S2 - Tesis

Gambaran infeksi kecacingan dan hubungannya dengan higiene perorangan dan sanitasi lingkungan di Kec. Sawangan Kota Depok th.2006

Tezy Mellowin; Pembimbing: Laila Fitria, Ririn Arminsih Wulandari; Penguji: Sri Tjahjani Budi Utami, Dewi Syarifah (FKM UI, 2006)

Abstrak

Anak anak manusia yang berkualitas. Anak anak infeksi, salah satunya ialah penyakit cacingan. Penyakir cacingan erat kaitannya dengan sanitasi lingkungan dan higiene perorangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran infeksl kecacingan dan hubungannya dengan higiene perorangan dan sanitasi tingkungan pada murid SD Negeri di Kecarnatan Sawangan Kota Depok. Higiene perorangan :anak terdiri dari kebiasaan mencuci tangan sebelum makan, setelah BAB, kebiasaan memakai alas kaki, kebiasaan menggunting kuku, kebiasaan bermain. kehiasaan menghisap jari serta kondisi sanitasi lingkungan yang terdiri dari jenis lantai rumah. kepemilikan sarana air bersih (SAB) dan kepemiHkan jamban keluarga saniter (JAGA). selain itu juga diteliti karakteristik ibu wawancara dan pemeriksaan sampel tinja. Uji hipotesis dengan menggunkana uji chisquare. Penelitian ini menunjukkan proporsi kecacingan sebesar 16.2%. Murid kelas 3 yang paling banyak menderita cadngan yaitu sebanyak 8 orang (44.4°/o) dan yang paling sedikit ialah murid kelas satu sebanyak 3 orang (!3.7%). Adanya program pemberian obat cacing berkala (tiap 6 bulan) kepada seluruh murid sekolah dasar kelas satu yang dilaksanakan oleh instansi kesehatan. Lima dari enam variabel pada higiene perorangan sudah cukup baik, kecuali kehiasaan bermain yang kontak tanah (73.9%). Untuk kondisi sanitasi lingkungan, hanya kepemilikan SAB bukan ledeng/PAM yang masih buruk (92.8%) sedangkan untuk karakteristik ibu, variabel pendidikan (62.2%) dan higiene perorangan (54.1%) memiliki proporsi lebih besar pada kategori buruk. Tidak diperolehnya hubungan yang bermakna antara variabel independen dan dependen namun pmposi cacingan lebih tinggi pada kategori kebiasaan bennain kontak langsung dengan tanah, kepemilikan SAB bukan ledeng/PAM, tingkat pendidikan ibu rendah dan kondisi ekonomi keluarga yang rendah. Penulis menyarankan untuk tetap mempertahankan kondisi sanitasi Hngkungan dan periiaku hidup bersih dan sehat yang telah ada di masyarakat sehingga mereka tidak tergantung pada program pengobatan masal (blanket mass treatment). Upaya promosi dan pendidikan kesehatan yang berbasis masyarakat dan melibatkan kelompok masyarakat dan organisasi sekolah {UKS) serta pentingnya kerjasama.

Metadata

Jenis Koleksi : S2 - Tesis
No. Panggil : T-2331
Pengarang :
Nama badan : Universitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Kesehatan Lingkungan
Program Studi/Peminatan : Kesehatan Lingkungan
Promotor/Pembimbing :
Ko-Promotor/Penguji :
Subjek :
Penerbitan : Depok : FKM UI, 2006
Kode Bahasa : ind
Tipe Carrier :
Deskripsi Fisik : viii, 102 hlm. il, 27 cm
Departemen-Jurusan : Kesehatan Lingkungan
Kata Kunci :
Lembaga Pemilik : Pusinfokesmas FKM UI

File Digital: 1 

Shelf
 Tezy Mellowin;-Tesis-FKM-Full Text-2006.pdf ::
 
Catatan: Hanya file pdf yang dapat dibaca online
Menu Anggota Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan Lokasi
T-2331 T-2331 TERSEDIA Lantai 5 / Annex
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 44793

Sampul

cover

Lihat juga:

:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive