Abstrak
Penelitian ini merupakan studi eksperimental yang bertujuan untuk menilai pengaruh pemberian makanan sebelum latihan dengan indeks glikemik berbeda terhadap peningkatan laktat sebagai indikator kelelahan atlet. Data yang dikumpulkan meliputi karateristik responden berdasarkan data demografi (umur), antropometri (berat badan, tinggi badan, IMT, persen lemak tubuh), asupan makan, aktivitas fisik, dan kadar laktat darah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan jenis studi repeated measures design yang melibatkan 1 kelompok subjek berisi 7 orang. Pada perlakuan tahap 1 responden diberikan makanan dengan indeks glikemik rendah 90 menit sebelum latihan, setelah itu ada masa wash out 1 minggu, kemudian tahap kedua diberikan makanan indeks glikemik tinggi 90 menit sebelum latihan. Sebelum makan, 90 menit sesudah makan, dan setelah latihan diukur kadar laktatnya. Tidak terdapat perbedaan bermakna antara peningkatan kadar laktat pada perlakuan 1 maupun 2 (p> 0,05), namun terdapat kecenderungan peningkatan laktat pada perlakuan 1 cenderung lebih kecil daripada peningkatan laktat pada perlakuan 2. Makanan dengan indeks glikemik rendah dapat dijadikan pilihan sebelum latihan karena terdapat kecenderungan peningkatan laktat menjadi lebih kecil. Diperlukan penelitian selanjutnya untuk mengetahui efek dari indeks glikemik berbeda yang dapat menunjukan adanya perbedaan bermakna. Kata kunci : Kelelahan, kadar laktat, indeks glikemik, atlet, repeated measures design This research, an experimental study aims to identify the effect of pre-exercise meal that contain a different kind of glycemic index toward the blood lactate level as an indicator of fatigue in athlete. The data collected were age, anthropomethry (weight, height, body mass index, percentage of fat), food intake, physical activity, and blood lactate level. This research using repeated mesuares design involving 1 group of 7 male subject who received two different intervention. In the first stage of intervension respondents were given food with a low glycemic index 90 minutes before exercise, then there was a wash out period in one week, after that in the second stage of intervention respondents were given a high glycemic index food 90 minutes before exercise. There was no significant difference between lactate elevated levels in treatment 1 and 2 (p> 0.05), but there was a tendency that increasement of lactate in treatment 1 to be less than lactate increase in treatment 2. Foods with low glycemic index could be used before exercise because there was a tendency to increase lactate level be smaller than intervention 2. Further research is needed to investigate the effects of different glycemic indexes that may indicate significant differences. Keywords : Fatigue, blood lactate level, glycemic index, athlete, repeated measures design
Metadata
| Jenis Koleksi : | S1 - Skripsi |
| No. Panggil : | S-9514 |
| Pengarang : |
|
| Nama badan : | Universitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Gizi |
| Program Studi/Peminatan : | Gizi |
| Promotor/Pembimbing : |
|
| Ko-Promotor/Penguji : |
|
| Subjek : | |
| Penerbitan : | Depok : FKM-UI, 2017 |
| 338 tipe carrier | |
| 650 Subyek | Gizi |
| 504 Catatan Bibliografi | |
| NPM | 1306375134 |
| 856 Lokasi File Elektronik | |
| 526 Program Studi/Peminatan | Gizi |
| Penerbit dan Distribusi | |
| 100 Pengarang Utama | Setiaji, Rahmandhita Rahma |
| 260a Kota Terbit | Depok |
| abstrak | Penelitian ini merupakan studi eksperimental yang bertujuan untuk menilai pengaruh pemberian makanan sebelum latihan dengan indeks glikemik berbeda terhadap peningkatan laktat sebagai indikator kelelahan atlet. Data yang dikumpulkan meliputi karateristik responden berdasarkan data demografi (umur), antropometri (berat badan, tinggi badan, IMT, persen lemak tubuh), asupan makan, aktivitas fisik, dan kadar laktat darah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan jenis studi repeated measures design yang melibatkan 1 kelompok subjek berisi 7 orang. Pada perlakuan tahap 1 responden diberikan makanan dengan indeks glikemik rendah 90 menit sebelum latihan, setelah itu ada masa wash out 1 minggu, kemudian tahap kedua diberikan makanan indeks glikemik tinggi 90 menit sebelum latihan. Sebelum makan, 90 menit sesudah makan, dan setelah latihan diukur kadar laktatnya. Tidak terdapat perbedaan bermakna antara peningkatan kadar laktat pada perlakuan 1 maupun 2 (p> 0,05), namun terdapat kecenderungan peningkatan laktat pada perlakuan 1 cenderung lebih kecil daripada peningkatan laktat pada perlakuan 2. Makanan dengan indeks glikemik rendah dapat dijadikan pilihan sebelum latihan karena terdapat kecenderungan peningkatan laktat menjadi lebih kecil. Diperlukan penelitian selanjutnya untuk mengetahui efek dari indeks glikemik berbeda yang dapat menunjukan adanya perbedaan bermakna. Kata kunci : Kelelahan, kadar laktat, indeks glikemik, atlet, repeated measures design This research, an experimental study aims to identify the effect of pre-exercise meal that contain a different kind of glycemic index toward the blood lactate level as an indicator of fatigue in athlete. The data collected were age, anthropomethry (weight, height, body mass index, percentage of fat), food intake, physical activity, and blood lactate level. This research using repeated mesuares design involving 1 group of 7 male subject who received two different intervention. In the first stage of intervension respondents were given food with a low glycemic index 90 minutes before exercise, then there was a wash out period in one week, after that in the second stage of intervention respondents were given a high glycemic index food 90 minutes before exercise. There was no significant difference between lactate elevated levels in treatment 1 and 2 (p> 0.05), but there was a tendency that increasement of lactate in treatment 1 to be less than lactate increase in treatment 2. Foods with low glycemic index could be used before exercise because there was a tendency to increase lactate level be smaller than intervention 2. Further research is needed to investigate the effects of different glycemic indexes that may indicate significant differences. Keywords : Fatigue, blood lactate level, glycemic index, athlete, repeated measures design |
| 260b Penerbit | FKM-UI |
| Tanggal | 20170727 |
| 700z Co-Promotor/Penguji | Utari, Diah Mulyawati; Kuswari, Mury |
| Kata Kunci | Kelelahan; kadar laktat; indeks glikemik; atlet; repeated measures design; fatigue; blood lactate level; glycemic index; athlete ; repeated measures design |
| 000 Hak Akses | membership |
| 700 Pengarang Tambahan | |
| 850 Badan Pemilik | Pusinfokesmas FKM UI |
| 004 Nomor Induk | 247/17 |
| 245c Pertanggungjawaban | Setiaji, Rahmandhita Rahma; Pembimbing: Engkus Kusdinar Achmad; Penguji: Diah Mulyawati Utari, Mury Kuswari, |
| 245 Judul | Pengaruh makanan indeks glikemik sebelum latihan terhadap kadar laktat sebagai indikator kelelahan atlet dayung nasional putra di pelatnas dayung Pangalengan Jawa barat tahun 2017 |
| 710 Entri Tambahan Nama Badan | Universitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Gizi |
| Jenis Karya | S1 |
| 260c Tahun Terbit | 2017 |
| 250 Edisi | |
| Lokasi | Lantai 5 / Annex |
| 300 Deskripsi Fisik | xv, 66 hlm, llh 30 cm |
| 082 No. Panggil | S-9514 |
| 003 Barcode | S-9514 |
| 700y Promotor/Pembimbing | Achmad, Kusdinar |
| Entri Tamb. Penguji | |
| 041 Kode Bahasa | ind |
File Digital: 2Catatan: Hanya file pdf yang dapat dibaca online
Menu Anggota Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
|
| No. Panggil | No. Barkod | Ketersediaan | Lokasi |
|---|---|---|---|
| S-9514 | S-9514 | TERSEDIA | Lantai 5 / Annex |
| Ulasan: |
| Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 127904 |
