S3 - Disertasi

Kajian Implementasi Pelayanan Antenatal Terpadu dan Perancangan Model Monitoring Berbasis Teknologi informasi di Puskesmas Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten

Sandra; Promotor: Meiwita Budiharsana; Kopromotor: Tris Eryando, Achmad Nizar Hidayanto; Penguji: Endang L. Achadi, Kemal Nazaruddin Siregar, Evi Martha, Ing. Adang Suhendra, Hosizah Markam (FKM-UI, 2020)

Abstrak

Pelayanan ibu hamil yang sesuai standar di Indonesia hanya sekitar 19%. Penelitian ini untuk mengevaluasi pelaksanaan pelayanan antenatal terpadu di Puskesmas perkotaan di wilayah Kota Tangerang Selatan. Analisis dilakukan melalui kualitas dokumentasi pelayanan antenatal atau antenatal care (ANC) di Puskesmas serta alternatif solusi perbaikan kualitas ANC melalui model monitoring pelayanan antenatal berbasis teknologi informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan mengambil pemberi layanan antenatal serta penerima layanan antenatal di Puskesmas wilayah Kota Tangerang Selatan. Penelitian menunjukkan bahwa kualitas pencatatan masih kurang lengkap. Permasalahan utama dari kurangnya kualitas tersebut adalah beragamnya dokumentasi yang harus diisi secara manual oleh Bidan. Survei terhadap penerima pelayanan yaitu ibu hamil, menunjukkan bahwa ketepatan waktu kedatangan ibu di Puskesmas dipengaruhi oleh faktor sosial seperti: status pekerjaan, penghasilan, mengetahui alasan kedatangan ANC, adanya penjelasan diagnosis, dan jenis pencatatan jadwal ANC. Sedangkan faktor yang mempengaruhi pelayanan sesuai standar adalah pendidikan, status pekerjaan, dukungan komunitas (kader) dan dukungan dari Bidan. Hasil ini merekomendasikan penggunaan teknologi informasi dalam pelaksanaan monitoring pelayanan antenatal terpadu direkomendasikan agar meningkatkan efektifitas dan efisiensi pekerjaan yang dijalankan saat ini. Hasil penelitian ini memberikan informasi tentang aspek sosial dan teknikal yang mempengaruhi kesiapan Puskesmas dalam mengadopsi Sistem Teknologi Informasi. Mayoritas Bidan dan Kader di Puskesmas wilayah Kota Tangerang Selatan telah siap untuk menggunakan sistem monitoring pelayanan antenatal berbasis teknologi informasi. Sementara dari hasil pengujian keberpakaian menggunakan metode System Usability Scale terhadap desain sistem monitoring dan registrasi ibu hamil (SIMORI) memperlihatkan bahwa desain tersebut dapat diterima oleh pengguna. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model monitoring antenatal care terpadu berbasis Teknologi Informasi seperti sistem monitoring dan registrasi ibu hamil (SIMORI) yang di desain sesuai kebutuhan pengguna. Sistem ini direkomendasikan untuk mengintegrasikan proses pelayanan antenatal, mempermudah proses monitoring standar pelayanan antenatal di Puskesmas, dan pemantauan sendiri oleh ibu hamil.

Metadata

Jenis Koleksi : S3 - Disertasi
No. Panggil : D-427
Pengarang :
Nama badan : Universitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Biostatistik
Program Studi/Peminatan : Biostatistik
Promotor/Pembimbing :
Ko-Promotor/Penguji :
Subjek :
Penerbitan : Depok : FKM-UI, 2020
Kode Bahasa : ind
Tipe Carrier :
Deskripsi Fisik : xxi, 188 hlm. Il; 30 cm
Departemen-Jurusan : Biostatistik
Kata Kunci : Pelayanan Antenatal Terpadu, Standar Pelayanan Minimal, Sistem Monitoring dan Registrasi Ibu Hamil
Lembaga Pemilik : Pusinfokesmas FKM UI

File Digital: 2 

Shelf
 Sandra-Disertasi-FKM-Full Text-2020.pdf ::
 Sandra-Disertasi-FKM-Naskah Ringkas-2020.docx ::
 
Catatan: Hanya file pdf yang dapat dibaca online
Menu Anggota Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan Lokasi
D-427 D-427 TERSEDIA Lantai 5 / Annex
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 134437

Sampul

cover

Lihat juga:

:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive