Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 29462 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
I Made Astawa; Pembimbing: Ronnie Rivany
B-825
Depok : FKM-UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Moehamad Irfan; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas
B-813
Depok : FKM-UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dian Novitasari Hidayat; Pembimbing: Purnawan Junadi
B-833
Depok : FKM-UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Febrini Damayanti; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Anhari, Achadi, Ede Surya Darmawan, Syahrul Muhammad, Dante Saksono Harbuwono
Abstrak:

Latar belakang: Di Indonesia, tingkat kunjungan Antenatal Care (ANC) masih mengalami tantangan serius dengan angka yang terus menunjukkan tingkat partisipasi yang sangat rendah atau kepatuhan pemeriksaan yang rendah. Hal ini dipengaruhi oleh predisposing factors, enablings factors, dan reinforcing factors. Seiring perkembangan teknologi, dalam meningkatkan kepatuhan pemeriksaan ANC tersedia layanan telemedicine. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui hubungan karakteristik pada pasien pengguna telemedicine dengan pasien kunjungan langsung terhadap kepatuhan pasien kunjungan antenatal care di RSIA Marissa Palembang Metodologi penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian mixmethode dengan desain sequential explanatory dengan maksud untuk mengetahui tentang kepatuhan pasien yang menggunakan telemedicine dan yang tidak menggunakan dalam kunjungan rutin antenatal care. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2024 hingga Mei 2024. Hasil penelitian: Terdapat hubungan yang signifikan antara karakteristik pengetahuan, sikap,kondisi lingkungan, dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan pemeriksaan antenatal care pada pasien pengguna telemedicine maupun bukan pengguna telemedicine. Kesimpulan: Telemedicine tidak membuat pasien malas berkunjung, penggunaan telemedicine sangat membantu pasien dengan akses terbatas ke fasilitias kesehatan sehingga program ini direkomendasikan bagi RSIA Marissa sehingga dapat membantu masyarakat dalam hal akses pelayanan kesehatan. Peningkatan faktor enablings dan reinforcing memainkan peran penting dalam meningkatkan angka kepatuhan pemeriksaan antenatal care pada pasien Kata kunci: Telemedicine; Kepatuhan Pasien; Antenatal Care


Background: In Indonesia, the level of Antenatal Care (ANC) visits still faces serious challenges, with participation rates remaining very low and compliance with examinations being inadequate. This situation is influenced by predisposing factors, enabling factors, and reinforcing factors. With the advancement of technology, telemedicine services are available to enhance compliance with ANC examinations. Objective: To determine the relationship between the characteristics of telemedicine users and in-person patients on compliance with antenatal care visits at RSIA Marissa Palembang. Methode: This study is a mixed-method research with a sequential explanatory design, aimed at understanding the compliance of patients using telemedicine versus those not using it in routine antenatal care visits. The research will be conducted from March 2024 to May 2024. Results: There is a significant relationship between the characteristics of knowledge, attitude, environmental conditions, and family support with compliance to antenatal care examinations among both telemedicine users and non-users. Conclusion: Telemedicine does not make patients reluctant to visit; instead, it greatly assists patients with limited access to healthcare facilities. Therefore, this program is recommended for RSIA Marissa to help the community access healthcare services. Enhancing enabling and reinforcing factors plays a crucial role in improving compliance rates for antenatal care examinations among patients. Key Word: Telemedicine; Patient Compliance; Antenatal Care

Read More
B-2475
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ati Budiluhur; Pembimbing: H.M. Hafizurrachman
B-785
Depok : FKM-UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yunita Fenilho; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Puput Oktamianti, Sutomo
Abstrak:
Kebanyakan studi tidak berfokus secara primer kepada strategi apa dan bagaimana yang dapat dilakukan untuk menurunkan turnover karyawan, melainkan fokus pada identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi turnover karyawan yang tinggi. Indeks GETO Rumah Sakit Nirlaba X Palembang tahun 2022 tercatat melebihi target (9,3%) dan patut menjadi perhatian yang perlu dipelajari lebih lanjut. Penelitian ini berangkat dari sebuah pendekatan positif, yakni berfokus primer untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi faktor-faktor links, fit, dan sacrifice masing-masing on-the-job (organizational) ataupun off-the-job (community) yang mempengaruhi job embeddedness karyawan unggul bertahan di Rumah Sakit Nirlaba X Palembang. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif menggunakan kuesioner yang melibatkan 88 orang karyawan unggul. Job embededdness karyawan unggul di Rumah Sakit Nirlaba X Palembang pada tahun 2024 kuat yakni 88,6%. Analisis univariat menunjukkan bahwa faktor on-the-job (organizational) mempengaruhi job embededdness secara positif, khususnya fit pada jaring-jaring nilai-nilai organisasi, relasi kerja, dan otoritas serta tanggung jawab yang diberikan organisasi. Analisis menggunakan chi square, faktor on-the-job (organizational) dan off-the-job (community) menunjukkan korelasi yang tidak bermakna terhadap job embededdness.

Previous literatures were not focused primarily on strategies lowering employee turnover, instead of identified factors that contribute in increasing employee turnovers industriously. Non-profit Hospital X Palembang rang up good employee turnover (GETO) at 9,8% in 2022 which brought deep concern for further explanation. This study was set forth with positive approach and designed to explore factors that contribute embedding good employee in hospital; on-the job (organizational) and off-the-job (community) factors. This study was designed in quantitative using modified job embededdness questionaire that involved 88 good employees. Job embededdness among good employee is strong (88,9%) in Non-profit Hospital X Palembang. Univariat analysis shows that on-the-job (organizational) factors have positive correlation with job embededdness, especially fit, which are on organization’s values, positive work relations, and authority was given to employee. Further, chi square analysis’s result indicates that there is no correlation each on-the-job (organizational) and off-the-job (community) factors to job embeddedness.
Read More
B-2456
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Adria; Pembimbing: Petter Patinama; Penguji: Adang Bachtiar, Hendrianto Trisnowibowo, Torang Panyusunan Batubara
B-841
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fifana Kesumadewi; Pembimbing: Ede Surya Darmawan
B-801
Depok : FKM-UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Winardini; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisamito; Penguji: Amilla Megraini, Wachyu Sulistiadi, Yuli Prapanca Satar
B-1034
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhammad Askar; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Sandi Iljanto, Mieke Savitri, Sumijatun, Prapanca Yuli Satar
Abstrak:

Pelayanan kamar Operasi merupakan salah satu bentuk pelayanan yang sangat mempengaruhi tampilan dan merupakan salah satu indikator pelayanan Rumah Sakit.Instalasi Kamar Bedah Rumah Sakit Otorita Batam terdiri dari empat ( 4 ) buah kamar operasi yang melayani operasi cito, dan operasi bedah elektif. Komplain dari pasien dan dari survey awal pada saat residensi di bulan September 2010 dari data buku register instalasi kamar bedah didapatkan 95,79% (205 operasi terlambat dimulai dari 214 operasi elektif yang telah dijadwalkan sebelumnya). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penyebab keterlambatan dimulainya operasi elektif di instalasi kamar bedah Rumah Sakit Otorita Batam,sehingga diharapkan menjadi masukan yang berarti bagi pihak manajemen Rumah sakit untuk mengelola Instalasi kamar bedah kedepannya. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan tidak bersifat intervensi. Hasil penelitian membuktikan bahwa 68% penyebab keterlambatan dimulainya operasi disebabkan oleh terlambatnya kedatangan operator.


 Operating room service is one type of services that greatly affect the appearance and is one indicator Hospital appearance. Surgery Instalation Room Batam Authority Hospital consists of four (4) operating rooms that serve Cito surgery, and elective surgery. Complaints from patients and from the initial survey at the time of residency in September 2010 from the data register book installation of the operating room founded 95.79% (205 operations performed late in starting the operation of 214 elective operations previously scheduled). This study aims to analyze the causes of delay in the commencement of elective surgery in the operating room installation Batam Authority Hospital, which is expected to be input which means the part of hospital management to manage the Installation of the operating room in the future.The study was a descriptive research approach is qualitative and no intervention. The research proves that 68% of the causes of delay in the commencement of operations caused by the delay in the arrival of the operator.

Read More
B-1275
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive