S2 - Tesis

Rancangan Sistem Penanganan Perundungan pada Peserta Didik di Rumah Sakit Pendidikan Kementerian Kesehatan

Lady Farah Fatmawati; Pembimbing: Kemal Nazaruddin Siregar; Penguji: Popy Yuniar, Rico Kurniawan, Haruddin, Doli Wilfried Hasudungan Simanungkalit (FKM-UI, 2025)
File Only
Informasi Kesehatan
2306180346
Informasi Kesehatan
Fatmawati, Lady Farah
Depok
FKM-UI
Prevalensi perundungan terhadap peserta didik di Rumah Sakit Pendidikan khususnya pada dokter residen mencapai 89%. Dokter yang mengalami perundungan lebih berisiko untuk mengalami masalah kesehatan jiwa seperti gangguan kecemasan, gangguan tidur dan depresi. Insiden perundungan juga berpotensi meningkatkan risiko kesalahan tindakan medis pada pasien. Hanya 5% korban perundungan yang berani melapor kepada bagian Kepegawaian di Rumah Sakit. Sistem Pelaporan dan Penanganan Perundungan yang saat ini berjalan masih memiliki keterbatasan yang berpotensi menghambat penyelesaian penanganan perundungan. Sehubungan dengan hal ini, penelitian diperlukan untuk mengembangkan sistem agar sesuai dengan kebutuhan pengguna. Rancangan pengembangan sistem dilakukan melalui pendekatan System Development Life Cycle yang terdiri dari tahap analisis, desain dan implementasi. Analisis yang dilakukan mencakup aspek kebutuhan bisnis, sistem, pengguna, dan nonfungsional. Analisis Sistem dilakukan dengan metode PIECES (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency dan Service). Penelitian menghasilkan gambaran kebutuhan pengembangan sistem, kerangka logis sistem, prototipe sistem, dan gambaran uji fungsionalitas sistem. Pengembangan prototipe sistem difokuskan pada aspek kerahasiaan, komunikasi, dashboard, serta pemantauan laporan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Pengembangan Sistem Informasi perlu didukung dengan kebijakan institusional agar dapat memberikan manfaat secara optimal kepada banyak pihak.

The prevalence of bullying among medical residents reaches as high as 89%. Residents who experience bullying are at increased risk of developing mental health issues such as anxiety disorders, sleep disturbances, and depression. Bullying incidents also have the potential to increase the risk of medical errors in patient care. However, only 5% of victims report these incidents to the hospital’s Human Resources department. The existing bullying reporting and handling system remains limited and may hinder effective resolution. This study aims to develop a bullying reporting and management system that aligns with user needs. The system was designed using the System Development Life Cycle (SDLC) approach, which includes analysis, design, and implementation phases. The analysis phase covered business, system, user, and non-functional requirements, using the PIECES framework (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, and Service) for system analysis. The study resulted in a comprehensive description of system requirements, a logical system framework, a system prototype, and an overview of system functionality testing. The prototype focuses on key aspects such as confidentiality, communication, dashboard features, and report monitoring tailored to user needs. The development of this information system should be supported by institutional policies to ensure optimal impact and benefit for all stakeholders.
20250026
Yuniar, Popy; Kurniawan, Rico; Haruddin; Simanungkali, Wilfried Hasudungan t
membership
sistem informasi, prototipe, perundungan, dokter, rumah sakit, information system, prototype, bullying, resident, hospital
Pusinfokesmas FKM UI
108/25
Lady Farah Fatmawati; Pembimbing: Kemal Nazaruddin Siregar; Penguji: Popy Yuniar, Rico Kurniawan, Haruddin, Doli Wilfried Hasudungan Simanungkalit
Rancangan Sistem Penanganan Perundungan pada Peserta Didik di Rumah Sakit Pendidikan Kementerian Kesehatan
Universitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Biostatistik
2025
S2
File Only
xi, 138 hlm.; 30 cm
T-7247
T-7247
Siregar, Kemal Nazaruddin
ind

Abstrak

Prevalensi perundungan terhadap peserta didik di Rumah Sakit Pendidikan khususnya pada dokter residen mencapai 89%. Dokter yang mengalami perundungan lebih berisiko untuk mengalami masalah kesehatan jiwa seperti gangguan kecemasan, gangguan tidur dan depresi. Insiden perundungan juga berpotensi meningkatkan risiko kesalahan tindakan medis pada pasien. Hanya 5% korban perundungan yang berani melapor kepada bagian Kepegawaian di Rumah Sakit. Sistem Pelaporan dan Penanganan Perundungan yang saat ini berjalan masih memiliki keterbatasan yang berpotensi menghambat penyelesaian penanganan perundungan. Sehubungan dengan hal ini, penelitian diperlukan untuk mengembangkan sistem agar sesuai dengan kebutuhan pengguna. Rancangan pengembangan sistem dilakukan melalui pendekatan System Development Life Cycle yang terdiri dari tahap analisis, desain dan implementasi. Analisis yang dilakukan mencakup aspek kebutuhan bisnis, sistem, pengguna, dan nonfungsional. Analisis Sistem dilakukan dengan metode PIECES (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency dan Service). Penelitian menghasilkan gambaran kebutuhan pengembangan sistem, kerangka logis sistem, prototipe sistem, dan gambaran uji fungsionalitas sistem. Pengembangan prototipe sistem difokuskan pada aspek kerahasiaan, komunikasi, dashboard, serta pemantauan laporan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Pengembangan Sistem Informasi perlu didukung dengan kebijakan institusional agar dapat memberikan manfaat secara optimal kepada banyak pihak.

The prevalence of bullying among medical residents reaches as high as 89%. Residents who experience bullying are at increased risk of developing mental health issues such as anxiety disorders, sleep disturbances, and depression. Bullying incidents also have the potential to increase the risk of medical errors in patient care. However, only 5% of victims report these incidents to the hospital’s Human Resources department. The existing bullying reporting and handling system remains limited and may hinder effective resolution. This study aims to develop a bullying reporting and management system that aligns with user needs. The system was designed using the System Development Life Cycle (SDLC) approach, which includes analysis, design, and implementation phases. The analysis phase covered business, system, user, and non-functional requirements, using the PIECES framework (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, and Service) for system analysis. The study resulted in a comprehensive description of system requirements, a logical system framework, a system prototype, and an overview of system functionality testing. The prototype focuses on key aspects such as confidentiality, communication, dashboard features, and report monitoring tailored to user needs. The development of this information system should be supported by institutional policies to ensure optimal impact and benefit for all stakeholders.

Metadata

Jenis Koleksi : S2 - Tesis
No. Panggil : T-7247
Pengarang :
Nama badan : Universitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Biostatistik
Program Studi/Peminatan : Informasi Kesehatan
Promotor/Pembimbing :
Ko-Promotor/Penguji :
Subjek :
Penerbitan : Depok : FKM-UI, 2025
338 tipe carrierFile Only
650 SubyekInformasi Kesehatan
504 Catatan Bibliografi
NPM2306180346
856 Lokasi File Elektronik
526 Program Studi/PeminatanInformasi Kesehatan
Penerbit dan Distribusi
022 ISSN
100 Pengarang UtamaFatmawati, Lady Farah
260a Kota TerbitDepok
260b PenerbitFKM-UI
abstrak
Prevalensi perundungan terhadap peserta didik di Rumah Sakit Pendidikan khususnya pada dokter residen mencapai 89%. Dokter yang mengalami perundungan lebih berisiko untuk mengalami masalah kesehatan jiwa seperti gangguan kecemasan, gangguan tidur dan depresi. Insiden perundungan juga berpotensi meningkatkan risiko kesalahan tindakan medis pada pasien. Hanya 5% korban perundungan yang berani melapor kepada bagian Kepegawaian di Rumah Sakit. Sistem Pelaporan dan Penanganan Perundungan yang saat ini berjalan masih memiliki keterbatasan yang berpotensi menghambat penyelesaian penanganan perundungan. Sehubungan dengan hal ini, penelitian diperlukan untuk mengembangkan sistem agar sesuai dengan kebutuhan pengguna. Rancangan pengembangan sistem dilakukan melalui pendekatan System Development Life Cycle yang terdiri dari tahap analisis, desain dan implementasi. Analisis yang dilakukan mencakup aspek kebutuhan bisnis, sistem, pengguna, dan nonfungsional. Analisis Sistem dilakukan dengan metode PIECES (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency dan Service). Penelitian menghasilkan gambaran kebutuhan pengembangan sistem, kerangka logis sistem, prototipe sistem, dan gambaran uji fungsionalitas sistem. Pengembangan prototipe sistem difokuskan pada aspek kerahasiaan, komunikasi, dashboard, serta pemantauan laporan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Pengembangan Sistem Informasi perlu didukung dengan kebijakan institusional agar dapat memberikan manfaat secara optimal kepada banyak pihak.

The prevalence of bullying among medical residents reaches as high as 89%. Residents who experience bullying are at increased risk of developing mental health issues such as anxiety disorders, sleep disturbances, and depression. Bullying incidents also have the potential to increase the risk of medical errors in patient care. However, only 5% of victims report these incidents to the hospital’s Human Resources department. The existing bullying reporting and handling system remains limited and may hinder effective resolution. This study aims to develop a bullying reporting and management system that aligns with user needs. The system was designed using the System Development Life Cycle (SDLC) approach, which includes analysis, design, and implementation phases. The analysis phase covered business, system, user, and non-functional requirements, using the PIECES framework (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, and Service) for system analysis. The study resulted in a comprehensive description of system requirements, a logical system framework, a system prototype, and an overview of system functionality testing. The prototype focuses on key aspects such as confidentiality, communication, dashboard features, and report monitoring tailored to user needs. The development of this information system should be supported by institutional policies to ensure optimal impact and benefit for all stakeholders.
Tanggal20250026
daftar isi
700z Co-Promotor/PengujiYuniar, Popy; Kurniawan, Rico; Haruddin; Simanungkali, Wilfried Hasudungan t
000 Hak Aksesmembership
Kata Kuncisistem informasi, prototipe, perundungan, dokter, rumah sakit, information system, prototype, bullying, resident, hospital
700 Pengarang Tambahan
850 Badan PemilikPusinfokesmas FKM UI
004 Nomor Induk108/25
245c PertanggungjawabanLady Farah Fatmawati; Pembimbing: Kemal Nazaruddin Siregar; Penguji: Popy Yuniar, Rico Kurniawan, Haruddin, Doli Wilfried Hasudungan Simanungkalit
245 JudulRancangan Sistem Penanganan Perundungan pada Peserta Didik di Rumah Sakit Pendidikan Kementerian Kesehatan
710 Entri Tambahan Nama BadanUniversitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Biostatistik
260c Tahun Terbit2025
Jenis KaryaS2
250 Edisi
LokasiFile Only
300 Deskripsi Fisikxi, 138 hlm.; 30 cm
082 No. PanggilT-7247
003 BarcodeT-7247
700y Promotor/PembimbingSiregar, Kemal Nazaruddin
No. Kendali
041 Kode Bahasaind

File Digital: 1 

Shelf
 Lady Farah Fatmawati-Tesis-FKM-Full Text-2025.pdf ::
 
Catatan: Hanya file pdf yang dapat dibaca online
Menu Anggota Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan Lokasi
T-7247 T-7247 TERSEDIA File Only
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 138349

Sampul

cover

Lihat juga:

:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive