Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 30341 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
A. Abdul Aziz, Sawitri, Tuti Parwati
PHPMA-Vol.1/No.2
Denpasar : Universitas Udayana, 2013
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Trisnadewi, Suratga, Dyah Pradnyaparamita Duarsa
PHPMA-Vol.1/No.2
Denpasar : Universitas Udayana, 2013
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rizanda Machmud
616.241 MAC p
Padang : Andalas University Press, 2006
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ema Suryani; Pembimbing: Zakianis; Ririn Arminsih; Penguji: Ema Hermawati, Satria Pratama, Fachrudin Ali Achmad
Abstrak: Ventilator mekanik merupakan salah satu aspek yang penting dan banyak digunakan bagi perawatan pasien kritis di Intensif Care Unit (ICU). Lama pemakaian ventilator mekanik merupakan salah satu faktor penting penyebab VAP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama pemakaian ventilator mekanik dengan kejadian Ventilator Associated Pneumonia (VAP) di ICU RSUD Tarakan Jakarta tahun 2014 2017 Jenis peneltian analitik, desain penelitian studi potong lintang (cross sectional). Metode pengambilan sampel adalah consecutive sampling dengan cara observasi catatan medik pasien yang memakai ventilator mekanik minimal 48 jam dan dirawat minimal 3 hari di ruang ICU RSUD Tarakan Jakarta Tahun 2014 2017 dan sampel berjumlah 106 sampel. Data dianalisis dengan uji chi square, t-test independent, dan regresi logistik. Prevalensi Kejadian Ventilator Associated Pneumonia (VAP) sebesar 17,9%. Lama pemakaian ventilator mekanik dan lama perawatan secara statistik menunjukkan berhubungan yang bermakna dengan kejadian VAP. Sedangkan variabel umur, penyakit yang mendasari, posisi tidur, pembedahan dan pemberian antibiotik secara statistik tidak menunjukkan hubungan yang bermakna terhadap kejadian Ventilator Associated Pneumonia (VAP). Hasil analisis multivariat diperoleh bahwa variabel lama pemakaian ventilator mekanik merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan kejadian VAP, dengan OR=5,265 (95% CI: 1,084-25,548)
Mechanical ventilator is one of the important aspects and frequently used for treatment of critical patients in the Intensive Care Unit (ICU). The duration for using mechanical ventilator is important factors caused VAP. This research aimed to find the correlation between duration of mechanical ventilator use and Ventilator Associated Pneumonia (VAP) case in ICU RSUD Tarakan Hospital Jakarta 2014 2017. This was an analitic research with observational study (cross-sectional design). Sampling method used consecutive sampling by observed medical records of patients who used mechanical ventilator at least 48 hours and treated at least 3 days in ICU RSUD Tarakan Hospital Jakarta January 2014 December 2017, as many as 106 sampels. Data was analyzed by chi-square, t-test independent, and logistic regression. Prevalention of Ventilator Associated Pneumonia (VAP) was about 17,9%. Duration of mechanical ventilator use and duration of treatment had significant correlation to VAP. While age, basic disease, sleep position, surgery and antibiotic treatment insignificant to VAP. Multivariate analysis showed that duration of mechanical ventilators use variable was the most dominant variable related to VAP OR=5,265 (95% CI: 1,084-25,548)
Read More
T-5509
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Soepartono; Pembimbing: Adik Wibowo; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Dumilah Ayuningtyas, Susilawati A. Bolang, Aditya Ganggaiswari
Abstrak:
Rumah sakit adalah institusi kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien dan merupakan tempat berkumpulnya berbagai pasien dengan masalah medis masing-masing, sehingga transmisi penyakit menular antar pasien, tenaga kesehatan ke pasien dan juga lingkungan ke pasien, merupakan masalah yang harus dikendalikan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya underreported kasus VAP, pelaksanaan surveilans VAP, serta implementasi VAP bundle di Rumah Sakit S, karena proses surveilans, serta implementasi VAP bundle merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam rangka menurunkan angka kejadian VAP. Penelitian ini merupakan studi observasional kualitatif dengan menggunakan data deskriptif dari 96 pasien dengan hasil kultur sputum positif periode perawatan Januari 2018 sampai Desember 2018 sebagai data awal penelitian. Dari hasil telaah dokumen rekam medis pada pasien dengan riwayat pemakaian ventilator dengan hasil kultur kuman pada sediaan dahak dan bilasan bronkus yang positif, dari 96 sampel yang diperiksa ternyata ditemukan 40 pasien memiliki sampel sputum positif lebih dari satu sampel, sehingga dilakukan eksklusi menjadi 56 sampel, dari 56 sampel ini ditemukan 5 kasus terduga VAP. Berdasarkan hasil FGD dan wawancara mendalam serta penelusuran akar masalah dengan diagram fishbone ditemukan kebijakan surveilans VAP dan implementasi VAP bundle yang belum terperinci dan belum adanya SOP yang terintegrasi, adanya faktor sumber daya manusia berupa kurangnya kedisiplinan dan belum adanya sistem audit yang menjamin validitas surveilans yang dilakukan serta keseragaman kualitas pelayanan kesehatan yang diterima. Dengan metode PDCA, peneliti merumuskan rencana kerja yang dapat digunakan manajemen rumah sakit yakni dengan pembaharuan dari sisi kebijakan pencegahan dan pengendalian VAP, perbaikan dan penyempurnaan SOP yang berkaitan dengan surveilans dan implementasi VAP bundle, mengembangkan sistem audit surveilans VAP dan audit implementasi VAP bundle, pengembangan sistem edukasi berkala untuk memastikan terdapat persamaan tingkat pemahaman pada tingkat pelaksana kebijakan dan evaluasi secara menyeluruh atas kebijakan dan SOP.

Hospitals are health institutions that provide health services for patients, thus transmission of infectious diseases in hospital must be controlled. Study was conducted to determine whether or not there were underreported cases of VAP. This research is a qualitative observational study with descriptive data from 96 patients with positive sputum culture results from January - December 2018 as initial data. It was found from a review of medical record documents of patients with ventilator usage history that there were 5 cases of VAP. Based on FGD results, in-depth interviews, and fishbone diagram, it was found that VAP surveillance policy and implementation of VAP bundle were not detailed, there was no integrated SOP, human resource factors such as lack of discipline and no audit system that guaranteed the validity of surveillance and uniformity of health services quality. With PDCA method, researcher formulated a workframe, namely updating the policy for prevention and control of VAP, improvement and refinement of SOPs related to surveillance and implementation of VAP bundles, developing VAP surveillance and VAP bundle audit system, developing educational systems periodically to ensure a common level of understanding at the level of policy implementers and a comprehensive evaluation of policies and SOPs.

Read More
B-2149
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Suhartono; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Vetty Yulianty Permanasri, Hendra Marwazi, Sodikin Sadek
Abstrak:
Hasil pemeliharaan korektif (perbaikan) alat kesehatan di RSUP Sanglah Denpasar mengalami penurunan yaitu tahun 2012 adalah 53% dan tahun 2013 adalah 49%. Sementara target Standar Pelayanan Minimal (SPM) RSUP Sanglah adalah 75%, dan target Kementerian Kesehatan RI adalah 100%. Kondisi ini merugikan pasien yang memerlukan pelayanan alat, dan rumah sakit dari sisi finansial. Penelitian ini bertujuan mencari faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya hasil pemeliharaan ini, dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan teori sistem (input-proses-output). Hasil dan pembahasan penelitian menyimpulkan bahwa penyebab rendahnya hasil pemeliharaan korektif adalah kurang siapnya faktor-faktor perencanaan pemeliharaan, organisasi IPSRS, pelaksanaan pemeliharaan, dan pengendalian mutu pemeliharaan alat kesehatan. Saran ditujukan kepada manajemen RSUP Sanglah adalah perlunya penambahan minimal 7 orang dan pelatihan berkala terhadap teknisi dan operator; Pengendalian peredaran merek-merek dan alat-alat yang kurang berkualitas di rumah sakit; Penyederhanaan prosedur pengadaan barang/ jasa internal dan mempercepat proses pengadaan suku cadang; Pemanfaatan pihak ketiga untuk pemeliharaan alat-alat berteknologi tinggi, dan KSO alat kesehatan yang menguntungkan rumah sakit; Perencanaan yang berbasis kebutuhan aktual di lapangan; Pelaksanaan pemeliharaan preventif yang sesuai rekomendasi pabrik; serta peningkatan motivasi staf agar bekerja untuk mencapai target.
 

 
The result of medical equipment corrective maintenance (repair) in Sanglah General Hospital, Denpasar, year 2012 and 2013, were low (53% in 2012 and 49% in 2013), while target of Sanglah Hospital is 75%, and of Ministry of Health (MOH) standard is 100%. This condition will adverse to the pasien, and hospital because of financial loss. The study used qualitative and system approaches (input-process-output), and to find out the factors that affect those low result. The result concluded that the problem was caused by lack of technician and at least additional of 7 persons is needed. This study suggested to restrict the unqualified medical equipment at Sanglah Hospital, simplify and faster the spareparts procurement procedures, involve third party participation to maintain the advance medical equipment and joint operasional (KSO) of medical equipment, planning based on the actual target, implementation of maintenance based on manufacturer recommendation, and improve staff motivation to achieve the hospital target on quality improvement.
Read More
B-1623
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
The Indonesian Journal of Infectious Diseases (IJID), vol.1, no.3, 2013, hal. 24-29. ( ket. ada di bendel maj. campuran No. 12 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kesmas, Vol.2, No.2, Okt. 2007, hal. 64-68
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
I gusti Agung Ayu Kusuma Arini; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Purnawan Junadi, Mieke Savitri, Budi Hartono, Ni Wayan Milawati
B-1606
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Buku 1, Republika , hal 31
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Koran   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive