S2 - Tesis

Pengembangan sistem informasi surveilans rabies di dinas kesehatan kabupaten Badung provinsi Bali

Tety Setiawati Mulyaningsih; Pembimbing: Martya Rahmaniati Makful; Penguji; Popy Yuniar, Regina Sidjabat (FKM-UI, 2014)
Biostatistik dan Kependudukan
1206193912
Biostatistika dan Kependudukan
Mulyaningsih, Tety Setiawati
Depok
Rabies merupakan penyakit menular akut pada susunan saraf pusat yangdisebabkan virus rabies. Sampai saat ini belum ada pengobatan yang efektif dalammenyembuhkan rabies namun penyakit ini dapat dicegah melalui penanganankasus paparan hewan penular rabies (HPR) sedini mungkin. Rabies masih menjadimasalah kesehatan masyarakat yang cukup serius dan telah menyebar ke berbagaiwilayah yang semula merupakan wilayah bebas rabies. Bali merupakan salah satuwilayah bebas yang tertular rabies pada akhir tahun 2008.Indonesia telah mencanangkan bebas rabies pada tahun 2020 sesuaidengan kesepakatan yang dihasilkan pada pertemuan ASEAN. Dalam upayamewujudkan bebas rabies tahun 2020, maka kegiatan surveilans penyakit sangatpenting sehingga menghasilkan informasi yang akurat untuk monitoring danevaluasi kegiatan penanggulangan. Pengelolaan sumber daya informasi yangmendukung kegiatan surveilans dapat menunjang keberhasilan programpemberantasan rabies.Pengembangan sistem informasi dalam penelitian ini menggunakanmetode System Development Life Cycle (SDLC) dan bertujuan untukmengembangkan Prototype Sistem Informasi Surveilans Rabies. Prototype inimerupakan model Sistem Informasi Manajemen dan merupakan system informasiberbasis web yang dapat mengolah data secara otomatis dan menampilkan grafikdan peta yang dapat mendukung para pemangku kebijakan dalam mengambilkeputusan.Kata kunci:Rabies, surveilans, pengembangan sistem, prototype sistem informasi
Rabies is an acute infectious disease in the central nervous system causedby the rabies virus. Until now there is no effective treatment to cure rabies, but thedisease can be prevented through the handling of cases of exposure to rabidanimal as early as possible. Rabies is still a public health problem that is seriousenough and has spread to different areas of the original are rabies-free areas. Baliis one free area that is infected with a rabies by the end of 2008.Indonesia has declared rabies-free by 2020 in accordance with theagreement at the ASEAN meeting. In order to achieve rabies-free by 2020, thedisease surveillance is crucial to deliver accurate information for monitoring andevaluation of prevention activities. Supportive management of informationresources can support the success of rabies eradication program.The development of information systems in this study using the SystemDevelopment Life Cycle (SDLC) method and aims to develop RabiesSurveillance Information System Prototype. This prototype is a model ofManagement Information System and a web-based information system that canprocess data automatically and displays graphs and maps that can support policymakers in making decisions.Keywords :Rabies, surveillance, systems development, information system prototype
FKM-UI
170914
Yuniar, Popy; Sidjabat, Regina
rabies; surveilans; pengembangan sistem; prototype sistem informasi; systems development; information system prototype
Pusinfokesmas FKM UI
8776/14
Tety Setiawati Mulyaningsih; Pembimbing: Martya Rahmaniati Makful; Penguji; Popy Yuniar, Regina Sidjabat
Pengembangan sistem informasi surveilans rabies di dinas kesehatan kabupaten Badung provinsi Bali
Universitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Biostatistik
S2
2014
Lantai 5 / ruang annex
ix, 96 hlm. il; 30 cm.
T-4242
T-4242
Makful, Martya Rahmaniati
ind

Abstrak

Rabies merupakan penyakit menular akut pada susunan saraf pusat yangdisebabkan virus rabies. Sampai saat ini belum ada pengobatan yang efektif dalammenyembuhkan rabies namun penyakit ini dapat dicegah melalui penanganankasus paparan hewan penular rabies (HPR) sedini mungkin. Rabies masih menjadimasalah kesehatan masyarakat yang cukup serius dan telah menyebar ke berbagaiwilayah yang semula merupakan wilayah bebas rabies. Bali merupakan salah satuwilayah bebas yang tertular rabies pada akhir tahun 2008.Indonesia telah mencanangkan bebas rabies pada tahun 2020 sesuaidengan kesepakatan yang dihasilkan pada pertemuan ASEAN. Dalam upayamewujudkan bebas rabies tahun 2020, maka kegiatan surveilans penyakit sangatpenting sehingga menghasilkan informasi yang akurat untuk monitoring danevaluasi kegiatan penanggulangan. Pengelolaan sumber daya informasi yangmendukung kegiatan surveilans dapat menunjang keberhasilan programpemberantasan rabies.Pengembangan sistem informasi dalam penelitian ini menggunakanmetode System Development Life Cycle (SDLC) dan bertujuan untukmengembangkan Prototype Sistem Informasi Surveilans Rabies. Prototype inimerupakan model Sistem Informasi Manajemen dan merupakan system informasiberbasis web yang dapat mengolah data secara otomatis dan menampilkan grafikdan peta yang dapat mendukung para pemangku kebijakan dalam mengambilkeputusan.Kata kunci:Rabies, surveilans, pengembangan sistem, prototype sistem informasi
Rabies is an acute infectious disease in the central nervous system causedby the rabies virus. Until now there is no effective treatment to cure rabies, but thedisease can be prevented through the handling of cases of exposure to rabidanimal as early as possible. Rabies is still a public health problem that is seriousenough and has spread to different areas of the original are rabies-free areas. Baliis one free area that is infected with a rabies by the end of 2008.Indonesia has declared rabies-free by 2020 in accordance with theagreement at the ASEAN meeting. In order to achieve rabies-free by 2020, thedisease surveillance is crucial to deliver accurate information for monitoring andevaluation of prevention activities. Supportive management of informationresources can support the success of rabies eradication program.The development of information systems in this study using the SystemDevelopment Life Cycle (SDLC) method and aims to develop RabiesSurveillance Information System Prototype. This prototype is a model ofManagement Information System and a web-based information system that canprocess data automatically and displays graphs and maps that can support policymakers in making decisions.Keywords :Rabies, surveillance, systems development, information system prototype

Metadata

Jenis Koleksi : S2 - Tesis
No. Panggil : T-4242
Pengarang :
Nama badan : Universitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Biostatistik
Program Studi/Peminatan : Biostatistika dan Kependudukan
Promotor/Pembimbing :
Ko-Promotor/Penguji :
Subjek :
Penerbitan : Depok : FKM-UI, 2014
338 tipe carrier
650 SubyekBiostatistik dan Kependudukan
504 Catatan Bibliografi
NPM1206193912
440 Catatan Seri
856 Lokasi File Elektronik
526 Program Studi/PeminatanBiostatistika dan Kependudukan
Penerbit dan Distribusi
100 Pengarang UtamaMulyaningsih, Tety Setiawati
260a Kota TerbitDepok
abstrakRabies merupakan penyakit menular akut pada susunan saraf pusat yangdisebabkan virus rabies. Sampai saat ini belum ada pengobatan yang efektif dalammenyembuhkan rabies namun penyakit ini dapat dicegah melalui penanganankasus paparan hewan penular rabies (HPR) sedini mungkin. Rabies masih menjadimasalah kesehatan masyarakat yang cukup serius dan telah menyebar ke berbagaiwilayah yang semula merupakan wilayah bebas rabies. Bali merupakan salah satuwilayah bebas yang tertular rabies pada akhir tahun 2008.Indonesia telah mencanangkan bebas rabies pada tahun 2020 sesuaidengan kesepakatan yang dihasilkan pada pertemuan ASEAN. Dalam upayamewujudkan bebas rabies tahun 2020, maka kegiatan surveilans penyakit sangatpenting sehingga menghasilkan informasi yang akurat untuk monitoring danevaluasi kegiatan penanggulangan. Pengelolaan sumber daya informasi yangmendukung kegiatan surveilans dapat menunjang keberhasilan programpemberantasan rabies.Pengembangan sistem informasi dalam penelitian ini menggunakanmetode System Development Life Cycle (SDLC) dan bertujuan untukmengembangkan Prototype Sistem Informasi Surveilans Rabies. Prototype inimerupakan model Sistem Informasi Manajemen dan merupakan system informasiberbasis web yang dapat mengolah data secara otomatis dan menampilkan grafikdan peta yang dapat mendukung para pemangku kebijakan dalam mengambilkeputusan.Kata kunci:Rabies, surveilans, pengembangan sistem, prototype sistem informasi
Rabies is an acute infectious disease in the central nervous system causedby the rabies virus. Until now there is no effective treatment to cure rabies, but thedisease can be prevented through the handling of cases of exposure to rabidanimal as early as possible. Rabies is still a public health problem that is seriousenough and has spread to different areas of the original are rabies-free areas. Baliis one free area that is infected with a rabies by the end of 2008.Indonesia has declared rabies-free by 2020 in accordance with theagreement at the ASEAN meeting. In order to achieve rabies-free by 2020, thedisease surveillance is crucial to deliver accurate information for monitoring andevaluation of prevention activities. Supportive management of informationresources can support the success of rabies eradication program.The development of information systems in this study using the SystemDevelopment Life Cycle (SDLC) method and aims to develop RabiesSurveillance Information System Prototype. This prototype is a model ofManagement Information System and a web-based information system that canprocess data automatically and displays graphs and maps that can support policymakers in making decisions.Keywords :Rabies, surveillance, systems development, information system prototype
260b PenerbitFKM-UI
Tanggal170914
700z Co-Promotor/PengujiYuniar, Popy; Sidjabat, Regina
000 Hak Akses
Kata Kuncirabies; surveilans; pengembangan sistem; prototype sistem informasi; systems development; information system prototype
700 Pengarang Tambahan
850 Badan PemilikPusinfokesmas FKM UI
004 Nomor Induk8776/14
245c PertanggungjawabanTety Setiawati Mulyaningsih; Pembimbing: Martya Rahmaniati Makful; Penguji; Popy Yuniar, Regina Sidjabat
245 JudulPengembangan sistem informasi surveilans rabies di dinas kesehatan kabupaten Badung provinsi Bali
710 Entri Tambahan Nama BadanUniversitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Biostatistik
Jenis KaryaS2
260c Tahun Terbit2014
250 Edisi
LokasiLantai 5 / ruang annex
300 Deskripsi Fisikix, 96 hlm. il; 30 cm.
082 No. PanggilT-4242
003 BarcodeT-4242
700y Promotor/PembimbingMakful, Martya Rahmaniati
041 Kode Bahasaind

File Digital: 2 

Shelf
 digital_2018-2_107476-Tety Setiawati Mulyaningsih-Tesis-Fulltext-FKM-2014.pdf ::
 Manuskrip Thesis Rabies - Jurnal.docx ::
 
Catatan: Hanya file pdf yang dapat dibaca online
Menu Anggota Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan Lokasi
T-4242 T-4242 TERSEDIA Lantai 5 / ruang annex
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 107476

Sampul

cover

Lihat juga:

:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive