Ditemukan 1997 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Bulletin of the WHO, Vol.91, Iss.7, July 2013, hal. 475-482
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Bulletin of the WHO, Vol.91, 2, Febr. 2013: hal. 93-101
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Bulletin of the WHO, Vol.91, 2, Febr. 2013: hal. 124-129
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Bulletin of the WHO, Vol.91, 2, Febr. 2013: hal. 136-141
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Bulletin of the WHO, Vol.91, 2, Febr. 2013: hal. 130-135
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Journal of Public Health (JPH), Vol.35, No.2, June 2013, hal. 206-212. ( ket. ada di bendel 2009/ 2013 )
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Vikas Sharma, Kanittha Chamroonswasdi, Suwat Srisorrachatr
SEATROPH-Vol.47/No.2
Bangkok : SEAMEO, 2017
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Erik Parulian Sihotang; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Kurnia Sari, Adiyatma Y.M. Siregar, Nana Tristiana Indriasari
Abstrak:
Read More
Keberlanjutan pembiayaan layanan HIV di Indonesia menghadapi tantangan akibat menurunnya dukungan donor internasional sehingga diperlukan alternatif pembiayaan yang mampu menjamin kesinambungan layanan, terutama pada fasilitas kesehatan swasta. Penelitian ini bertujuan menganalisis willingness to pay (WTP) pasien HIV terhadap layanan kesehatan di Klinik Globalindo serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan besarnya WTP. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 382 pasien HIV yang dipilih menggunakan metode consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Contingent Valuation Method (CVM) menggunakan pendekatan payment card. Analisis dilakukan secara deskriptif, bivariat menggunakan uji nonparametrik, dan multivariat menggunakan Generalized Linear Model (GLM) distribusi Gamma dengan fungsi log link untuk menganalisis total annual willingness to pay, serta Firth Logistic Regression untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kesediaan membayar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 92,9% responden bersedia membayar layanan HIV dengan rata-rata total annual WTP sebesar Rp1.728.719 per tahun dan median Rp1.750.000 per tahun. Analisis multivariat menunjukkan bahwa pendapatan, biaya transportasi, dan tingkat kepuasan layanan berhubungan signifikan dengan besarnya total annual WTP, sedangkan stigma dan diskriminasi berhubungan signifikan dengan kesediaan membayar. Semakin tinggi pendapatan dan kepuasan terhadap layanan, semakin tinggi nilai WTP, sedangkan biaya transportasi yang lebih besar cenderung menurunkan nilai WTP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien HIV memiliki potensi untuk berkontribusi dalam pembiayaan layanan HIV. Pengembangan skema pembiayaan bertingkat berdasarkan kemampuan ekonomi pasien dengan tetap mempertahankan mutu layanan dapat menjadi salah satu strategi untuk mendukung keberlanjutan layanan HIV di fasilitas kesehatan swasta.
The sustainability of HIV healthcare financing in Indonesia is increasingly challenged by declining international donor support, creating an urgent need for alternative financing mechanisms to ensure the continuity of HIV services, particularly in private healthcare facilities. This study aimed to assess the willingness to pay (WTP) of people living with HIV for healthcare services at Globalindo Clinic and to identify factors associated with the amount of WTP. A cross-sectional study was conducted among 382 HIV patients selected using consecutive sampling. Data were collected through a structured questionnaire based on the Contingent Valuation Method (CVM) employing the payment card approach. Data were analyzed using descriptive statistics, non-parametric bivariate tests, and multivariable analyses with a Gamma Generalized Linear Model (GLM) using a log-link function to estimate total annual WTP, while Firth logistic regression was applied to identify factors associated with willingness to pay. The findings showed that 92.9% of respondents were willing to pay for HIV services, with a mean annual WTP of IDR 1,728,719 and a median of IDR 1,750,000 per year. Multivariable analysis demonstrated that income, transportation costs, and service satisfaction were significantly associated with total annual WTP, whereas HIV-related stigma and discrimination were significantly associated with willingness to pay. Higher income and greater satisfaction were associated with higher WTP, while higher transportation costs were associated with lower WTP. These findings suggest that HIV patients have the potential to contribute financially to the sustainability of HIV services. A tiered financing scheme based on patients' economic capacity while maintaining service quality may represent a feasible strategy to support sustainable HIV healthcare services in private healthcare facilities.
T-7616
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Bulletin of the WHO, Vol.91, 2, Febr. 2013: hal. 148-149
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Asia-Pacific J. of Public Health (APJPH), Vol.24, No.5, Sept. 2012, hal. 826-832. ( ket. ada di bendel 2010 - 2012 )
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
