S1 - Skripsi

Hubungan Status Gizi, Pendidikan Ibu, Dan Faktor Lainnya Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Usia 15-18 Tahun Di Indonesia (Analisis Data RISKESDAS 2018)

Farah Farhanah; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Andri Mursita (FKM-UI, 2020)
Gizi
1606828614
Gizi
Farhanah, Farah rsita
Depok
Anemia merupakan salah satu penyebab dari sebagian permasalahan gizi di seluruh dunia,terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Menurut data Riskesdas,prevalensi kejadian anemia pada remaja putri di Indonesia sebesar 11,7% pada tahun 2007dan meningkat menjadi 22,7% pada tahun 2013. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putriusia 15-18 tahun di Indonesia. Penelitian ini menggunakan studi cross-sectional yangmenggunakan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018. Sampel padapenelitian ini adalah seluruh remaja putri yang berusia 15-18 tahun. Jumlah sampelpenelitian sebanyak 1113 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensikejadian anemia pada remaja putri usia 15-18 tahun di Indonesia pada tahun 2018 sebesar28,4%. Hasil uji statistik menunjukkan hubungan yang signifikan antara status gizidengan kejadian anemia (p=0,030). Namun tidak terdapat hubungan yang signifikanantara konsumsi TTD, daerah tempat tinggal, paparan asap rokok, status pekerjaan ayah,pendidikan ibu, pendidikan remaja, dan jumlah anggota keluarga.Kata kunci:Anemia, Remaja Putri, Status Gizi.
FKM-UI
20201223
Djokosujono, Kusharisupeni; Mursita, Andri
Anemia, Remaja Putri, Status Gizi
membership
Pusinfokesmas FKM UI
285/20
Farah Farhanah; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Andri Mursita
Hubungan Status Gizi, Pendidikan Ibu, Dan Faktor Lainnya Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Usia 15-18 Tahun Di Indonesia (Analisis Data RISKESDAS 2018)
Universitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Gizi
S1
2020
Lantai 5 /Annex
xvii, 95 hlm.; 30 cm
S-10509
S-10509
Setiarini, Asih
ind

Abstrak

Anemia merupakan salah satu penyebab dari sebagian permasalahan gizi di seluruh dunia,terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Menurut data Riskesdas,prevalensi kejadian anemia pada remaja putri di Indonesia sebesar 11,7% pada tahun 2007dan meningkat menjadi 22,7% pada tahun 2013. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putriusia 15-18 tahun di Indonesia. Penelitian ini menggunakan studi cross-sectional yangmenggunakan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018. Sampel padapenelitian ini adalah seluruh remaja putri yang berusia 15-18 tahun. Jumlah sampelpenelitian sebanyak 1113 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensikejadian anemia pada remaja putri usia 15-18 tahun di Indonesia pada tahun 2018 sebesar28,4%. Hasil uji statistik menunjukkan hubungan yang signifikan antara status gizidengan kejadian anemia (p=0,030). Namun tidak terdapat hubungan yang signifikanantara konsumsi TTD, daerah tempat tinggal, paparan asap rokok, status pekerjaan ayah,pendidikan ibu, pendidikan remaja, dan jumlah anggota keluarga.Kata kunci:Anemia, Remaja Putri, Status Gizi.

Metadata

Jenis Koleksi : S1 - Skripsi
No. Panggil : S-10509
Pengarang :
Nama badan : Universitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Gizi
Program Studi/Peminatan : Gizi
Promotor/Pembimbing :
Ko-Promotor/Penguji :
Subjek :
Penerbitan : Depok : FKM-UI, 2020
338 tipe carrier
650 SubyekGizi
504 Catatan Bibliografi
NPM1606828614
856 Lokasi File Elektronik
526 Program Studi/PeminatanGizi
Penerbit dan Distribusi
100 Pengarang UtamaFarhanah, Farah rsita
260a Kota TerbitDepok
abstrakAnemia merupakan salah satu penyebab dari sebagian permasalahan gizi di seluruh dunia,terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Menurut data Riskesdas,prevalensi kejadian anemia pada remaja putri di Indonesia sebesar 11,7% pada tahun 2007dan meningkat menjadi 22,7% pada tahun 2013. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putriusia 15-18 tahun di Indonesia. Penelitian ini menggunakan studi cross-sectional yangmenggunakan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018. Sampel padapenelitian ini adalah seluruh remaja putri yang berusia 15-18 tahun. Jumlah sampelpenelitian sebanyak 1113 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensikejadian anemia pada remaja putri usia 15-18 tahun di Indonesia pada tahun 2018 sebesar28,4%. Hasil uji statistik menunjukkan hubungan yang signifikan antara status gizidengan kejadian anemia (p=0,030). Namun tidak terdapat hubungan yang signifikanantara konsumsi TTD, daerah tempat tinggal, paparan asap rokok, status pekerjaan ayah,pendidikan ibu, pendidikan remaja, dan jumlah anggota keluarga.Kata kunci:Anemia, Remaja Putri, Status Gizi.
260b PenerbitFKM-UI
Tanggal20201223
700z Co-Promotor/PengujiDjokosujono, Kusharisupeni; Mursita, Andri
Kata KunciAnemia, Remaja Putri, Status Gizi
000 Hak Aksesmembership
700 Pengarang Tambahan
850 Badan PemilikPusinfokesmas FKM UI
004 Nomor Induk285/20
245c PertanggungjawabanFarah Farhanah; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Andri Mursita
245 JudulHubungan Status Gizi, Pendidikan Ibu, Dan Faktor Lainnya Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Usia 15-18 Tahun Di Indonesia (Analisis Data RISKESDAS 2018)
710 Entri Tambahan Nama BadanUniversitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Gizi
Jenis KaryaS1
260c Tahun Terbit2020
250 Edisi
LokasiLantai 5 /Annex
300 Deskripsi Fisikxvii, 95 hlm.; 30 cm
082 No. PanggilS-10509
003 BarcodeS-10509
700y Promotor/PembimbingSetiarini, Asih
Entri Tamb. Penguji
041 Kode Bahasaind

File Digital: 2 

Shelf
 Farah Farhanah-Gizi-Naskah Ringkas-2020 - Farah Farhanah.docx ::
 Farah Farhanah-FKMUI-Fulltext-2020.pdf ::
 
Catatan: Hanya file pdf yang dapat dibaca online
Menu Anggota Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan Lokasi
S-10509 S-10509 TERSEDIA Lantai 5 /Annex
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 134214

Sampul

cover

Lihat juga:

:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive