Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan sistem informasi elektronik yang bertujuan untuk mengumpulkan, menyimpan, memroses, dan mengakses data catatan medis pasien secara elektronik. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Serpong Utara mulai menerapkan RME sejak Agustus 2023, namun belum semua unit menerapkan RME secara penuh. Untuk meningkatkan penggunaan RME, RSUD Serpong Utara perlu melakukan evaluasi penerapan RME. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan RME di RSUD Serpong Utara berbasiskan model Human, Organization, Technology Fit (HOT-Fit). Penelitian ini mengadopsi metode campuran (mixed method) dengan pendekatan kuantitatif melalui survei kuesioner dengan 131 responden, sementara pendekatan kualitatif melalui wawancara semi terstruktur yang melibatkan 6 informan. Data kuantitatif dianalisis dengan metode partial least square-structural equation modeling (PLS-SEM) sedangkan data kualitatif dianalisis dengan metode analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara teknologi dengan manusia dan organisasi, hubungan yang bermakna antara organisasi dengan manfaat, namun tidak terdapat hubungan yang bermakna antara manusia dengan manfaat. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa penerapan RME di RSUD Serpong Utara masih perlu ditingkatkan agar dapat memaksimalkan manfaat yang diperoleh dengan memperhatikan aspek manusia seperti penguatan pelatihan dan tenaga ahli, aspek teknologi seperti perbaikan pada dukungan teknis, serta aspek organisasi seperti fasilitas pendukung RME.
Electronic Medical Records (EMDR) is an electronic information system that aims to collect, store, process, and access patient medical record data electronically. Serpong Utara Regional General Hospital (RSUD) has started implementing EMR since August 2023, but not all units have fully implemented EMR. To increase the use of EMR, RSUD Serpong Utara needs to evaluate the implementation of EMR. This study aims to evaluate the implementation of EMR at RSUD Serpong Utara based on the Human, Organization, Technology Fit (HOT-Fit) model. This study adopted a mixed method with a quantitative approach through a questionnaire survey with 131 respondents, while a qualitative approach through semi-structured interviews involving 6 informants. Quantitative data were analyzed using the partial least square-structural equation modeling (PLS-SEM) method while qualitative data were analyzed using the thematic analysis method. The results of the study showed that there was a meaningful relationship between technology and humans and organizations, a meaningful relationship between organizations and benefits, but there was no meaningful relationship between humans and benefits. This study implies that the implementation of RME at RSUD Serpong Utara still needs to be improved in order to maximize the benefits obtained by paying attention to human aspects such as strengthening training and experts, technological aspects such as improvements in technical support, and organizational aspects such as RME supporting facilities.