S1 - Skripsi

Analisis Faktor Risiko Pneuminia pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bogor Utara Kota Bogor Tahun 2017

Irwan Agus Timur Ginting; Pembimbing: Laila Fitria; Penguji: Ririn Arminsih, Oki Kurniawan (FKM UI, 2017)
Kesehatan Lingkungan
1406648054
Kesehatan Lingkungan
Ginting, Irwan Agus Timur
Depok
Pneumonia menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia dan Provinsi Jawa Barat menempati urutan pertama sebagai provinsi dengan jumlah balita penderita pneumonia terbanyak. Puskesmas Bogor Utara merupakan salah satu daerah yang memiliki kasus pneumonia pada balita yang cukup banyak di tahun 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko pneumonia balita di wilayah kerja Puskesmas Bogor Utara. Penelitian menggunakan desain studi case control dengan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian adalah balita usia 12- 59 bulan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Bogor Utara dengan sampel sebanyak 94 responden terdiri dari 47 orang kasus dan 47 orang kontrol. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara berat lahir balita (OR=5,51 ; CI=1,96- 15,48 ); status gizi sebelum sakit (OR=5,06; CI=2,10-12,20); riwayat imunisasi (OR= 4,24; 1,50-11,98); pendidikan ibu (OR=4,76; CI=1,58-14,32; tingkat ekonomi/penghasilan keluarga (OR=9,44 ; CI= 3,57-24,93); kepadatan hunian (OR=18,97; CI=5,80-62,03), dan tingkat kelembaban ruang tidur balita (OR=5,02; CI=1,31-19,21) terhadap kejadian pneumonia pada balita di wilayah Puskesmas Bogor Utara. Variabel yang diprediksi paling dominan mempengaruhi kejadian pneumonia pada balita adalah kepadatan hunian ruang tidur balita (OR=12,90; CI=3,26-50,98). Saran, luas kamar tidur minimal 8 m2 tidak digunakan untuk lebih dari 2 orang, kecuali anak di bawah 5 tahun.

Kata Kunci : Pneumonia, Balita, Faktor Risiko

Pneumonia has become one of the highest mortality contributors in the world and And West Java province ranks the first as the largest number of pneumonia that suffered children under five years. Puskesmas Bogor Utara(health center) is one of the areas that have quite a lot cases of pneumonia in children under five in 2016. This study aimed to determine the risk factors associated with the incidence of pneumonia in children under five in the In The Working Area Of Puskesmas Bogor Utara (Community Health Center). This study uses a case control study design with retrospect approach. The population in this study are all of children aged 12 month until 59 months who lived in the working area of Bogor Utara health center with using 94 respondents consisted of 47 cases and 47 people control.The results of this study indicate that there was a significant correlation between history of low birth weight (OR = 5,51; CI=1,96-15,48 ); nutritional status before illness (OR=5,06; CI=2,10-12,20), immunization history (OR= 4,24; 1,50-11,98), knowledge of mothers (OR=4,76; CI=1,58-14,32), a variable degree of Economics/family income (OR=9,44 ; CI= 3,57-24,93), housing crowdedness (OR=18,97; CI=5,80-62,03) and humidity levels (OR=5,02; CI=1,31-19,21) with the incidence of pneumonia among children under five in the region of Bogor Utara health center. The variable that predicted the most dominant cause of pneumonia is the housing crowdedness (OR=12,90; CI=3,26-50,98).Suggestion, minimum bedroom space is 8m2 and should not be used for more than two people, except children under 5 years old.

Key Words: Pneumonia, Children under five years old, Risk Factors
FKM UI
20170724
Wulandari, Ririn Arminsih; Kurniawan, Oki
Pneumonia; Balita; Faktor Risiko; pneumonia; children underfive years old; risk factor
membership
Pusinfokesmas FKM UI
105/17
Irwan Agus Timur Ginting; Pembimbing: Laila Fitria; Penguji: Ririn Arminsih, Oki Kurniawan
Analisis Faktor Risiko Pneuminia pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bogor Utara Kota Bogor Tahun 2017
Universitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Kesehatan Lingkungan
S1
2017
Lantai 5 / Annex
xix, 101 hlm, llh 30 cm
S-9372
S-9372
Fitria, Laila
ind

Abstrak

Pneumonia menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia dan Provinsi Jawa Barat menempati urutan pertama sebagai provinsi dengan jumlah balita penderita pneumonia terbanyak. Puskesmas Bogor Utara merupakan salah satu daerah yang memiliki kasus pneumonia pada balita yang cukup banyak di tahun 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko pneumonia balita di wilayah kerja Puskesmas Bogor Utara. Penelitian menggunakan desain studi case control dengan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian adalah balita usia 12- 59 bulan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Bogor Utara dengan sampel sebanyak 94 responden terdiri dari 47 orang kasus dan 47 orang kontrol. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara berat lahir balita (OR=5,51 ; CI=1,96- 15,48 ); status gizi sebelum sakit (OR=5,06; CI=2,10-12,20); riwayat imunisasi (OR= 4,24; 1,50-11,98); pendidikan ibu (OR=4,76; CI=1,58-14,32; tingkat ekonomi/penghasilan keluarga (OR=9,44 ; CI= 3,57-24,93); kepadatan hunian (OR=18,97; CI=5,80-62,03), dan tingkat kelembaban ruang tidur balita (OR=5,02; CI=1,31-19,21) terhadap kejadian pneumonia pada balita di wilayah Puskesmas Bogor Utara. Variabel yang diprediksi paling dominan mempengaruhi kejadian pneumonia pada balita adalah kepadatan hunian ruang tidur balita (OR=12,90; CI=3,26-50,98). Saran, luas kamar tidur minimal 8 m2 tidak digunakan untuk lebih dari 2 orang, kecuali anak di bawah 5 tahun.

Kata Kunci : Pneumonia, Balita, Faktor Risiko

Pneumonia has become one of the highest mortality contributors in the world and And West Java province ranks the first as the largest number of pneumonia that suffered children under five years. Puskesmas Bogor Utara(health center) is one of the areas that have quite a lot cases of pneumonia in children under five in 2016. This study aimed to determine the risk factors associated with the incidence of pneumonia in children under five in the In The Working Area Of Puskesmas Bogor Utara (Community Health Center). This study uses a case control study design with retrospect approach. The population in this study are all of children aged 12 month until 59 months who lived in the working area of Bogor Utara health center with using 94 respondents consisted of 47 cases and 47 people control.The results of this study indicate that there was a significant correlation between history of low birth weight (OR = 5,51; CI=1,96-15,48 ); nutritional status before illness (OR=5,06; CI=2,10-12,20), immunization history (OR= 4,24; 1,50-11,98), knowledge of mothers (OR=4,76; CI=1,58-14,32), a variable degree of Economics/family income (OR=9,44 ; CI= 3,57-24,93), housing crowdedness (OR=18,97; CI=5,80-62,03) and humidity levels (OR=5,02; CI=1,31-19,21) with the incidence of pneumonia among children under five in the region of Bogor Utara health center. The variable that predicted the most dominant cause of pneumonia is the housing crowdedness (OR=12,90; CI=3,26-50,98).Suggestion, minimum bedroom space is 8m2 and should not be used for more than two people, except children under 5 years old.

Key Words: Pneumonia, Children under five years old, Risk Factors

Metadata

Jenis Koleksi : S1 - Skripsi
No. Panggil : S-9372
Pengarang :
Nama badan : Universitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Kesehatan Lingkungan
Program Studi/Peminatan : Kesehatan Lingkungan
Promotor/Pembimbing :
Ko-Promotor/Penguji :
Subjek :
Penerbitan : Depok : FKM UI, 2017
338 tipe carrier
650 SubyekKesehatan Lingkungan
504 Catatan Bibliografi
NPM1406648054
856 Lokasi File Elektronik
526 Program Studi/PeminatanKesehatan Lingkungan
Penerbit dan Distribusi
100 Pengarang UtamaGinting, Irwan Agus Timur
260a Kota TerbitDepok
abstrakPneumonia menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia dan Provinsi Jawa Barat menempati urutan pertama sebagai provinsi dengan jumlah balita penderita pneumonia terbanyak. Puskesmas Bogor Utara merupakan salah satu daerah yang memiliki kasus pneumonia pada balita yang cukup banyak di tahun 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko pneumonia balita di wilayah kerja Puskesmas Bogor Utara. Penelitian menggunakan desain studi case control dengan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian adalah balita usia 12- 59 bulan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Bogor Utara dengan sampel sebanyak 94 responden terdiri dari 47 orang kasus dan 47 orang kontrol. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara berat lahir balita (OR=5,51 ; CI=1,96- 15,48 ); status gizi sebelum sakit (OR=5,06; CI=2,10-12,20); riwayat imunisasi (OR= 4,24; 1,50-11,98); pendidikan ibu (OR=4,76; CI=1,58-14,32; tingkat ekonomi/penghasilan keluarga (OR=9,44 ; CI= 3,57-24,93); kepadatan hunian (OR=18,97; CI=5,80-62,03), dan tingkat kelembaban ruang tidur balita (OR=5,02; CI=1,31-19,21) terhadap kejadian pneumonia pada balita di wilayah Puskesmas Bogor Utara. Variabel yang diprediksi paling dominan mempengaruhi kejadian pneumonia pada balita adalah kepadatan hunian ruang tidur balita (OR=12,90; CI=3,26-50,98). Saran, luas kamar tidur minimal 8 m2 tidak digunakan untuk lebih dari 2 orang, kecuali anak di bawah 5 tahun.

Kata Kunci : Pneumonia, Balita, Faktor Risiko

Pneumonia has become one of the highest mortality contributors in the world and And West Java province ranks the first as the largest number of pneumonia that suffered children under five years. Puskesmas Bogor Utara(health center) is one of the areas that have quite a lot cases of pneumonia in children under five in 2016. This study aimed to determine the risk factors associated with the incidence of pneumonia in children under five in the In The Working Area Of Puskesmas Bogor Utara (Community Health Center). This study uses a case control study design with retrospect approach. The population in this study are all of children aged 12 month until 59 months who lived in the working area of Bogor Utara health center with using 94 respondents consisted of 47 cases and 47 people control.The results of this study indicate that there was a significant correlation between history of low birth weight (OR = 5,51; CI=1,96-15,48 ); nutritional status before illness (OR=5,06; CI=2,10-12,20), immunization history (OR= 4,24; 1,50-11,98), knowledge of mothers (OR=4,76; CI=1,58-14,32), a variable degree of Economics/family income (OR=9,44 ; CI= 3,57-24,93), housing crowdedness (OR=18,97; CI=5,80-62,03) and humidity levels (OR=5,02; CI=1,31-19,21) with the incidence of pneumonia among children under five in the region of Bogor Utara health center. The variable that predicted the most dominant cause of pneumonia is the housing crowdedness (OR=12,90; CI=3,26-50,98).Suggestion, minimum bedroom space is 8m2 and should not be used for more than two people, except children under 5 years old.

Key Words: Pneumonia, Children under five years old, Risk Factors
260b PenerbitFKM UI
Tanggal20170724
700z Co-Promotor/PengujiWulandari, Ririn Arminsih; Kurniawan, Oki
Kata KunciPneumonia; Balita; Faktor Risiko; pneumonia; children underfive years old; risk factor
000 Hak Aksesmembership
700 Pengarang Tambahan
850 Badan PemilikPusinfokesmas FKM UI
004 Nomor Induk105/17
245c PertanggungjawabanIrwan Agus Timur Ginting; Pembimbing: Laila Fitria; Penguji: Ririn Arminsih, Oki Kurniawan
245 JudulAnalisis Faktor Risiko Pneuminia pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bogor Utara Kota Bogor Tahun 2017
710 Entri Tambahan Nama BadanUniversitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Kesehatan Lingkungan
Jenis KaryaS1
260c Tahun Terbit2017
250 Edisi
LokasiLantai 5 / Annex
300 Deskripsi Fisikxix, 101 hlm, llh 30 cm
082 No. PanggilS-9372
003 BarcodeS-9372
700y Promotor/PembimbingFitria, Laila
Entri Tamb. Penguji
041 Kode Bahasaind

File Digital: 2 

Shelf
 Irwan Agus Timur Ginting-Skripsi-FKM-Naskah Ringkas-2017.docx ::
 Irwan Agus Timur Ginting-Skripsi-FKM-Full Text-2017.pdf ::
 
Catatan: Hanya file pdf yang dapat dibaca online
Menu Anggota Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan Lokasi
S-9372 S-9372 TERSEDIA Lantai 5 / Annex
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 127762

Sampul

cover

Lihat juga:

:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive