Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 40044 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Marina Arifin; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika, Kusharisupeni Djokosujono
T-1621
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rasul Alim; Pembimbing: Mondastri Korib Sudaryo, Agustin Kusumayati
T-1651
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Evy Irma Junita; Pembimbing: Lukman Hakim Tarigan, Asri C. Adisasmita
T-1733
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muridi Mudehir; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto; Penguji: Rachmadi Purwana, Lukman Hakim Taringan, Wan Alkadri
T-1450
Depok : FKM UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Junaidi; Pembimbing: Soedarto Ronoatmodjo; Ratna Djuwita
T-1577
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kamsul; Pembimbing: I Made Djaja, Agustin Kusumayati
T-1955
Depok : FKM UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Roida Nugraha Magdalena; Pembimbing: Asih Setiarini, Siti Arifah Pujonarti; Penguji: Kusharisupeni, Iip Syaiful, Dewi Permaesih
Abstrak:

Badan Kesehatan Dunia (WHO), 1995 memperkirakan sebanyak 1,4% kematian di seluruh dunia disebabkan kekurangan vitamin A (KVA). Prevalensi buta senja pada wanita hamil di Afganistan tahun 2003 sebesar 3,80%. Di daerah kumuh perkotaan di Makassar, hampir 10% dari ibu tidak hamil mengalami rabun senja. Salah satu upaya untuk mencegah KVA pada bayi (0-6 bulan) dan ibu nifas adalah dengan pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi pada ibu nifas. Cakupan kapsul vitamin A ibu nifas masih belum optimal di beberapa negara_ Hal ini dapat dilihat seperti Nepal (2002) scbesar 52%, di Tanzania (2004) sebesar 29,40%. Cakupan vitamin A ibu nifas untuk nasional tahun 2003 adalah 50,76%, dan Kabupaten Batang Hari sebesar 37,45% (2004). Dengan demikian tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan faktoi internal dan ekstemal bidan dengan pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi pada ibu nifas. Rancangan penelitian yang Cligunakan adalah cross seclional, dengan sampel sebanyak 113 bidan, yang dilaksanakan di Kabupaten Batang Hari dari Pebruaxi sampai April 2006. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian sendiri kuesioner terstruktur oleh bidan, meliputi variabel pengetahuan, sikap, masa kezja, insentif, supervisi, geografi, dan ketersecliaan kapsul vitamin A dosis tinggi, sedangkan variabel pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi pada ibu nifas diperoleh dari penelusuran dokumen. Analisis data meliputi analisis univariat, bivariat (chi square), dan multivariat (rcgresi Iogistik). Kemudian dilanjutkan dengan penelitian kualitatif untuk mendukung hasil penelitian kuantitatif terutama pada variabel pengetahuan, sikap, insentit§ supervisi, dan geografi. Hasil penelitian ini menunjukkan proporsi bidan yang memberikan kapsul vitamin A dosis tinggi pada ibu nifas sebesar 48,67%. Hasil wawancara mendalam dengan bidan diketahui alasan lidak memberikan kapsul vitamin A pada ibu nifas adalah faktor kelupaan. Hasil uji bivariat menunjukkan ada empat variabel yang berhubungan secara statistik (p<0,05) yaitu masa kerja., insentifl supervisi, dan geografi. Faktor-faktor lainnya yaitu pengelahuan, sikap, dan ketersediaan kapsul vitamin A tidak berhubungan secara statistik dengan pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi pada ibu nifas. Hasil uji multivariat menunjukkan ada tiga variabel yang berhubungan sccara statistik dengan pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi pada ibu nifas yaitu masa kerja (OR: 0,23), insentif (OR: 10,78), dan supervisi (OR: 24,55). Dari ke tiga variabel tersebut dapat disimpulkan variabel yang paling domjnan adalah supervisi. Mengingat cakupan pemberian kapsul xitamin A pada ibu nifas masih rendah perlu disarankan kepada dinas kesehatan dan kepala puskesmas untuk menyusun perencanaan supervisi yang terjadwal dan terukur, sasaran supervisi tcrutama kepada bidan dengan masa kerja Iama, dengan didukung pemberian insentif baik finansial maupun non Hnansial kepada bidan mengenai cakupan kapsul vitamin A dosis tinggi pada ibu nifas. Selain itu juga disarankan untuk memperbaiki cara supervisi yaitu lebih bersifat memberikan bimbingan dan nasehat.


 

World Health Organization (1995) estimated that 1,4% of all deaths worldwide were due to vitamin A deficiency. Prevalence of night blindness among pregnancy women in Afganisthan was 3,8% (2003) and in Indonesia likes in urban slums of Makassar almost 10% non-pregnant mother had night blindness. One of three basic strategies, in order to combat vitamin A deficiency among postpartum women was vitamin A supplementation. The' coverage of vitamin A capsule postpartum wasn’t optimal yet in several countries, likes Nepal (2002) was 52%, Tanzania (2004) was 29,4%. In Indonesia (2003) the coverage was around 50,76%, and for Batang Hari (2004) was 37,45%. Therefore, this study aim to find the correlations between Midwives Internal and External Factors with Distribution Vitamin A Capsule to Postpartum Women in Batang Hari District. This study used cross sectional design, and was conducted in Batang Hari District fiom February-April 2006. Respondents are 113 midwives who worked in Batang Hari District. Data was obtained through self-administrated by using structured questionnaires including knowledge, attitude, period of work, incentive, supervision, geography, and the supply of vitamin A capsule. Distribution of vitamin A capsule to postpartum women was collected by checking document. Data was analyzed through tmivariatc, bivariate using chi-square test, and multivariate using logistic regression test. This study also used qualitative research to support quantitative research especially for knowledge, attitude, incentive, supervision, and geography. This study found that the proportion of midwives who distributed vitamin A capsule to postpartum women was 48,67%. From indepth interview was known that the reason for not giving vitamin A capsule was forgotten. Bivariat analysis showed that there were four variables that significantly associated to distribution of vitamin A capsule to postpartum women (p<0,05), i.e period of work, incentive, supervision, and geography. The multivariate analysis showed that there were three variables that significantly related, i.e period of work (OR: 0,23), incentive (OR: l0,78), and supervision (OR: 24,55). Supervision was the most dominant variables Considering the low coverage of distribution vitamin A capsule to postpartum women by midwives, it is suggested for those as district health office and health centre services, to provide guideline and continuously supervision, to give good supervision with giving more conselling. especially to midmive who had worked for along-time, and to give incentive (financial or nonfinancial).

Read More
T.2249
Depok : FKM UI, 2006
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fitriyanti Kasim Djou; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Anhari Achadi, Punto Dewo, Emi Nurjasmi
T-5333
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Syafik; Pembimbing: Anwar Hasan
T-1601
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Syahrul; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Engkus Kusdinar Achmad
T-1867
Depok : FKM UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive