Dalam situasi pandemi COVID-19, komunikasi risiko yang berkaitan denganpencegahan dan penanganan COVID-19 merupakan hal yang penting disampaikan secaraberkesinambungan melalui media massa yang mudah diakses oleh publik. Penelitian inibertujuan untuk mendapatkan gambaran komunikasi risiko dalam berita tentang COVID-19 yang dipublikasi oleh detik.com dan kompas.com. Penelitian ini menggunakan metodeanalisis isi artikel berita dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dalam ilmu komunikasi.Adapun artikel berita yang menjadi data untuk penelitian ini diambil dari tanggal 2 Maret2020 sampai 30 April 2020 dengan metode pengambilan sampel secara acak stratifikasiproporsional. Dari 212 artikel berita di detik.com dan 166 artikel berita di kompas.comdidapatkan bahwa sebagian kecil artikel berita memuat informasi mengenai ukuranepidemiologi, sifat penyakit, cara penanganan, dampak non-kesehatan dari COVID-19,dan kritik terhadap kebijakan pemerintah. Hampir setengah artikel berita memuatinformasi mengenai kebijakan pemerintah daerah maupun pusat, serta sebagian besarberita pada kedua media daring tersebut memuat informasi mengenai carapencegahan. Adapun sumber informasi yang dimuat di dalam artikel berita dari keduamedia sebagian besar berasal dari institusi. Sementara jenis pesan yang paling banyakdimuat dalam artikel berita dari kedua media adalah pesan yang mengandung ancaman.Kedua media berbeda dalam penggunaan deskripsi bukti, dimana detik.com lebih seringmenggunakan bentuk naratif (studi kasus), sedangkan kompas.com lebih seringmenggunakan bentuk kombinasi antara angka, data statistik dan naratif. Media daringdisarankan lebih banyak memuat pesan efikasi yang dapat membantu publik melewatisituasi pandemi.Kata kunci: COVID-19, berita daring, komunikasi risiko, pandemi.