Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 859 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Soeharto Heerdjan
Hiperkes Vol.XV, No.3&4
Jakarta : Depnakertrans, 1982
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Luh Putu Putri Jayanthi; Pembimbing: Baiduri Widanarko; Penguji: Dadan Erwandi, Erdy Techrisna, Marina Kertikawati
Abstrak: Pekerjaan konstruksi merupakan salah satu pekerjaan yang memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Kelelahan merupakan risiko paling kritis penyebab dari kecelakaan kerja yang terjadi. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk melihat proporsi usia, status gizi (Indeks Masa Tubuh), status kesehatan, masa kerja, jam kerja, waktu istirahat, kebiasaan olahraga, konsumsi kafein, konsumsi alkohol, kebiasaan merokok, kualitas tidur, kepuasan kerja, tuntutan di tempat kerja, kontrol terhadap pekerjaan, dukungan sosial dan stres kerja terhadap kelelahan kerja itu sendiri, serta uji kelelahan secara subjektif dan objektif. Penelitian kelelahan ini dilakukan secara objektif dengan menggunakan alat berupa aplikasi sleep 2 peak dan subjektif dengan kuesioner yang meliputi Industrial Fatigue Research Committee (IFRC), Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), Sleep Hygiene Index untuk melihat higiene tidur dan kuesioner adaptasi dari Copenhagen Psychosocial Questionnaire-III yang menyasar kepada 75 pekerja konstruksi Light Rail Transit (LRT) PT. X, dimana perusahaan ini juga bergerak di bidang konstruksi bangunan dan merupakan jenis pekerjaan baru di PT. X. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional study dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Analisis dari penelitian ini secara bivariat diperoleh bahwa ada perbedaan yang signifikan pada uji kelelahan secara subjektif dan kelelahan secara objektif (p=0,000). Serta secara multivariat diperoleh bahwa ada hubungan yang signifikan antara status kesehatan, kualitas tidur, higiene tidur, kepuasan kerja, tuntutan dalam pekerjaan, kontrol pekerjaan, dukungan sosial dan stres kerja terhadap kelelahan
Read More
T-5561
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Media indonesia 2012: hal 14
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Koran   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muthia Karima Rahmani; Pembimbing: Kusharisupeni Djokosujono; Penguji: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, Harsono
Abstrak: Kelelahan banyak terjadi pada siswa/i SMA dimana kondisi ini dapat menurunkan motivasi dan prestasi kerja sehingga memengaruhi proses belajar dan menyebabkan penurunan prestasi belajar. Terdapat peningkatan kelelahan di Jakarta dari tahun 2009- 2018 dari 13.5% menjadi 14.7% (Andiningsari, P., 2019 dan Juliana, M., et al., 2018). Kelelahan dapat dipengaruhi oleh banyak faktor seperti pola aktivitas siswa, perilaku asupan makan, durasi tidur, durasi latihan fisik, stres akademik, dan lainnya. Untuk melihat perbedaan proporsi kelelahan berdasarkan beberapa faktor tersebut dan diketahui hubungan serta faktor dominannya, dilakukan penelitian cross-sectional pada siswa/i SMA Negeri 48 Jakarta. Total sampel penelitian adalah 148 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan kelelahan pada siswa yang terjadi yaitu kelelahan mental (59.5%), kelelahan emosional (48.6%), kelelahan general (46.6%), dan kelelahan fisik (20.9%). Hasil analisis dengan uji chi-square menunjukkan terdapat perbedaan bermakna kebiasaan konsumsi buah terhadap kelelahan general (P-value = 0.004) dan kelelahan mental (P-value = 0.021), durasi latihan fisik terhadap kelelahan general (P-value = 0.008), dan stres akademik terhadap kejadian kelelahan general (P-value = 0.003), kelelahan fisik (P-value = 0.053), kelelahan emosional (P-value = 0.001), dan kelelahan mental (P-value = 0.009). Hasil analisis regresi logistik liner menunjukkan pola aktivitas santai, kebiasaan konsumsi sayur, kebiasaan konsumsi buah, durasi tidur, durasi latihan fisik, dan stres akademik berhubungan dengan kelelahan, kemudian stres akademik menjadi faktor dominan untuk kelelahan general (OR = 7.572), kelelahan fisik (OR = 8.126), dan kelelahan emosional (OR = 6.506), sedangkan kebiasaan konsumsi buah menjadi faktor dominan untuk kelelahan mental (OR = 6.157). Kata kunci: Kelelahan General, Fisik, Emosional, Mental, Faktor-faktor, Siswa SMA, Jakarta Fatigue often occurs in high school students in which this condition can reduce motivation and work performance so that it could affect the learning process and cause a decrease in learning achievement. There was an increase in fatigue in Jakarta from 2009-2018, from 13.5% to 14.7% (Andiningsari, P., 2019 and Juliana, M., et al., 2018). Fatigue can be influenced by many factors such as student activity patterns, eating behavior, sleep duration, duration of physical exercise, academic stress, and others. To see the difference in the proportion of fatigue based on these factors and their relationship as well as dominant factors, a cross-sectional study was conducted on students at SMA Negeri 48 Jakarta. The total sample of the study was 148 students. The results of this study indicate that fatigue in students occurred including mental fatigue (59.5%), emotional fatigue (48.6%), general fatigue (46.6%), and physical fatigue (20.9%). The results of the analysis with the chi-square test showed that there were significant differences in fruit consumption habits against general fatigue (P-value = 0.004) and mental fatigue (P-value = 0.021), duration of physical exercise against general fatigue (P-value = 0.008), and academic stress on the occurrence of general fatigue (P-value = 0.003), physical fatigue (P-value = 0.053), emotional fatigue (P-value = 0.001), and mental fatigue (P-value = 0.009). Liner logistic regression analysis results exhibited that patterns of leisure activity, vegetable consumption habits, fruit consumption habits, sleep duration, duration of physical exercise, and academic stress were related to fatigue, then academic stress became the dominant factor for general fatigue (OR = 7,572), physical fatigue (OR = 8,126), and emotional fatigue (OR = 6.506), while fruit consumption habit was the dominant factor for mental fatigue (OR = 6,157). Key words: General, Physical, Emotional, Mental Fatigue, Factors, High School Students, Jakarta
Read More
S-10519
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Jhon Martua Malau; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Laksita Ri Hastiti, Fahmi Syaiful
Abstrak:
Kelelahan pengemudi truk menjadi faktor risiko penting di sebagian besar kecelakaan lalu lintas. Statistik menunjukkan kelelahan pengemudi truk menyumbang sekitar 10- 15% dari kecelakaan lalu lintas jalan. Kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas pada pengemudi truk yang kelelahan delapan kali lebih tinggi daripada pengemudi truk yang cukup istirahat. Menurut Badan Pusat Statistik (2019), dari tahun 2015- 2019, jumlah kecelakaan lalu lintas di Indonesia mengalami kenaikan rata-rata 4,87 persen per tahun. Korlantas POLRI mencatat jumlah kecelakaan sepanjang 2019 sebanyak 116.411. Jumlah tersebut naik 6,59 persen dibandingkan pada tahun 2018 dengan 109.215 kejadian. Kecelakaan mobil barang menempati posisi ketiga dengan jumlah kecelakaan 5,02 persen atau sekitar 5,822 kejadian. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat fatigue serta faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan fatigue pada pengemudi truk. Penelitian ini dilaksanakan pada Juli – Oktober 2021 di PT.X sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang transportasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 64 pengemudi truk. Data dianalisis dengan uji statistik chi square. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa 89% responden mengalami fatigue sedang dan 11% responden mengalami fatigue tinggi. Dari penelitian ini diketahui ada hubungan antara kualitas tidur, durasi kerja dan beban lingkungan kerja dengan keluhan fatigue pada pengemudi truk (p<0,05). Sedangkan faktor individu berupa usia dan kebiasaan merokok, kuantitas tidur, serta faktor beban mental berupa beban kerja, jadwal kerja diketahui tidak memiliki hubungan dengan keluhan fatigue pada pengemudi truk (p>0,05). Kata Kunci: Kelelahan, Pengemudi Truk, Transportasi, Keselamatan

Fatigue is a significant factor regarding safety issues such as transportation incident. Statistics show truck driver fatigue accounts for about 10 to 15% of serious road traffic accidents. The likelihood of a traffic accident occurring in an exhausted truck driver is eight times higher than for a well rested truck driver. According to the Badan Pusat ix Statistik (2019), During the 2015-2019 period, the number of traffic accidents in Indonesia increased by an average of 4.87 percent per year. Korlantas POLRI recorded the number of accidents throughout 2019 as many as 116,411. The number is up 6.59 percent compared to 2018 with 109,215 events. Accidents on truck cars occupy the third position based on the type of vehicle with the number of accidents 5.02 percent or about 5,822 incidents. Therefore, this study aims to describe the level of fatigue and the factors associated with complaints of fatigue on truck drivers. This research was conducted in July – October 2021 at PT. X as a company engaged in the transportation sector. This research is a quantitative research with a cross sectional study design. The sample in this study were 64 truck drivers. The data were then analyzed by chi square statistical test. The results of the study showed that 89% of respondents experienced moderate fatigue and 11% of respondents experienced high fatigue. From this research, it is also known that there is a relationship between sleep quality, duration of work and work environment load with complaints of fatigue in machinists (p <0.05). While individual factors in the form of age and smoking habits, sleep quantity and mental burden factors in the form of workload, work schedules are known to have no relationship with fatigue complaints among drivers (p>0.05). Keywords: Fatigue, Truck Drivers, Transportation, Safety
Read More
T-7519
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Andri
JInMA-Vol.61/No.9
Jakarta : IDI, 2011
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Dokter keluarga, Vol.5, No.8 Juli, 1986, hal. 416-418
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Dokter Keluarga, Vol.5, No.7 Juni. 1986 : hal. 356-364
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Warta Kesehatan Kerja, vol.5, No.4, November, 2008, hal. 19-21. ( ket. ada di bendel maj. campuran No.7 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
616.8 MAR c
[s.l.] : Surabaya Airlangga University Press 1980, s.a.]
Kumpulan Daftar Isi Buku   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive