Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 21253 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Henny Hanna; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito
B-795
Depok : FKM UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Henny Hanna, Wiku B.B. Adisasmito
JMARSI Vol.5, No.4
Depok : FKM UI, 2005
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lingga Mahawan Putri; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Mochammad Afton Hiadayat
S-6002
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fransisren; Pembimbing: Ascobat Gani; Penguji: Adang Bachtiar, Ede Surya Darmawan, Andreasta Meliala, Andi Sakurawati
Abstrak: RSUD Weda mengalami masalah rendahnya pemanfaatan tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) yang berdampak rendahnya cost recovery rate sebesar 48,2%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang memengaruhi rendahnya BOR di RSUD Weda. Penelitian non eksperimental dengan data kualitatif. Penelitian dilakukan di RSUD Weda, Kabupaten Halmahera Tengah. Waktu pelaksanaan pengumpulan data yaitu pada bulan Juni 2022. Data dikumpulkan secara wawancara mendalam, telaah dokumen, serta observasi. Faktor yang berperan terhadap rendahnya tingkat hunian di RSUD Weda yaitu faktor mutu pelayanan meliputi masalah diskontinuitas dokter spesialis, ketersediaan obat yang tidak sesuai kebutuhan, dan kebersihan rumah sakit yang kurang; faktor eksternal meliputi faktor kendala geografis, moda transportasi, dan jarak menuju RSUD Weda yang mempengaruhi tingginya biaya operasional, faktor karakteristik masyarakat meliputi rendahnya tingkat pendidikan dan pekerjaan. Masih banyak ditemukan masyarakat di Kabupaten Halmahera Tengah yang memiliki tingkat pendidikan terakhir dibawah SMA, dan hal ini menunjukkan kualitas pengetahuan, dan pemahaman terhadap pentingnya kesehatan juga rendah. Pekerjaan berkaitan dengan pendapatan. Pendapatan berhubungan dengan cara pembayaran biaya operasional rujukan, dan cara membiayai hidup mereka di tempat rujukan. Dapat disimpulkan bahwa faktor rendahnya mutu pelayanan rumah sakit, karakteristik masyarakat, dan faktor eksternal dapat memengaruhi rendahnya tingkat hunian di RSUD Weda
Read More
B-2288
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rosjidah Rahmawati; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Suprijanto Rijadi, Erica Lukman, Purwanto
Abstrak: Pada penelitian ini dicari pengaruh dari Faktor Struktur dan Prosessebagai unsur mutu sesuai teori Donabedian terhadap Net Death Rate/ NDR daripenyakit Stroke. Sumber data yang terpilih berasal dari pasien Sroke berupakasus Intracerebral haemorrhage dan Cerebral infarction di RSUD DrKanujoso Djatiwibowo Balikpapan pada tahun 2014. Penelitian bersifatkualitatif dengan metode deskriptif analitik menggunakan studi retrospektif.Didapatkan faktor struktur secara berurutan yang mempengaruhi adalah kondisipasien, fasilitas, kebijakan dan sumber daya manusia. Sedangkan faktor prosesterbanyak di Rawat Inap yang mempengaruhi adalah kendala dalam menjalankaninstruksi serta adanya Infeksi Rumah Sakit/ IRS yang terjadi dalam prosesperawatan. Di IRD faktor proses yang menjadi kendala adalah pelayananpemeriksaan penunjang khusus nya CT Scan tidak selalu dapat dilakukan.Disarankan untuk melakukan peningkatan mutu pelayanan denganmemperbaiki kendala faktor struktur dan proses serta mengembangkan pelayanansatu atap Unit StrokeKata Kunci : Mutu, Donabedian, NDR Stroke, Faktor Struktur, Faktor Proses
This study is seeking the impact of structure and process as the qualityaspect according to Donabedian 's theory that affecting to the Net Death Rate/NDR Stroke disease. Selected data source are Stroke patients, consisting ofIntracerebral Haemorrhage and Cerebral Infarction at Dr Kanujoso DjatiwibowoBalikpapan Hospital in the year 2014. This study is a qualitative research usingdescriptive analytic retrospective method. Structure and Process Factors that areinfluencing each other. It reveals that Structure Factors in hospitalization that areaffecting sequentially are the condition of the patient, facilities, policies andhuman resource. On the other hand it reveals that Process Factors includeobstacle on running the primary instruction and also Hospital AccociatedInfections/ HAIs occurs due to the nursing process. In Emergency Unit there isobstacle in Process Factor as the CT Scan service is not available sometime. It isrecommend to improve the quality of Stroke patient to overcome the Structure andProcess Factors and to develop the on stop service Stroke Unit.Keywords : Quality, Donabedian , NDR Stroke , Structure Factor, Process Factor.
Read More
B-1717
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Novi Syahrial; Pembimbing: Yuli Prapanca Satar
Abstrak:
Pemanfaatan pelayanan kesehatan pada dasarnya merupakan hasil interaksi antara pengguna jasa pelayanan kesehatan dalam hal ini pasien (user) dan peyelenggara pelayanan kesehatan (provider), interaksi ini merupakan suatu hal yang sangat kompleks dan dipengaruhi oleh banyak faktor. Rumah sakit Omni Medical Center (RSOMC) adalah sebuah rumah sakit umum swasta yang terletak di daerah Pulomas Jakarta Timur. Tingginya angka kunjungan pada poli rawat jalan kebidanan di RSOMC ternyata tidak diikuti oleh jumlah persalinan di RSOMC yang tinggi juga, oleh karena itu hal ini sangat menarik untuk diteliti dan diketahui apa penyebabnya. Desain penelitian ini adalah kasus kontrol. Kasus adalah ibu hamil yang memeriksakan kehamilan di unit rawat jalan kebidanan RSOMC dan melakukan persalinan di RSOMC juga, sedangkan kontrol adalah ibu hamil yang memeriksakan kehamilan di unit rawat jalan poli kebidanan RSOMC dan tidak melakukan persalinan di RSOMC. Jumlah responden dari kelompok kasus adalah sebanyak 15 orang ibu yang akan dipilih secara simple random sampling dan jumlah responden dari kelompok kontrol adalah sebanyak 15 orang ibu juga dan akan dipilih secara simple random sampling. Jadi jumlah keseluruhan sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 30 orang ibu. Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh dari variabel-variabel yang diteliti dengan pemilihan tempat persalinan di RSOMC Jakarta dilakukan analisa Univariat untuk melihat keputusan pemilihan tempat persalinan dan distribusi frekuensi dari masing-masing variabel dan analisa Bivariat untuk melihat pembuktian dan dilakukan perhitungan Odds Ratio dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil peneltian menunjukan ada hubungan yang bermakna antara variabel biaya dan variabel kemudahan mendapatkan informasi dengan keputusan pemilihan tempat persalinan di RSOMC, walaupun variabel-variabel lain secara statistik tidak menunjukkan hubungan yang bermakna akan tetapi hal tersebut sangat menarik untuk ditelusuri dan perlu dicermati oleh pihak rumah sakit.

Factors Influencing Patient Decision of Mid-Wife-Affairs Outpatients Treatment at Omni Medical Center Hospital Jakarta Toward selection of Place of DeliveryBasically the utilization of health service in the result of interaction between the user (patients) and the providers of health service. The interaction is very complex and influenced by many factors. Omni Medical Center Hospital is a private public hospital located at Pulomas region of East Jakarta. The high number of visit to mid-wife-affairs outpatient poly at RSOMC appears not followed by the number of deliveries at RSOMC which is also high. Therefore this matter is very interesting to be and recognized what the reasons are. This study design is a case control. The case is a pregnant mother, her pregnancy examined at the mid-wife outpatient treatment unit of RSOMC and also conducting delivery at the RSOMC, while the control is pregnant mother, her pregnancy examined at mid-wife outpatient treatment poly unit of RSOMC and does not conducting delivery at RSOMC. The numbers of respondents of the case group are 15 mothers selected at sample random sampling and the numbers of respondent of the control group are 15 mothers as well as and will be selected at simple random sampling. Thus the total samples at this study are thirty mothers. To know the existence or not of variables studied by selecting place of delivery at RSOMC Jakarta, an Univariat analysis is carried out to see the decision of selection of delivery places at RSOMC and Bivariat analysis to see the verification and carrying out the calculation of Odds Ratio through Chi-Square test. The result of the study shows that there is a significant relation between variables of cost and variables of facilities to obtain information by the decision of delivery place selection at RSOMC, even thought other variables statistically do not show significant relation but the matter is very interesting to be traced and need to be closely observed by the management of the hospital.
Read More
B-485
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lianingsih Partahusniutoyo; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Wachyu Sulistiadi, Sylvia Richarda Doy
Abstrak:

Penelitian ini dilatarbelakangi jumlah resep dari unit rawat jalan yang ditebus di luar unit farmasi PK Sint Carolus pada tahun 2009 sebesar 21,37%. Proses pembelian obat di unit farmasi rawat jalan PK Sint Carolus masih manual, setelah berkonsultasi dengan dokter, pasien menerima resep dan memilih sendiri tempat membeli obat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi pasien dalam memilih tempat membeli obat di PK Sint Carolus. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan mulai bulan April sampai awal Juni 2010 di Poliklinik spesialis PK Sint Carolus, Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan data sekunder sebagai data awal dan kemudian dikembangkan dengan wawancara mendalam kepada informan yang terlibat dalam proses pemilihan tempat membeli obat di PK Sint Carolus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya persentase resep obat yang dibeli di luar unit farmasi PK Sint Carolus disebabkan oleh kualitas pelayanan unit farmasi yang belum optimal, belum semua dokter meresepkan sesuai formularium, kurangnya kontrol manajemen terhadap fungsi panitia farmasi dan terapi dan belum terjalin relationship antara pasien dengan petugas farmasi. Kata kunci : Pemilihan tempat membeli obat, farmasi


 

This research  conducted because  the amount of prescription from outpatient unit which be redeemed outside pharmacy unit of PK Sint Carolus in the year of 2009 has reached the number of 21,37%. The process to buy medicine in the pharmacy unit is still working manually. After consulting with the doctor, patient receive a prescription dan choose by themselves where to buy the medicine. The objective of this research is  find out factors that influence patients in choosing where to buy drugs in PK Sint Carolus. This research was conducted for 2 months since April until early June 2010 in spesialist polyclinic of PK Sint Carolus, Jakarta. This research was using qualitative approach, with secondary data as initial data dan then improved by  indepth interview with informans who involved with the selection of places to buy drugs. The result of this research shows that the big percentage of prescription which bought outside the pharmacy unit of PK Sint Carolus is caused by the lack of control towards the function of pharmacy and therapy commitee, the service quality of pharmacy unit which is not optimal yet, not all the doctors prescribe according to formularium, and there hasn’t been a relationship between patients and pharmacysts. Keywords : Selection of places to buy drugs, pharmacy

Read More
B-1252
Depok : FKM-UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nanik Supriani; Pembimbing: Puput Oktamiani; Penguji: Kurnia Sari, Permanasari, Vetty Yulianti, Susi Setyawati, Budi Hartono
Abstrak:

ABSTRAK

Pemanfaatan suatu pelayanan kesehatan merupakan hasil interaksi antara pengguna jasa pelayanan kesehatan dan penyelenggara pelayanan kesehatan. Interaksi ini merupakan suatu hal yang sangat kompleks dan berhubungan dengan banyak faktor. Rumah Sakit Hermina Bekasi adalah rumah sakit umum swasta yang terletak di Kota Bekasi dengan unggulan pelayanan pada kebidanan dan anak. Tingginya jumlah kunjungan Ante Natal Care ternyata tidak diikuti oleh tingginya jumlah persalinan. Data selama tiga tahun berturut-turut menunjukkan jumlah kelahiran tidak pernah mencapai target yang ditetapkan oleh Rumah Sakit, hal ini menjadi menarik untuk diteliti lebih lanjut apa penyebabnya dari sisi penyelenggara dan pendukung pelayanan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan kuantitatif. Sedangkan desain penelitiannya adalah cross sectional. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang diisi oleh responden. Populasi adalah seluruh pasien yang melahirkan di RS Hermina Bekasi. Pengambilan sampel dengan purposive dan quota sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat yaitu distribusi frekuensi, analisis bivariat dengan uji Chi Square, analisis multivariat tidak dilakukan karena tidak memenuhi syarat pengujian. Hasil uji statistik semua variabel bebas tidak adanya hubungan dengan frekuensi selalu memanfaatkan, namun berdasarkan hasil angka, proporsi terbesar frekuensi pemanfaatan pelayanan responden ada pada semua variabel bebas yang baik. Setelah dilakukan pemilahan dan penilaian lebih mendalam dengan menjabarkan hasil penilaian skala Likert yang ada dari masing- masing variabel bebas, didapatkan kekurangan pada hampir semua peryataan dari variabel bebas kecuali perilaku SDM (dokter dan perawat) dan kenyamanan. Sehingga perlu untuk ditelaah lebih lanjut terhadap kekurangan- kekurangan yang ada dari sisi provider. Analisa multivariat tidak bisa diolah lebih lanjut karena hanya satu yang bisa masuk permodelan multivariat (tidak memenuhi syarat).


ABSTRACT

Utilization of health services is the result of an interaction between the users health services and providers of health services. This interaction is a very complex matter and is associated with many factors. Hermina Bekasi Hospital is a general hospital located in Bekasi with superior service in obstetrics and children. The high number of Ante Natal Care visits was not followed by the high number of births. Data for three years in a row shows the number of births has never reached the target set by the hospital, it becomes interesting to study further about the causes from provider and health services side. This research use a quantitative analytical approach while the study design was cross-sectional. Data collection used questionnaires completed by respondents. The population was all patients who give birth in Hermina Bekasi hospital with purposive and quota sampling. Analysis of the data using univariate frequency distributions, bivariate analysis with Chi Square test, multivariate analysis was not performed because it does not meet the test requirements. The results of the all the independent variables statistical test are not always the relationship with the frequency of use, but based on the numbers, the largest proportion of respondents frequency of service utilization for all the independent variables are good. After sorting and more deep assessment by outlining the results of the existing Likert scale assessment of each of the independent variables, found flaws in nearly all variables except the stationing of human behavior (doctors and nurses) and comfort. So it needs to be examined against the existing shortcomings of the provider. Multivariate analysis could not be processed further because the only one who can get in multivariate modeling (not eligible).

Read More
B-1479
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ni Putu Sri Wahyuni; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Adik Wibowo, Vetty Yulianty Permanasari, Dewa Putu Alit Parwita, I.B.G. Fajar Manuaba
Abstrak: Pelayanan kesehatan saat ini sudah mulai bergeser dengan menempatkan pasien sebagai pusat pelayanan kesehatan. Kesinambungan pelayanan berjalan baik jika semua pemberi pelayanan mampu memberikan informasi yang dibutuhkan untuk membuat keputusan yang tepat. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif bertujuan untuk menganalisis faktor - aktor yang mempengaruhi penerapan patient centered care di ruang rawat inap RSUD Wangaya Denpasar. menggunakan metode potong lintang (cross sectional), Data dianalisis menggunakan analisis tabulasi silang dan chi square. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan 70 responden yang terpilih dan sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil penelitian didapatkan 50% responden menerapkan pelayanan berfokus pada pasien dengan baik, 81,43 % responden memiliki tingkat pengetahuan baik tentang pelayanan yang berfokus pada pasien, 44,29 % responden mempunyai katagori sikap baik, 48,57 % responden memiliki motivasi tinggi, 50% memiliki ketrampilan baik dalam penerapan pelayanan yang berfukus pada pasien, Hasil uji regresi logistic menunjukkan bahwa pengetahuan merupakan faktor yang paling dominan dalam penerapan pelayanan berfokus pada pasien. Ini ditunjukkan dengan signifikansi (0,048) yang lebih kecil dari nilai taraf nyata (α = 0,05). Koefisien regresi dari Pengetahuan perawat (1,848) yang bertanda positif menunjukkan adanya pengaruh yang positif dan signifikan, nilai Nagelkerke R Square. Nilai tersebut adalah sebesar 0,372. Ini berarti kontribusi pengaruh dari pengetahuan perawat, sikap, motivasi dan keterampilan terhadap penerapan PCC adalah sebesar 37,2%
Health services have begun to shift by placing patients at the center of health services. Continuity of service runs well if all service providers are able to provide the information needed to make the right decisions. This research was conducted to analyze the factors that influence the implementation of patient centered care in the inpatient room of Wangaya Hospital in Denpasar. The method in this study use a quantitative method using a descriptive analytic design with a cross Sectional approach. Data were analyzed using cross tabulation analysis and chi square analysis. Data were collected through a questionnaire given to 70 respondents who were selected and in accordance with the inclusion and exclusion criteria. The results showed that 50% of respondents applied patient-focused services well, 81.43% of respondents had a good level of knowledge about patient-focused services, 44.29% of respondents had a good attitude category, 48.57% of respondents had high motivation, 50 % have good skills in the application of patient-focused services. The logistic regression test results show that knowledge is the most dominant factor in the application of patient-focused services. This is indicated by the significance (0.048) which is smaller than the real level value (α = 0.05). The regression coefficient of Nurse Knowledge (1,848) which is positive indicates a positive and significant influence, the Nagelkerke R Square value. This value is 0.372. This means that the contribution of the influence of the nurse's knowledge, attitude, motivation and skills to the application of PCC is 37.2%
Read More
B-2168
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Gita Noviskandariani; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Amal C. Sjaaf, Tabrani Kasbir
S-6186
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive