Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan keluhan yang umum terjadi pada pekerja. Salah satu pekerja yang memiliki risiko tinggi untuk terpajan MSDs Adalah sopir bus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) selama mengemudi pada sopir bus PT Transport Express Jaya tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan pendekatan deskriptif analitik. Responden pada penelitian ini terdiri dari 40 orang pekerja yang merupakan sopir bus PT Transport Ekspress Jaya. Data dikumpulkan melalui pengukuran langsung dan menggunakan kuesioner yang disebar kepada pekerja. Analisis statistik yang digunakan adalah uji analisis deskriptif dan analisis korelasi chi-square dan menganalisis hasil Odds Ratio (ORD) menggunakan perangkat lunak IBM SPSS. Hasil analisis Uji Chi Square menunjukkan adanya hubungan signifikan pada salah satu faktor yaitu aktivitas fisik (P-value <0,05), sementara itu faktor individu seperti usia, IMT, konsumsi rokok, dan masa kerja memiliki hubungan yang tidak signifikan terhadap gejala MSDs (P-value >0,05). Faktor pekerjaan seperti durasi, frekuensi, tipe kendaraan dan jarak juga memiliki hubungan yang tidak signifikan terhadap gejala MSDs (P-value >0,05). Analisis juga menggunakan ukuran Odds Ratio (OR) dan interval kepercayaan 95% (CI 95%)
Musculoskeletal Disorders (MSDs) are common complaints among workers. One occupational group with a high risk of MSD exposure is bus drivers. This study aimed to analyze factors associated with Musculoskeletal Disorder (MSD) complaints during driving among bus drivers of PT Transport Express Jaya in 2025. This study employed a cross-sectional design with a descriptive analytic approach. The respondents consisted of 40 bus drivers employed by PT Transport Express Jaya. Data were collected through direct measurements and questionnaires distributed to the workers. Statistical analysis included descriptive analysis and chi-square correlation analysis, as well as the calculation of Odds Ratios (OR) using IBM SPSS software. The results of the chi-square test showed a significant association for one factor, namely physical activity (p-value < 0.05). Meanwhile, individual factors such as age, body mass index (BMI), smoking consumption, and length of service showed no significant association with MSD symptoms (p-value > 0.05). Work-related factors, including driving duration, driving frequency, vehicle type, and travel distance, also showed no significant association with MSD symptoms (p-value > 0.05). The analysis also included the calculation of Odds Ratios (OR) and 95% confidence intervals (95% CI).