Ditemukan 20749 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Adolescence is a time where one individual's experience of transition from one stage to the next and a good change of emotion, body, interests, behavioral patterns, and also full of problems. This resulted in changes in attitudes and behavior, such as starting to notice the appearance myself, became interested in trying to attract the opposite sex and show feelings of love, which would then arise sexual urges.
Tesis ini membahas tentang analisis sikap dan perilaku mahasiswa semester IV program studi D.III Keperawatan STIKes. X Tasikmalaya terhadap hubungan seksual pra nikah. Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan Rapid Assessment Procedures (RAP). Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap sepuluh orang mahasiswa yang memiliki kriteria empat orang pernah dan enam orang belum pernah melakukan hubungan seksual pra nikah. Hasil penelitian, kepercayaan mahasiswa tehadap beberapa mitos tentang pencegahan kehamilan, keseluruhan informan tidak percaya, dan bagi yang melakukan hubungan seksual pra nikah, pencegahan kehamilan dililakukan dengan menggunakan pengaman seperti kondom dan pil KB. Harapan penulis terhadap penelitian ini adalah terciptanya intervensi yang memadai bagi institusi, keluarga dan masyarakat sekitarnya agar mahasiswa sebagai generasi penerus terhindar dari perilaku seksual yang tidak sehat. Kata kunci : Sikap, perilaku, seksual pra nikah
This thesis discusses the analysis of student attitudes and behavior of fourth semester of Nursing courses STIKes D. III. X Tasikmalaya toward premarital sexual relations. Analyses were performed using a qualitative approach with a Rapid Assessment Procedures (RAP). Data was collected through in-depth interviews of ten students who have the criteria four and six people have ever had sexual intercourse before marriage. The results, student confidence Cosmos, some myths about preventing pregnancy, the overall informants do not believe, and for the conduct of premarital sexual relationships, preventing pregnancy by using a safety such as condoms and birth control pills Hope the author of this research is the creation of an adequate intervention for institutions, families and surrounding communities in order to avoid students as the next generation of unhealthy sexual behavior. Key words: attitudes, behavior, premarital sexual
Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tahu status HIVterhadap penggunaan kondom konsisten pada LSL di Yogyakarta dan Makassardan melihat adakah perbedaan hasil analisis dengan menggunakan metode RDS dan non RDS terhadap indikator program. Penelitian ini menggunakan data STBP2013.
Hasil: Dari hasil analisis diperoleh bahwa di Yogyakarta ada pengaruh tahu statusHIV terhadap penggunaan kondom konsisten dengan OR sebesar 6,6 dan 95% CI2,1-20,9, sedangkan di Makassar belum dapat diketahui pengaruh tahu status HIVdengan penggunaan kondom konsisten dengan OR sebesar 1,6 dan 95% CI 0,6 -4,4. Ada perbedaan hasil analisis dengan menggunakan metode RDS dan nonRDS terhadap indikator program.
Kesimpulan: Terdapat pengaruh tahu status HIV dengan penggunaan kondomkonsisten pada lelaki yang seks dengan lelaki di Yogyakarta sedangkan di Makassar belum dapat diketahui pengaruh tahu status HIV dengan penggunaankondom konsisten. Terdapat perbedaan hasil analisis dengan menggunakanmetode RDS dan non RDS terhadap indikator program
Kata kunci: LSL, status HIV, kondom konsisten
Introduction : Sex which higher risk of spreading HIV is sex with multiplepartners and change partners that is largely dominated by commercial sex, eitheron the heterosexual and homosexual group, or similar sexual behaviour. Groupsmost at risk of contracting HIV is a group of homosexual and bisexual men arecommonly categorized as men sex with men, or so-called MSM. In many parts ofthe region, HIV among MSM appears with HIV infection very quickly.
Methods: This study aimed to determine the effect knowing their HIV statustoward consistency condom use in MSM in Yogyakarta and Makassar and to seethe differences between analysis using RDS and non RDS to indicator of program.This study uses data IBBS 2013.
Summary: From the results of the analysis showed that in Yogyakarta there wasan effect Yogyakarta of knowing HIV status toward consistency condom use withan OR of 6,6 and 95%CI 2,1-20,9. while in Makassar unclear knowing HIV statustoward consistent condom use with an OR of 1.6 and 95% CI 0,6 - 4,1. There isdifferences between analysis using RDS and non RDS to indicator of program.
Conclusion: There is Influence of knowing HIV Status to consistent Condom usein Yogyakarta while in Makassar unclear knowing HIV status toward consistentcondom use. There is differences between analysis using RDS and non RDS toindicator of program.
Kata kunci: MSM, HIV status, condom consistent
