S2 - Tesis

Analisis Faktor Lingkungan & Faktor Karakteristik Ibu Yang Berhubungan Dengan Ketidaklengkapan Kunjungan Neonatal Lengkap (KN Lengkap) Di Provinsi Papua & Provinsi Papua Barat (Analisis Data Riskesdas 2018)

Fatimmah Denalian; Pembimbing: Besral; Penguji: Kemal Nazaruddin Siregar, Irwan Panca Wariaseno, Irma Ardiana (FKM UI, 2025)

Abstrak

Abstrak
Setiap tahunya diperkirakan 289.000 ibu dan 2,62 Juta neonatal meninggal di seluruh dunia. Indonesia sendiri menduduki peringkat ke lima sebagai negara di wilayah Asia Tenggara dengan tingkat kematian neonatal dengan 11.7 kematian per 1000 kelahiran. Penyebab utamanya adalah BBLR, Afiksia, dan infeksi. Upaya pemerintah Indonesia dalam mengurangi kematian neonatal adalah salah satunya dengan cakupan kunjungan neonatal ke pelayanan kesehatan. Namun cakupan kunjungan neonatal belum mampu mencapai target RENSTRA (88 %). Berdasarkan Riskesdas 2018 Provinsi Papua (19.2 %) dan Provinsi Papua Barat (14.7 %) merupakan dua provinsi dengan cakupan kunjungan neonatal terendah di Indonesia. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor yang berhubungan dengan ketidaklengkapan kunjungan neonatal di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang untuk menganalisis data Riskesdas 2018 pada 1.956 ibu yang memiliki anak usia 0 – 59 bulan dan dianalisis menggunakan analisis regresi logistic ganda. Hasil dari penelitian ini didapatkan 3 faktor dominan yang berhubungan dengan ketidaklengkapan kunjungan neonatal yaitu penolong persalinan, pendidikan ibu, dan riwayat ANC setelah dikontrol oleh variabel pekerjaan, tempat persalinan, pemanfaatan buku KIA.


Every year an estimated 289,000 mothers and 2.62 million neonatal deaths occur worldwide. Indonesia alone ranks fifth as a country in the Southeast Asian region with a neonatal mortality rate of 11.7 deaths per 1000 births. The main causes are LBW, Afiksia, and infection. The Indonesian government's effort to reduce neonatal mortality is one of them with the coverage of neonatal visits to health services. However, the coverage of neonatal visits has not been able to reach the RENSTRA target (88%). Based on Riskesdas 2018, Papua Province (19.2%) and West Papua Province (14.7%) are the two provinces with the lowest coverage of neonatal visits in Indonesia. Therefore, this study aimed to determine the factors associated with incomplete neonatal visits in Papua and West Papua Provinces. This study used a cross-sectional design to analyze Riskesdas 2018 data on 1,956 mothers with children aged 0 - 59 months and analyzed using multiple logistic regression analysis. The results of this study obtained 3 dominant factors associated with incomplete neonatal visits, namely delivery assistants, maternal education, and ANC history after being controlled by variables of employment, place of delivery, utilization of the MCH book in pregnancy history and in newborn history (AOR = 16.41 95% CI 7.65-35.22). 

Metadata

Jenis Koleksi : S2 - Tesis
No. Panggil : T-7171
Pengarang :
Nama badan : Universitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Kesehatan Reproduksi
Program Studi/Peminatan : Kesehatan Reproduksi
Promotor/Pembimbing :
Ko-Promotor/Penguji :
Subjek :
Penerbitan : Depok : FKM UI, 2025
Kode Bahasa : ind
Tipe Carrier : File Only
Deskripsi Fisik : xv, 136 hlm.; 30 cm
Departemen-Jurusan : Kesehatan Reproduksi
Kata Kunci : Neonatal, Karakteristik Ibu, Rendahnya kunjungan neonatal, Faktor Kunjungan Neonatal, Neonatal, Maternal Characteristics, Low neonatal visits, Neonatal Visit Factors
Lembaga Pemilik : Pusinfokesmas FKM UI

File Digital: 1 

Shelf
 FATIMMAH DENALIAN -Tesis-FKM-Full Text-2025.pdf ::
 
Catatan: Hanya file pdf yang dapat dibaca online
Menu Anggota Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan Lokasi
T-7171 T-7171 TERSEDIA File Only
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 138167

Sampul

cover

Lihat juga:

:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive