S2 - Tesis

Hubungan pemanfaatan dana bantuan operasional kesehatan (BOK) dengan peningkatan cakupan kunjungan antenatal K4 di puskesmas kota Serang tahun 2014-2016

Siti Nurul Laeliyah; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Pujiyanto, Wahyu Sulistiadi, Toyalis, Tata (FKM UI, 2017)
Administrasi dan Kebijakan Kesehatan
1506786996
Ilmu Kesehatan Masyarakat
Laeliyah, Siti Nurul
Depok
Realisasi dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Puskesmas Kota Serang dari tahun 2014-2016 selalu mencapai 100% setiap tahun dan 30% digunakan untuk kegiatan KIA. Namun, capaian cakupan pelayanan kesehatan ibu dan anak khususnya kunjungan antenatal K4 menunjukkan penurunan dan belum mencapai target (75%). Penelitian kualitatif ini dilakukan di Dinas Kesehatan, 2 (dua) Puskesmas dengan cakupan K4 tinggi dan 2 (dua) Puskesmas dengan cakupan K4 rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesmas kekurangan sumber daya manusia dan sarana prasarana untuk program KIA, dana operasional untuk kegiatan preventif dan promotif hanya mengandalkan dana BOK, pengawasan pencatatan pelaporan bidan masih lemah, serta frekuensi pergantian kader yang relatif tinggi. Kata Kunci: Bantuan Operasional Kesehatan, Puskesmas, Kunjungan Antenatal K4 The Health Operational Aid Fund (BOK) has been 100% absorped during 2014- 2016 in health centers in Serang city. Out of the total fund, 30% has been used for KIA program activities. However, coverage of maternal and child health services especially K4 antenatal visit tend to decrease and has not reached the target (75%). This qualitative research was conducted in District Health Office, 2 (two) health centers with high K4 coverage and 2 (two) Puskesmas with low K4 coverage. The result showed that Puskesmas has shortage in human resources and infrastructure facilities for KIA program, while funding to support preventive and promotive activities was only rely on BOK funds. In addition, midwife reporting was found insufficient, and high turn over of cadres has lead to poor performance. Key words : community health centre, health operational fund, K4 antenatal visit
FKM UI
20170803
Pujiyanto; Sulistiadi, Wahyu; Toyalis; Tata
membership
Bantuan operasional kesehatan; puskesmas; kunjungan antenatal K4; community health centre; health operational fund; K4 antenatal visit
Pusinfokesmas FKM UI
252/17
Siti Nurul Laeliyah; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Pujiyanto, Wahyu Sulistiadi, Toyalis, Tata
Hubungan pemanfaatan dana bantuan operasional kesehatan (BOK) dengan peningkatan cakupan kunjungan antenatal K4 di puskesmas kota Serang tahun 2014-2016
Universitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan
S2
2017
Lantai 5 / Annex
xiv, 120 hlm. il; 30 cm
T-5002
T-5002
Nadjib, Mardiati
ind

Abstrak

Realisasi dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Puskesmas Kota Serang dari tahun 2014-2016 selalu mencapai 100% setiap tahun dan 30% digunakan untuk kegiatan KIA. Namun, capaian cakupan pelayanan kesehatan ibu dan anak khususnya kunjungan antenatal K4 menunjukkan penurunan dan belum mencapai target (75%). Penelitian kualitatif ini dilakukan di Dinas Kesehatan, 2 (dua) Puskesmas dengan cakupan K4 tinggi dan 2 (dua) Puskesmas dengan cakupan K4 rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesmas kekurangan sumber daya manusia dan sarana prasarana untuk program KIA, dana operasional untuk kegiatan preventif dan promotif hanya mengandalkan dana BOK, pengawasan pencatatan pelaporan bidan masih lemah, serta frekuensi pergantian kader yang relatif tinggi. Kata Kunci: Bantuan Operasional Kesehatan, Puskesmas, Kunjungan Antenatal K4 The Health Operational Aid Fund (BOK) has been 100% absorped during 2014- 2016 in health centers in Serang city. Out of the total fund, 30% has been used for KIA program activities. However, coverage of maternal and child health services especially K4 antenatal visit tend to decrease and has not reached the target (75%). This qualitative research was conducted in District Health Office, 2 (two) health centers with high K4 coverage and 2 (two) Puskesmas with low K4 coverage. The result showed that Puskesmas has shortage in human resources and infrastructure facilities for KIA program, while funding to support preventive and promotive activities was only rely on BOK funds. In addition, midwife reporting was found insufficient, and high turn over of cadres has lead to poor performance. Key words : community health centre, health operational fund, K4 antenatal visit

Metadata

Jenis Koleksi : S2 - Tesis
No. Panggil : T-5002
Pengarang :
Nama badan : Universitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan
Program Studi/Peminatan : Ilmu Kesehatan Masyarakat
Promotor/Pembimbing :
Ko-Promotor/Penguji :
Subjek :
Penerbitan : Depok : FKM UI, 2017
338 tipe carrier
650 SubyekAdministrasi dan Kebijakan Kesehatan
504 Catatan Bibliografi
NPM1506786996
440 Catatan Seri
856 Lokasi File Elektronik
526 Program Studi/PeminatanIlmu Kesehatan Masyarakat
Penerbit dan Distribusi
100 Pengarang UtamaLaeliyah, Siti Nurul
260a Kota TerbitDepok
abstrakRealisasi dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Puskesmas Kota Serang dari tahun 2014-2016 selalu mencapai 100% setiap tahun dan 30% digunakan untuk kegiatan KIA. Namun, capaian cakupan pelayanan kesehatan ibu dan anak khususnya kunjungan antenatal K4 menunjukkan penurunan dan belum mencapai target (75%). Penelitian kualitatif ini dilakukan di Dinas Kesehatan, 2 (dua) Puskesmas dengan cakupan K4 tinggi dan 2 (dua) Puskesmas dengan cakupan K4 rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesmas kekurangan sumber daya manusia dan sarana prasarana untuk program KIA, dana operasional untuk kegiatan preventif dan promotif hanya mengandalkan dana BOK, pengawasan pencatatan pelaporan bidan masih lemah, serta frekuensi pergantian kader yang relatif tinggi. Kata Kunci: Bantuan Operasional Kesehatan, Puskesmas, Kunjungan Antenatal K4 The Health Operational Aid Fund (BOK) has been 100% absorped during 2014- 2016 in health centers in Serang city. Out of the total fund, 30% has been used for KIA program activities. However, coverage of maternal and child health services especially K4 antenatal visit tend to decrease and has not reached the target (75%). This qualitative research was conducted in District Health Office, 2 (two) health centers with high K4 coverage and 2 (two) Puskesmas with low K4 coverage. The result showed that Puskesmas has shortage in human resources and infrastructure facilities for KIA program, while funding to support preventive and promotive activities was only rely on BOK funds. In addition, midwife reporting was found insufficient, and high turn over of cadres has lead to poor performance. Key words : community health centre, health operational fund, K4 antenatal visit
260b PenerbitFKM UI
Tanggal20170803
700z Co-Promotor/PengujiPujiyanto; Sulistiadi, Wahyu; Toyalis; Tata
000 Hak Aksesmembership
Kata KunciBantuan operasional kesehatan; puskesmas; kunjungan antenatal K4; community health centre; health operational fund; K4 antenatal visit
700 Pengarang Tambahan
850 Badan PemilikPusinfokesmas FKM UI
004 Nomor Induk252/17
245c PertanggungjawabanSiti Nurul Laeliyah; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Pujiyanto, Wahyu Sulistiadi, Toyalis, Tata
245 JudulHubungan pemanfaatan dana bantuan operasional kesehatan (BOK) dengan peningkatan cakupan kunjungan antenatal K4 di puskesmas kota Serang tahun 2014-2016
710 Entri Tambahan Nama BadanUniversitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan
Jenis KaryaS2
260c Tahun Terbit2017
250 Edisi
LokasiLantai 5 / Annex
300 Deskripsi Fisikxiv, 120 hlm. il; 30 cm
082 No. PanggilT-5002
003 BarcodeT-5002
700y Promotor/PembimbingNadjib, Mardiati
041 Kode Bahasaind

File Digital: 1 

Shelf
 digital_2017-9_128120-Siti Nurul Laeliyah-Tesis-Fulltext-FKM-2017.pdf ::
 
Catatan: Hanya file pdf yang dapat dibaca online
Menu Anggota Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan Lokasi
T-5002 T-5002 TERSEDIA Lantai 5 / Annex
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 128120

Sampul

cover

Lihat juga:

:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive