Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 35962 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Efy Sudiarti; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaya; Penguji: Sandi Iljanto, Hari Murti Wijaya
S-7854
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Reni Verawaty; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih; Penguji: Zarfiel Tafal, Efrida Sinaga
Abstrak: Cakupan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) wanita di Kecamatan Bintan Timur belum mencapai target dan tidak mengalami peningkatan yang berarti, diasumsikan berhubungan dengan faktor perilaku istri PUS sebagai akseptor KB. Penelitian berdesain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif ini, bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan MKJP wanita. Dilaksanakan di Kecamatan Bintan Timur pada bulanApril-Mei 2013, melalui wawancara menggunakan kuesioner pada 170 responden.Hasil penelitian menunjukkan hanya 19,4% responden menggunakan MKJP sertaada hubungan yang bermakna antara umur (p=0,000), pendidikan (p=0,010),jumlah anak (p=0,000), keterjangkauan terhadap pelayanan (p=0,000) danketerpaparan informasi (p=0,000) dengan penggunaan MKJP wanita pada istriPUS.
Kata kunci : Akseptor KB, MKJP, Istri.
Read More
S-7797
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Evy Misrawaty Purba; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih; Penguji: Evi Martha, Rina F. Bahar
S-6567
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sinta Paramita Sari; Pembimbing: Ella Nurlaela Hadi; Penguji: Dien Anshari, Tri Yuono Widyo Nugroho
Abstrak:
Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) penting dalam program Keluarga Berencana karena efektif, dapat digunakan dalam jangka waktu lama, dan tidak bergantung pada kepatuhan harian pengguna. Di Desa Bucu, penggunaan kontrasepsi masih didominasi metode non-MKJP meskipun cakupan peserta KB aktif tergolong tinggi. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan MKJP pada wanita dari Pasangan Usia Subur (PUS) di Desa Bucu, Kabupaten Jepara tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 120 responden yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner secara mandiri menggunakan kuesioner yang sudah diujicoba dan dianalisis dengan uji chi-square serta Fisher’s exact test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 72,5% responden tidak menggunakan MKJP. Faktor yang berhubungan signifikan dengan penggunaan MKJP adalah pendidikan (p = 0,006; OR = 4,969; 95 CI% = 1,702-14,507), jumlah anak hidup (p = 0,003; OR = 6,640; 95 CI% = 1,845-23,901), pengetahuan (p = 0,002 ; OR = 3,953; 95 CI% = 1,671-9,350), akses layanan kesehatan (p = 0,046; OR = 2,743; 95 CI% = 1,114-6,756), paparan informasi (p = 0,018; OR = 3,703; 95 CI% = 1,288-10,649), dan dukungan pasangan (p = 0,048; OR = 2,478; 95 CI% = 1,084-5,672). Usia, pekerjaan, pendapatan, sikap, dan dukungan tenaga kesehatan tidak berhubungan dengan penggunaan MKJP. Atas dasar tersebut, perlu dilakukan peningkatan edukasi mengenai MKJP, perluasan paparan informasi melalui kegiatan masyarakat dan media komunikasi desa, peningkatan akses pelayanan KB, serta pelibatan pasangan dalam konseling KB untuk mendorong penggunaan MKJP pada wanita dari PUS di Desa Bucu. 
  • Kata Kunci: Pasangan Usia Subur, Metode Kontrasepsi Jangka Panjang, Keluarga Berencana.


The use of Long-Acting Contraceptive Methods (LACMs) is important in Family Planning programs because they are effective, can be used for a long period, and do not depend on users’ daily adherence. In Bucu Village, contraceptive use is still dominated by non-LACM methods, although the coverage of active family planning participants is relatively high. This study aims to identify factors associated with the use of LACMs among women of reproductive-age couples in Bucu Village, Jepara Regency, in 2026. This study used a quantitative method with a cross-sectional design involving 120 respondents selected through simple random sampling. Data were collected through self-administered questionnaires using a questionnaire that had been pilot tested, and were analyzed using the chi-square test and Fisher’s exact test. The results showed that 72.5% of respondents did not use LACMs. Factors significantly associated with LACM use were education (p = 0.006; OR = 4.969; 95% CI = 1.702-14.507), number of living children (p = 0.003; OR = 6.640; 95% CI = 1.845-23.901), knowledge (p = 0.002; OR = 3.953; 95% CI = 1.671-9.350), access to health services (p = 0.046; OR = 2.743; 95% CI = 1.114-6.756), exposure to information (p = 0.018; OR = 3.703; 95% CI = 1.288-10.649), and partner support (p = 0.048; OR = 2.478; 95% CI = 1.084-5.672). Age, occupation, income, attitude, and health worker support were not significantly associated with LACM use. Based on these findings, efforts are needed to improve education regarding LACMs, expand exposure to information through community activities and village communication media, improve access to family planning services, and involve partners in family planning counseling to encourage LACM use among women of reproductive-age couples in Bucu Village. 
  • Keywords: Couples of Reproductive Age, Long-Acting Contraceptive Methods, Family Planning.

Read More
S-12290
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kartini; Pembimbing: Wahyu Sulistiadi; Penguji: Kurnia Sari, Nurhanifah
S-6820
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Richi Anggraeni; Pembimbing: Toha Muhaimin; Penguji: Ella Nurlella Hadi, Lely Nurlaely
S-6331
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eva Azzara; Pembimbing: Asri C. Adisasmita; Penguji: Hadi Pratomo, Flourisa Juliaan
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan penggunaan MKJP pada pasangan usia subur di Provinsi Bali tahun 2012. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional dengan analisis data sekunder Survei Demografi Kesehatan Indonesia 2012. Populasi pada penelitian ini ialah semua Wanita Usia Subur (WUS) (15-49 tahun), sementara sampel penelitian ini ialah wanita kawin usia 15-49 tahun dan memiliki data lengkap. Analisis statistik bivariat menggunakan uji chi-square.
Read More
S-8245
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Apriana Bathara Musu; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Anwar Hasan, Hidayat Nuh Ghazali
S-7412
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahmi Umaira Arlym; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih; Penguji: Anwar Hassan, Roji Suherman
S-6496
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive