Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 37365 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Rastra Ardi Yanatama; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Hendra, Mila Tejamaya, Thamrin Abudi, Yuliana
Abstrak: Pekerjaan sebagai pilot memiliki banyak tuntutan, tanggung jawab dan kemampuan yangharus di penuhi oleh pilot diantaranya menyangkut kesehatan pilot tersebut. Penelitian inimemakai desain potong lintang ( cross sectional ), rekam medis kadar kimia darah hasilpemeriksaan kesehatan secara berkala pada pilot tahun 2013 di Balai KesehatanPenerbangan, Jakarta. Kasus yang di temukan adalah adanya perbedaan nilai rata-ratakadar kimia darah hasil pemeriksaan secara berkala pada pilot yang dihubungkan denganfaktor jam terbang, jenis penerbangan, umur, kepemilikan instansi ,jenis maskapai,merokok, meminum alkohol dan jenis penerbangan. Disimpulkan bahwa beberapa nilairata-rata kadar kimia darah hasil pemeriksaan secara berkala pada pilot berbeda signifikanterhadap faktor merokok, jenis penerbangan dan riwayat meminum alkohol. Dari 288jumlah sampel responden yang diambil mewakili populasi yang ada, dapat diketahuibahwa tidak hanya pilot yang berumur yang rentan dengan risiko kesehatan, tetapi jugapilot yang masih di kategorikan muda juga rentan dengan risiko kesehatan.Kata kunci :Pilot, hasil pemeriksaan kesehatan kimia darah, jam terbang, jenis penerbangan, umur,kepemilikan instansi ,jenis maskapai ,merokok, meminum alkohol dan jenis penerbangan.
Job as a pilot has a lot of demands, responsibilities and capabilities which must be fulfilledby the pilot of which includes concerning the health of the pilots. This study is using across-sectional design ( cross sectional ), the medical record on the levels of bloodchemistry from the periodically health examination on the pilots in 2013 at the FlightHealth Center, Jakarta. The founded cases were there was differences in the average valueon the periodic examination results of the blood chemistry levels on the pilots whichrelated with the pilot flight hours factor, type of flight, age, agency ownership, type ofcarrier, smoking, drinking alcohol and type of flying. It was concluded that some of theaverage value from the periodic examination results of the blood chemistry levels on thepilots has a significant difference with the factors of smoking, type of flight and the historyon drinking alcohol. From the 288 number of samples of respondents taken to represent thepopulation, it can be acknowledge that not only the aging pilots are vulnerable to healthrisks, but young pilots are also still categorized vulnerable to health risks.Keywords :Pilot, the blood chemistry examination results, flight hours, type of flight, age, agencyownership, type of carrier, smoking, drinking alcohol and type of flying.
Read More
T-4061
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Haris Muzakir; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Baiduri, Hendra, Novianto Herupratomo
Abstrak: Risiko kecelakaan dan masalah kesehatan pada pilot akibat kelelahan mempunyaidampak yang sangat besar jika seorang pilot mengambil suatu keputusan dalamsuatu penerbangan. Berbagai penelitian dan laporan kasus membuktikan kelelahanpada pilot masih banyak terjadi. Analisis faktor risiko kelelahan dilakukan untukmengetahui kelelahan pada pilot pesawat komersial. Untuk mengetahui kelelahanpada pilot menggunakan Samn-Perelli Subjective Scale. Studi kasus dilakukan diPT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk., Jakarta. Penelitian ini menggunakan desainstudi cross-sectional yang digunakan untuk mengetahui hubungan antara variabelindependen dan dependen dan diteliti secara bersamaan dalam satu waktu.Peneliti menggunakan instrumen kuesioner dalam mengumpulkan data danmelakukan wawancara berstruktur dengan beberapa pilot. Penelitian inimenganalisis hubungan faktor kelelahan yang tidak terkait dengan pekerjaan danfaktor kelelahan yang terkait dengan pekerjaan dengan kelelahan pada pilot.Perusahaan perlu mempertahankan program yang sudah dijalankan oleh PT.Garuda Indonesia seperti limitasi waktu terbang, waktu tugas serta periode waktuistirahat untuk mengurangi kelelahan pada pilot.Kata kunci: Kelelahan pada pilot
The risk of accidents and health problems in a result of pilot fatigue will bring abig impact on decision making during the flight. Some case studies and reportsprove that pilot fatigue is still occured. Risk factor analysis is conducted to reviewand determine fatigue on pilot. Samn-Perelli subjective scale is being used in thisstudy to determine the fatigue of pilot. Case studies is conducted in PT. GarudaIndonesia (Persero) Tbk., Jakarta. Cross-sectional method is used as a designstudy to review the relationship between the dependent variable at one time.Researchers used a questionnaire instruments to collect data and conductinterviews to several pilots. This research analyze the relationship between fatiguework related factors and fatigue work non-related factors with pilot fatigue.Company needs to maintain the company's program such as as flight and dutytime limitation, rest period to reduce the fatigue.Key words: Pilot fatigue.
Read More
T-4565
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ahmad Susilo; Pembimbing: Ridwan Zahdi Sjaaf; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Eko Anjang Budi
Abstrak: Pada tahun 2000, Indonesia telah mencapai target global dalam eliminasi kusta. Namun, masih ada 14 provinsi yang belum mencapai target eliminasi. Angka penemuan kasus baru penyakit kusta cenderung statis. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kecenderungan angka penemuan kasus baru penyakit kusta dan faktor-faktor yang berhubungan dengan angka penemuan kasus baru penyakit kusta di Provinsi DKI Jakarta tahun 2009-2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi ekologi dan dianalisis dengan menggunakan uji korelasi. Diperoleh hasil bahwa kondisi sosial ekonomi (proporsi penduduk miskin, indeks pembangunan manusia, dan pengeluaran per kapita penduduk) memiliki hubungan yang sangat kuat dengan angka penemuan kasus baru penyakit kusta kecuali untuk variabel proporsi penduduk miskin. Sedangkan untuk kondisi iklim (suhu rata-rata, kelembaban rata-rata, intensitas cahaya matahari rata-rata) memiliki korelasi yang kuat dan kepadatan penduduk memiliki korelasi sedang dengan angka penemuan kasus baru penyakit kusta. Ketiga hasil ini tidak bermakna secara statistik (nilai p>0,005). Hasil uji yang bermakna didapatkan pada uji korelasi antara proporsi penduduk miskin dengan angka penemuan kasus baru penyakit kusta di Kepulauan Seribu (r=0,926 , nilai p=0,024) dan uji korelasi indeks pembangunan manusia di Jakarta Pusat (r= -0,888 , nilai p=0,044), Jakarta Utara (r= -0,949 , nilai p=0,014), dan Kepulauan Seribu (r= -0,913 , nilai p=0,031). Diperlukan kerjasama lintas sektor dan kemitraan dengan berbagai pihak dalam upaya pengendalian penyakit kusta
Read More
S-8676
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Mardhiyah; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dewi Susana, Eko Pudjadi
S-6368
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhamad Faisal Amirul Mukminin; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Hendra, Mila Tejamaya, Samsi Y. Samoeri, Chandra Arif Dermawan
Abstrak:
Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan aspek yang paling penting dalam melakukan setiap pekerjaan. Salah satu pekerjaan yang memiliki tingkat bahaya dan risiko tinggi adalah industri minyak dan gas bumi. Beberapa kali kita melihat kasus kebakaran atau ledakan yang pernah terjadi di depot bahan bakar minyak maupun kilang minyak yang ada di Indonesia. Maka dari itu, pekerjaan inspeksi teknis dan pemeriksaan keselamatan menjadi penting untuk meminimalisir kecelakaan kerja. Dalam penelitian ini, akan dilakukan analisis risiko terhadap ketidakeseuaian dari hasil inspeksi teknis dan pemeriksaan keselamatan pada instalasi depot bahan bakar minyak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional melalui pendekatan kualitatif, serta dalam penilaian risiko menggunakan pendekatan semi-kuantitatif dengan menggunakan matriks risiko. Hasil dari penelitian ini terdapat 4 ketidaksesuaian dari hasil inspeksi teknis dan pemeriksaan keselamatan. Diantaranya umur instalasi yang hampir melebihi umur desain, tahanan grounding yang tinggi, terdapat bangunan lain yang berada di dalam instalasi depot, dan rumput liar yang tinggi. Hasil analisis risiko menunjukkan bahwa dari ketidaksesuaian tersebut memiliki tingkat risiko ekstrim, tinggi, dan sedang. Semua analisis tingkat risiko dari ketidaksesuaian sudah dianalisis berdasarkan pengendalian yang sudah dilakukan serta insiden yang pernah terjadi sebelumnya di industri yang sama. Rekomendasi pengendalian yang diberikan oleh penulis, diharapkan dapat menurunkan tingkat risiko sampai ke tingkat risiko yang dapat diterima.

Occupational safety and health is the most important aspect of every job. One job that has a high level of danger and risk is the oil and gas industry. Several times we have seen cases of fires or explosions that have occurred at fuel oil depots and oil refineries in Indonesia. Therefore, technical inspection work and safety checks are important to minimize work accidents. In this study, a risk analysis of non-conformities from the results of technical inspections and safety checks at fuel oil depot installations will be carried out. This research uses an observational descriptive method through a qualitative approach, beside the risk assessment through a semi-quantitative approach that carried out using a risk matrix. The results of this study found 4 non-conformities from the results of technical inspections and safety checks. Among them are the age of the installation which almost exceeds the design life, high grounding resistance, there are other buildings inside the depot installation, and high weeds. The risk analysis results show that these non-conformities have extreme, high and medium risk levels. All risk level analyses of non-conformities have been analyzed based on the controls that have been implemented as well as incidents that have occurred previously in the same industry. The control recommendations provided by the author are expected to reduce the risk level to an acceptable risk level.
Read More
T-7336
Depok : FKM UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurul Fajriyah; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Robiana Modjo, Gatot Suhariyono
Abstrak: PM2,5 atau partikulat halus adalah partikulat dengan diameter kurang dari 2,5 μm dansalah satu sumber utamanya adalah emisi gas buang dari kendaraan. Sifat dari partikulatini dapat masuk ke alveolus dan terdifusi ke pembuluh darah kemudian dapatmenyebabkan inflamasi pada sel dan mengganggu kadar normal dari beberapa biokimia tubuh yang terkandung dalam darah, seperti glukosa, insulin, hs-CRP dan biomarkerpendukung berupa MDA serta TNF-α. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan antara kelompok terpajan dan tidak terpajan PM2,5 dengan keluhan gangguan pernapasan serta kadar glukosa, insulin, hs-CRP, MDA serta TNF-α.Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain studi cross sectional. Sampel yangdigunakan adalah petugas kebersihan Jalana Raya Jenderal Sudirman sebagai kelompokterpajan PM2,5 dan petugas kebersihan FKM UI sebagai kelompok tidak terpajan PM2,5.Dilakukan pengukuran konsentrasi PM2,5 secara personal sampling, kuesioner dan tesdarah sampel oleh laboratorium. Uji statistic yang digunakan, yaitu uji kai kuadrat dan ujit.Dari hasil penelitian didapatkan perbedaan antara glukosa (p=0,025), insulin (p=0,001),MDA (p=0,006) dan TNF-α (p=0,039) pada petugas kebersihan jalan raya dan petugaskebersihan FKM UI. Tidak terdapat perbedaan antara keluhan pernapasan (p=0,156) danhs-CRP (p=0,169) petugas kebersihan jalan raya dan petugas kebersihan FKM UI.
Kata Kunci: PM2,5, keluhan pernapasan, glukosa, insulin, CRP, MDA, TNF-α
PM2,5 or fine particles are particles with diameter less than 2,5 μm and one of the sourceis gas emission from vehicles. The character of these particles can enter until in alveoliand diffuse into artery and causing cell inflammation and distract the normalbiochemistry blood like amount of glucose, insulin and hs-CRP also using supportbiomarker MDA and TNF-α. The aim of this research is to know the differentiationbetween exposure group and un-exposure group of PM2,5 with respiration symptoms,glucose, insulin, hs-CRP, MDA and TNF-α in cleaning service at highway.This research is analytic descriptive with cross sectional design study. The samples arecleaning service at highway as exposure group and cleaning service at FKM UI as unexposure group. Personal sampling is used to measuring the particles, questionnair andsample blood tested by laboratorium. This research used statistical chi square test and ttest.Based on research, I found a differentiation in glucose (p=0,025), insulin (p=0,001),MDA (p=0,006) and TNF-α (p=0,039) in exposure group and un-exposure group. I didnot found a differentiation in respiration symptoms (p=0,156) and hs-CRP (p=0,169) inexposure group and un-exposure group.
Key words: PM2,5, respiration symptoms, glucose, insulin, CRP, MDA, TNF-α
Read More
S-8084
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tri Utami Pramudyastuti; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dewi Susana, Eko Pujdadi
S-6193
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fitri Sri Lestari; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dewi Susanna, Bunawas
S-6157
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Puri Andriyani; Pembimbing: Hendra
S-4014
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Supriyanto; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Izhar M. Fihir, Izzatu Milah
S-7890
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive