Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34219 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Eliza Eka Nurmala; Pembimbing: Soekidjo Notoatmodjo; Penguji: Evi Martha, Anwar Hasan, Bambang Setiaji, Khaerudin
T-4217
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tisa Indriyani; Pembimbing: Dien Anshari; Penguji: Ella Nurlaella Hadi, Della Ariyani
Abstrak: Kasus diare pada golongan umur 5-14 tahun memiliki jumlah yang cukup tinggi. Untuk meminimalisir resiko terjadinya penularan penyakit diare diperlukan tindakan cuci tangan pakai sabun (CTPS) karena terbukti efektif untuk mematikan virus diare. Namun, kesadaran masyarakat terhadap CTPS masih terbilang rendah sehingga dibutuhkan pendidikan kesehatan salah satunya bisa dilakukan dengan metode demonstrasi dan metode ceramah. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan metode demonstrasi dan metode ceramah terhadap tingkat pengetahuan, sikap dan motivasi CTPS pada siswa-siswi sekolah dasar di Kecamatan Jiput. Pengambilan data menggunakan lembar kuesioner yang dibagikan kepada siswa SDN Banyuresmi 1 dan SDN Jiput 4. Jenis penelitian kuantitatif dan desain penelitian quasi eksperimen yaitu one group pretest-posttest design. Analisis penelitian ini menggunakan Uji Wilcoxon untuk melihat adanya suatu perubahan pengetahuan, sikap, dan motivasi siswa mengenai CTPS sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kenaikan yang signifikan secara statistik dari pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode demonstrasi dan metode ceramah terhadap pengetahuan, sikap dan motivasi tentang cuci tangan pakai sabun siswa sekolah dasar di Kecamatan Jiput
Cases of diarrhea in the age group 5-14 years have a fairly high number. To minimize the risk of transmission of diarrheal disease, it is necessary to wash hands with soap because it is proven to be effective in killing the diarrhea virus. However, public awareness of washing hands with soap is still relatively low so that health education is needed, one of which can be done by the demonstration method and the lecture method. This study is to determine the effect of health education using the demonstration method and the lecture method on the level of knowledge, attitudes and motivation of washing hands with soap in elementary school students in Jiput District. Data were collected using a questionnaire that was distributed to students at SDN Banyuresmi 1 and SDN Jiput 4. The type of quantitative research and quasi-experimental research design was one group pretest-posttest design. The analysis of this study used the Wilcoxon test to see a change in students' knowledge, attitudes, and motivation regarding washing hands with soap before and after the intervention was given. The results showed that there was a statistically significant increase in the effect of health education with the demonstration method and the lecture method on the knowledge, attitudes and motivation of elementary school students about washing hands with soap in Jiput District. Keywords : Demonstration Method, Lecture Method, Washing Hands with Soap
Read More
S-11004
Depok : FKMUI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yulita Suprihatin; Pembimbing: Dian Ayubi; Penguji: Caroline Endah Wuryaningsih, Zakianis, Nia Nurkania
Abstrak:

ABSTRAK

WHO memperkirakan lebih dari sepertiga kematian anak secara global karena diare.Banyak penelitian membuktikan cuci tangan pakai sabun cost effective mencegahkesakitan dan kematian anak dibawah lima tahun akibat diare dan infeksi saluranpernapasan. Namun perilaku cuci tangan pakai sabun bukan perilaku yang biasadilakukan sehari-hari oleh masyarakat. Hasil survey Dinas Kesehatan Kota Bogortahun 2012 didapatkan perilaku cuci tangan pakai sabun masyarakat Kelurahan PasirKuda baru 35,5%. Penelitian ini membahas faktor predisposisi, pemungkin danpenguat perilaku ibu/pengasuh bayi sebagai upaya pencegahan kejadian diare.Penelitian bersifat kuantitatif dengan desain cross sectional. Hasil analisis multivariatvariabel pengetahuan dan ketersediaan sarana ada hubungan bermakna. Saranpenelitian meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang langkah-langkah mencucitangan yang baik dan benar serta meningkatkan kemitraan dengan Dinas Bina Margauntuk perluasan ketersedian dan kemudahan akses air bersih sepanjang tahun.


 

ABSTRACT

WHO estimates that more than one third of child deaths due to diarrhea globally. Manystudies have shown Handwashing cost effective to prevent the morbidity and mortality ofchildren under five are caused by diarrhea and respiratory tract infections. However,handwashing with soap is not the usual behavior. Results Bogor City Health Departmentsurvey in 2012 found the behavior of handwashing with soap in Kelurahan Pasir Kudacommunity 35.5%. This study discusses the factors predisposing, enabling, and reinforcingbehavior of handwashing the mother / baby sitter. Quantitative research with crosssectional design. Multivariate analysis variable availability of existing knowledge andhandwashing equipment relationships. To be advised improve knowledge of effectivehandwashing step and cooperation between Bina Marga Bogor City Department todevelop water supply.

Read More
T-3939
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dewi Listyowati; pembimbing: Adi Sasongko; Penguji: Anwar Hasan, Nunuk Agustina
Abstrak: Skripsi ini membahas mengenai pengaruh promosi kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan praktek cuci tangan pakai sabun pada siswa kelas 5 di SDN Pengasinan IV Kota Bekasi Tahun 2012. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif pra eksperimental dengan rancangan one group pre test and post test. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 5 SDN Pengasinan IV Kota Bekasi sebanyak 93 orang dan seluruh siswa menjadi responden penelitian. Pemilihan sekolah dilakukan secara purposif.
 
 
Dari hasil pengolahan data diketahui bahwa terjadi peningkatan pengetahuan, sikap dan praktek cuci tangan pakai sabun pada siswa kelas 5 SDN Pengasinan IV Kota Bekasi sebesar 22,8% untuk variabel pengetahuan, 4,2% untuk variabel sikap dan 17,4% untuk variabel praktek. Hal ini menunjukkan bahwa intervensi yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan praktek siswa kelas 5 SDN Pengasinan IV Kota Bekasi mengenai cuci tangan pakai sabun. Diharapkan pihak sekolah dapat terus melaksanakan program-program kesehatan di sekolah serta menjalin kerjasama dengan pihak Puskesmas dan Dinas Kesehatan dalam meningkatkan dan mengembangkan program promosi kesehatan di sekolah.
 

 
This research discusses the effects of health promotion towards the knowledge, attitudes, and practices of washing hands using soap in 5th grade students of SDN Pengasinan IV, Bekasi Country in 2012. This study uses pre-experimental quantitative research with one group pre test and post test design. The population of this research were 93 5th grade pupils of SDN Pengasinan IV and students are the respondents of the research. The selection of school as places of research has done purposively.
 
 
The results of data processing are the increasing knowledge, attitudes, and practices of washing hands using soap of 5th grade students of SDN Pengasinan IV, Bekasi Country. The knowledge increases 22,8%, the attitude increases 4,2%, and the practice increases 17,4%. Those increasing percentage have proven that interventions, which have been conducted, are succeed to increase knowledge, attitudes,and practices of washing hands using soap in 5th grade students of SDN Pengasinan IV, Bekasi Country. The writer is expecting that SDN Pengasinan IV will continue to carry out health programs in schools as well as work together with Health Centre and Health Department in increasing and developing health promotion programs in schools.
Read More
S-7327
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Widya Suryaningsih; Pembimbing: Tri Krianto; Penguji: Zakianis; Roji Suherman
S-5950
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Widya Ytami; Pembimbing: Zarfiel Tafal; Penguji: Anwar Hasan, Yuana Wiryawan, Chandra Rudyanto, Laila Fitria
T-3190
Depok : FKM-UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Diana Mardhiah; Pembimbing: Rachmadhi Purwana; Penguji: Ema Hermawati, Laila Firia, Nurlaila, Didi Purnama
Abstrak: Penyakit diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang belum terselesaikan diIndonesia. Rendahnya cakupan personal hygiene, yaitu kebiasaan cuci tangan danmakanan yang tidak higienis menjadi salah satu faktor risiko terjadinya diare pada anaksekolah dasar. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir terbukti efektifmenghilangkan bakteri di tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungancuci tangan pakai sabun pada anak sekolah dasar dengan kejadian diare di SDN 01Ciputat, Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional denganbesar sampel 105 siswa kelas 4,5, dan 6. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Maret-April 2018. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antarakebiasaan cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare. Variabel confounding dalampenelitian ini adalah jenis kelamin, status gizi, tempat membeli jajanan, frekuensi jajan,kontaminasi E. coli pada jajanan, kebiasaan membawa bekal, sumber air minum, dankebersihan jamban di rumah. Uji kontaminasi E. coli menunjukkan hasil negatif padajajanan es, ketoprak, dan soto. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa anak yangtidak biasa cuci tangan pakai sabun berisiko untuk diare 1,21 kali dibandingkan anak yangbiasa cuci tangan pakai sabun, setelah dikontrol variabel frekuensi jajan dan kebiasaanmembawa bekal. Perlu dilakukan pengendalian risiko kontaminasi makanan di sekolahdengan penyediaan fasilitas cuci tangan pakai sabun di sekolah untuk anak dan pedagangdi kantin.Kata kunci: diare, anak sekolah dasar, cuci tangan
Diarrheal disease is still an unresolved public health problem in Indonesia. The Lessimplementation of personal hygiene, handwashing habits and unhygienic foods are riskfactors for diarrhea suffered by children in in primary school. Hand washing with soapand flowing water proves to effectively remove bacteria in the hands. This study aims toexplain the relationship of handwashing with soap in primary school children with theincidence diarrhea in SDN 01 Ciputat, South Tangerang. Design of this study is crosssectional with 105 sample of students grade 4,5, and 6. Data collection was conducted inMarch-April 2018. The results showed no significant relationship between handwashingwith soap and incidence diarrhea. The confounding variables used in this study aregender, nutritional status, place to buy snack, frequency of snack, E. coli contaminationon snack, habit of bringing food supplies, drinking water source, and toilet clean at home.The E. coli contamination test showed negative results on ice cube, ketoprak, and soto.The results of the analysis showed that children who are not always wash their hands withsoap at risk for diarrhea 1.21 times than children who always wash their hands, aftercontrolled by variable frequency of snacks and the habit of bringing food supplies. It isnecessary to control and reduce the risk of food contamination in schools with providingof handwashing facilities with soap for children and seller in the canteen.Key words : diarrhea; primary school children; handwashing.
Read More
T-5440
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhamad Defri; Pembimbing: Tri Krianto; Penguji: Dian Ayubi, Roji Suherman
S-8677
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fitrianingsih; Pembimbing: Adi Sasongko; Penguji: Zarfiel Tafal, Ujang Zulkifli
S-6388
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ni Kadek Puspita Dewi; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Hadi Pratomo, Indra Supradewi
Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui efek pelatihan Asuhan Bayi Baru Lahir (ABBL), Manajemen Laktasi dan Perawatan Metode Kanguru pada kader posyandu di Kecamatan Sawit dan Ngemplak, Kabupaten Boyolali tahun 2014. Metode yang digunakan pra-eksperimental, variabel yang diukur pengetahuan-sikap sebelum dan sesudah pelatihan pada 40 kader. Uji statistik digunakan untuk melihat perbedaan hasil pretest dan postest. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan pada pengetahuan kader tentang ABBL, Manajemen Laktasi dan PMK (p=0,000) dan sikap PMK (p=0,0001) namun tidak terjadi perbedaan sikap yang signifikan pada ABBL (p=0,862) dan Manajemen Laktasi (p=0,065).
Kata Kunci : Efek; Pelatihan; Kader; Manajemen Laktasi; PMK

This study aims to determine the effect of training Newborn Care, Management and Treatment Lactation Kangaroo Mother Care ( FMD ) to cadre in health center district of Sawit and Ngemplak, Boyolali 2014. The research method used is preexperimental by measuring knowledge-attitude before and after the training for 40 person of cadre. The statistical test used to look at differences in pretest and posttest results. Results showed that there was significant difference in knowledge of Newborn Care, Management Lactation and FMD (p=0.000) and attitude FMD (p=0.0001) although no significant difference in attitudes occurred to Newborn Care (p = 0.862) and Lactation Management (p = 0.065).
Keywords : Effects; Training; Kader; Lactation Management; Kangaroo Mother Care
Read More
S-8605
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive