| 338 tipe carrier | |
| 650 Subyek | Kesehatan Reproduksi |
| 504 Catatan Bibliografi | |
| NPM | 1206320506 |
| 856 Lokasi File Elektronik | |
| 526 Program Studi/Peminatan | Kesehatan Reproduksi |
| Penerbit dan Distribusi | |
| 100 Pengarang Utama | Agustina, Erikaliza |
| 260a Kota Terbit | Depok |
| abstrak | Perencanaan remaja sejak dini terhadap penyiapan keluarga yang meliputi penundaan usia perkawinan, menjarangkan kehamilan, dan mencegah kehamilan dapat mengurangi faktor risiko kesehatan bagi ibu dan calon anak. Sementara usia perkawinan pertama wanita di Jawa Barat masih rendah yaitu dibawah 16 tahun (22,6%) dari seluruh provinsi di Indonesia yang menunjukkan masih kurangnya perencanaan berkeluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran preferensi keluarga berencana pada remaja dan determinannya. Desain penelitian adalah cross sectional. Sampel dari penelitian ini adalah remaja pria yang berusia 15-24 tahun dan remaja wanita yang berusia 15-19 tahun di Provinsi Jawa Barat yang berhasil diwawancarai pada SDKI KRR 2012 yaitu sebanyak 773 orang. Uji statistik menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar remaja memeliki preferensi keluarga berencana yang baik (76,3%) serta ada perbedaan proporsi antara jenis kelamin, pengetahuan reproduksi, paparan informasi reproduksi, dan peran orang tua dengan preferensi keluarga berencana. Paparan informasi reproduksi yang memiliki hubungan signifikan dari setiap unsur keluarga berencana dapat menjadi peluang untuk meningkatkan preferensi keluarga berencana yang baik pada remaja.
Adolescent preparation of family planning is postpone marriage, manage the number of children, and prevent pregnancy. They can decrease risk of maternal and child health. But age at first marriage for a woman is still under 16 years old (22,6%) in West Java. It means adolescent have less preparation of family planning. The purpose of this study is to understand how preferences and determinants of family planning in adolescent. Design study is cross sectional on never marriage men age 15-24 and never marriage women 15-19 in West Java from Adolescent Reproductive health (ARM) component of the 2012 Indonesia Demographic and Health Survey (IDHS). There are 773 respondents. It used chi square type. Knowing this show many adolescent have good preferences of family planning (76,3%) and there are differences in proportion between preferences of family planning and sex, knowledge of reproduction, exposure to reproduction information, the role of parents. The researcher suggests that increase exposure to reproduction information. |
| 260b Penerbit | FKM-UI |
| Tanggal | 20151012 |
| 700z Co-Promotor/Penguji | Endah, Caroline; Mujaddid |
| Kata Kunci | Keluarga berencana; remaja; preferensi |
| 000 Hak Akses | membership |
| 700 Pengarang Tambahan | |
| 850 Badan Pemilik | Pusinfokesmas FKM UI |
| 004 Nomor Induk | 14247 |
| 245c Pertanggungjawaban | Erikaliza Agustina; Pembimbing: Milla Herdayati; Penguji: Caroline Endah Wuryanningsih, Mujaddid |
| 245 Judul | Gambaran Prefensi Keluarga Berencana pada Remaja dan Determinannya di Provinsi Jawa Barat |
| 710 Entri Tambahan Nama Badan | Universitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Kesehatan Reproduksi |
| Jenis Karya | S1 |
| 260c Tahun Terbit | 2015 |
| 250 Edisi | |
| Lokasi | Lantai 5 / Annex |
| 300 Deskripsi Fisik | xiv, 76 hlm.il;30 cm. |
| 082 No. Panggil | S-8893 |
| 003 Barcode | S-8893 |
| 700y Promotor/Pembimbing | Herdayati, Milla |
| Entri Tamb. Penguji | |
| 041 Kode Bahasa | ind |