in Ngrendeng Village, Ngawi, East Java in 2012 with analyzed hazard and risk on activities and workplace. This study was semi-quantitative analitical descriptive with observational approach using AS/NZS 4360:2004 standard.
 
The result showed that rice farmers’ activities have 71 risks with the highest number of risk in rice grinding activity. The highest value of risk was 1500 (very high) from ergonomy, noise, vibration, UV radiation, chemical, gas, and dust.