S1 - Skripsi

Faktor Praktik Pengasuhan Makanan dan Faktor Lainnya yang Berhubungan dengan Konsumsi Buah dan Sayur Siswa SMAN 37 Jakarta

Gina Amalia Chaerunnisa; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Siti Arifah Pujonarti, Salimar (FKMUI, 2022)
Gizi
1806199070
Chaerunnisa, Gina Amalia
Depok
Peningkatan risiko terjadinya penyakit tidak menular masih menjadi permasalahan di Indonesia, yang salah satu sebab nya karena kurang konsumsi buah dan sayur. Data yang ada menunjukkan bahwa meskipun buah dan sayuran memiliki efek perlindungan/protektif namun konsumsi rata-rata buah dan sayur masih di bawah asupan yang dianjurkan, terlebih pada remaja yang seharusnya mengonsumsi lebih banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsumsi buah dan sayur dan mengetahui faktor praktik pengasuhan makanan dan faktor lainnya yang berhubungan dengan konsumsi buah dan sayur pada siswa/i SMAN 37 Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi cross-sectional yang dilakukan pada 160 siswa/i dengan metode simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dan formulir food record secara mandiri oleh responden yang dipantau secara daring pada bulan Juli-Agustus 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 88,8 persen responden masih kurang konsumsi buah dan sayur ( The increased risk of non-communicable diseases is still a problem in Indonesia, one of which is the lack of fruit and vegetable consumption. Available data show that although fruits and vegetables have a protective/protective effect, the average consumption of fruits and vegetables is still below the recommended intake, especially in adolescents who should consume more. This study aims to determine the description of fruit and vegetable consumption and to determine the factors of food parenting practices and other factors related to fruit and vegetable consumption in students of SMAN 37 Jakarta. This study uses a quantitative method with a cross-sectional study design conducted on 160 students with a simple random sampling method. Data was collected by filling out questionnaires and food record forms independently by respondents who were monitored online from July-August 2022. The results showed that 88.8 percent of respondents still consumed less fruit and vegetables (<400 grams/day). The bivariate results showed that there was a significant relationship between a mother's working status and parents' fruit and vegetable intake and fruit and vegetable consumption. It is recommended to provide nutrition education to adolescents and parents regarding knowledge related to the recommended consumption of fruits and vegetables, and the benefits and impacts of insufficient consumption of fruits and vegetables.
FKMUI
20230405
Pujonarti, Siti Arifah; Salimar
Remaja, Konsumsi Buah dan Sayur, Praktik Pengasuhan Makanan, Siswa SMA
Pusinfokesmas FKM UI
182/22
Gina Amalia Chaerunnisa; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Siti Arifah Pujonarti, Salimar
Faktor Praktik Pengasuhan Makanan dan Faktor Lainnya yang Berhubungan dengan Konsumsi Buah dan Sayur Siswa SMAN 37 Jakarta
2022
S1
File Only
Lantai 5 / Annex
xviii, 184 hlm.; 30 cm
S-11008
S-11008
Triyanti
ind

Abstrak

Peningkatan risiko terjadinya penyakit tidak menular masih menjadi permasalahan di Indonesia, yang salah satu sebab nya karena kurang konsumsi buah dan sayur. Data yang ada menunjukkan bahwa meskipun buah dan sayuran memiliki efek perlindungan/protektif namun konsumsi rata-rata buah dan sayur masih di bawah asupan yang dianjurkan, terlebih pada remaja yang seharusnya mengonsumsi lebih banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsumsi buah dan sayur dan mengetahui faktor praktik pengasuhan makanan dan faktor lainnya yang berhubungan dengan konsumsi buah dan sayur pada siswa/i SMAN 37 Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi cross-sectional yang dilakukan pada 160 siswa/i dengan metode simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dan formulir food record secara mandiri oleh responden yang dipantau secara daring pada bulan Juli-Agustus 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 88,8 persen responden masih kurang konsumsi buah dan sayur ( The increased risk of non-communicable diseases is still a problem in Indonesia, one of which is the lack of fruit and vegetable consumption. Available data show that although fruits and vegetables have a protective/protective effect, the average consumption of fruits and vegetables is still below the recommended intake, especially in adolescents who should consume more. This study aims to determine the description of fruit and vegetable consumption and to determine the factors of food parenting practices and other factors related to fruit and vegetable consumption in students of SMAN 37 Jakarta. This study uses a quantitative method with a cross-sectional study design conducted on 160 students with a simple random sampling method. Data was collected by filling out questionnaires and food record forms independently by respondents who were monitored online from July-August 2022. The results showed that 88.8 percent of respondents still consumed less fruit and vegetables (<400 grams/day). The bivariate results showed that there was a significant relationship between a mother's working status and parents' fruit and vegetable intake and fruit and vegetable consumption. It is recommended to provide nutrition education to adolescents and parents regarding knowledge related to the recommended consumption of fruits and vegetables, and the benefits and impacts of insufficient consumption of fruits and vegetables.

Metadata

Jenis Koleksi : S1 - Skripsi
No. Panggil : S-11008
Pengarang :
Promotor/Pembimbing :
Ko-Promotor/Penguji :
Subjek :
Penerbitan : Depok : FKMUI, 2022
Edisi : File Only
650 SubyekGizi
504 Catatan Bibliografi
NPM1806199070
Penerbit dan Distribusi
100 Pengarang UtamaChaerunnisa, Gina Amalia
260a Kota TerbitDepok
abstrakPeningkatan risiko terjadinya penyakit tidak menular masih menjadi permasalahan di Indonesia, yang salah satu sebab nya karena kurang konsumsi buah dan sayur. Data yang ada menunjukkan bahwa meskipun buah dan sayuran memiliki efek perlindungan/protektif namun konsumsi rata-rata buah dan sayur masih di bawah asupan yang dianjurkan, terlebih pada remaja yang seharusnya mengonsumsi lebih banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsumsi buah dan sayur dan mengetahui faktor praktik pengasuhan makanan dan faktor lainnya yang berhubungan dengan konsumsi buah dan sayur pada siswa/i SMAN 37 Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi cross-sectional yang dilakukan pada 160 siswa/i dengan metode simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dan formulir food record secara mandiri oleh responden yang dipantau secara daring pada bulan Juli-Agustus 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 88,8 persen responden masih kurang konsumsi buah dan sayur ( The increased risk of non-communicable diseases is still a problem in Indonesia, one of which is the lack of fruit and vegetable consumption. Available data show that although fruits and vegetables have a protective/protective effect, the average consumption of fruits and vegetables is still below the recommended intake, especially in adolescents who should consume more. This study aims to determine the description of fruit and vegetable consumption and to determine the factors of food parenting practices and other factors related to fruit and vegetable consumption in students of SMAN 37 Jakarta. This study uses a quantitative method with a cross-sectional study design conducted on 160 students with a simple random sampling method. Data was collected by filling out questionnaires and food record forms independently by respondents who were monitored online from July-August 2022. The results showed that 88.8 percent of respondents still consumed less fruit and vegetables (<400 grams/day). The bivariate results showed that there was a significant relationship between a mother's working status and parents' fruit and vegetable intake and fruit and vegetable consumption. It is recommended to provide nutrition education to adolescents and parents regarding knowledge related to the recommended consumption of fruits and vegetables, and the benefits and impacts of insufficient consumption of fruits and vegetables.
260b PenerbitFKMUI
Tanggal20230405
700z Co-Promotor/PengujiPujonarti, Siti Arifah; Salimar
000 Hak Akses
Kata KunciRemaja, Konsumsi Buah dan Sayur, Praktik Pengasuhan Makanan, Siswa SMA
700 Pengarang Tambahan
850 Badan PemilikPusinfokesmas FKM UI
004 Nomor Induk182/22
245c PertanggungjawabanGina Amalia Chaerunnisa; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Siti Arifah Pujonarti, Salimar
245 JudulFaktor Praktik Pengasuhan Makanan dan Faktor Lainnya yang Berhubungan dengan Konsumsi Buah dan Sayur Siswa SMAN 37 Jakarta
710 Entri Tambahan Nama Badan
260c Tahun Terbit2022
Jenis KaryaS1
250 EdisiFile Only
LokasiLantai 5 / Annex
300 Deskripsi Fisikxviii, 184 hlm.; 30 cm
082 No. PanggilS-11008
003 BarcodeS-11008
700y Promotor/PembimbingTriyanti
Entri Tamb. Penguji
041 Kode Bahasaind

File Digital: 1 

Shelf
 Gina Amalia Chaerunnisa-Skripsi-FKM-Full Text-2022.pdf ::
 
Catatan: Hanya file pdf yang dapat dibaca online
Menu Anggota Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan Lokasi
S-11008 S-11008 TERSEDIA Lantai 5 / Annex
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 135721

Sampul

cover

Lihat juga:

:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive