S2 - Tesis

Analisis Faktor Anak, Rumah Tangga, dan Komunitas terhadap Kejadian Stunting pada Baduta (6-23 Bulan) di Provinsi Papua Tengah (Analisis Data SKI 2023)

Nia Junia Puteri; Pembimbing: Laila Fitria; Penguji: Al Asyary, Budi Hartono, Syafran Arrazy, Amrina Rosyada (FKM-UI, 2025)

Abstrak

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak, yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia dan produktivitas di masa depan. Berdasarkan data SKI 2023, Provinsi Papua Tengah menjadi provinsi yang memiliki prevalensi tertinggi stunting pada baduta. Stunting bisa disebabkan oleh banyak faktor, seperti faktor anak, rumah tangga, dan komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor anak (jenis kelamin, IMD, ASI eksklusif, dan diare), rumah tangga (sumber air minum, akses sanitasi, pengelolaan limbah, dan pengelolaan sampah), dan komunitas (tempat tinggal) terhadap kejadian stunting pada baduta (6-23 bulan) di Provinsi Papua Tengah. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional dengan besar sampel yang dianalisis sebesar 175 anak yang bersumber dari data SKI 2023. Analisis pada penelitian ini menggunakan analisis complex sample terdiri dari univariat, bivariat (uji chi square), dan multivariat (uji regresi logistik model prediksi). Hasil univariat menunjukkan bahwa prevalensi baduta (6-23 bulan) yang mengalami stunting di Provinsi Papua Tengah sebesar 36,8%. Analisis bivariat menunjukkan bahwa jenis kelamin yang memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian stunting pada baduta (6-23 bulan) di Provinsi Papua Tengah (p-value = 0,025; OR = 2,210; 95% CI = 1,103 – 4,430). Sementara, analisis multivariat menunjukkan bahwa tempat tinggal menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian stunting pada baduta (6-23 bulan) di Provinsi Papua Tengah (p-value = 0,044; OR = 2,509; 95% CI = 1,024 – 6,145). Diharapkan kepada pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah dapat meningkatkan program intervensi stunting berbasis wilayah, terutama di daerah perdesaan, dengan fokus pada kesehatan ibu dan anak, serta kesehatan lingkungan (seperti sanitasi, sampah dan limbah), melalui kolaborasi dengan berbagai pihak terkait.

Stunting is a health issue that can disrupt children's growth and development, affecting the quality of human resources and future productivity. According to the 2023 SKI data, Central Papua Province has the highest prevalence of stunting among children aged 6-23 months. Stunting can be caused by various factors, including child, household, and community-related factors. This study aims to analyze the relationship between child-related factors (gender, early initiation of breastfeeding, exclusive breastfeeding, and diarrhea), household factors (source of drinking water, sanitation access, waste management, and garbage disposal), and community factors (place of residence) with the incidence of stunting among toddlers (aged 6–23 months) in Central Papua Province. The study uses a cross-sectional design with a sample size of 175 children sourced from the 2023 SKI data. The analysis includes complex sample analysis, comprising univariate, bivariate (chi-square test), and multivariate (logistic regression prediction model) analyses. The univariate results show that the prevalence of stunting in children aged 6-23 months in Central Papua Province is 36.8%. The bivariate analysis reveals that gender is significantly associated with stunting incidence (p-value = 0,025; OR = 2,210; 95% CI = 1,103 – 4,430). Meanwhile, the multivariate analysis indicates that residence type is the most influential factor on stunting incidence (p-value = 0,044; OR = 2,509; 95% CI = 1,024 – 6,145). It is expected that the local government, through the Health Office of Central Papua Province, can improve region-based stunting intervention programs, particularly in rural areas, focusing on maternal and child health, and environmental health (such as sanitation, waste and sewage management), through collaboration with various related stakeholders.

Metadata

Jenis Koleksi : S2 - Tesis
No. Panggil : T-7248
Pengarang :
Nama badan : Universitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Kesehatan Lingkungan
Program Studi/Peminatan : Kesehatan Lingkungan
Promotor/Pembimbing :
Ko-Promotor/Penguji :
Subjek :
Penerbitan : Depok : FKM-UI, 2025
Kode Bahasa : ind
Tipe Carrier : File Only
Deskripsi Fisik : xv, 116 hlm.; 30 cm
Departemen-Jurusan : Kesehatan Lingkungan
Kata Kunci : Stunting, Baduta, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Stunting, Toddlers, Nutrition, Environmental Health
Lembaga Pemilik : Pusinfokesmas FKM UI

File Digital: 1 

Shelf
 Nia Junia Puteri-Tesis-FKM-Full Text-2025.pdf ::
 
Catatan: Hanya file pdf yang dapat dibaca online
Menu Anggota Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan Lokasi
T-7248 T-7248 TERSEDIA File Only
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 138351

Sampul

cover

Lihat juga:

:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive